Bantu Korban Gempa Cianjur, GMP Beri Hunian Sementara dan Terapi Psikososial

Iwan Supriyatna

Senin, 06 Februari 2023 | 09:31 WIB
Bantu Korban Gempa Cianjur, GMP Beri Hunian Sementara dan Terapi Psikososial
Relawan Ganjar Muda Padjajaran kali ini hadir untuk ikut membantu korban gempa Cianjur yang rumahnya roboh.

Suara.com - Gempa yang mengguncang Cianjur beberapa waktu lalu masih menyisakan duka bagi korban yang terdampak. Bahkan, beberapa rumah roboh akibat bencana tersebut. Warga dan pemerintah setempat bahu-membahu memulihkan kondisi pascabencana itu.

Relawan Ganjar Muda Padjajaran kali ini hadir untuk ikut membantu korban gempa Cianjur yang rumahnya roboh. Mereka ikut membangun hunian sementara bagi para korban tersebut.

Koordinator Pusat Ganjar Muda Padjajaran (GMP) Fikri Amri menyatakan pihaknya membangun hunian sementara untuk korban gempa Cianjur di Kampung Babakan Sarongge, Desa Ciputri. Menurut dia, di Desa tersebut, ada 15 rumah hancur akibat bencana itu.

''GMP memberikan empat hunian sementara kepada empat KK. Jadi, tidak kesusahan, mereka bisa menempati hunian itu sambil rumahnya direnovasi," ucap Fikri setelah penyerahan bantuan hunian sementara di Kampung Babakan Sarongge, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat.

Selain itu, GMP memberikan penyuluhan tentang cara menangani bencana. Menurut Fikri, tanggap bencana dan penanganan pascabencana sangat penting diketahui masyarakat.

"Pelatihan cara menangani bencana dan dukungan mulai tanggap bencana hingga pascabencana penting disosialisasikan kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana," ungkapnya.

Bukan hanya itu, relawan Ganjar Muda Padjajaran juga memberikan bantuan psikososial. Dengan begitu, korban bencana Cianjur bisa cepat bangkit.

"Kami juga memberikan dukungan moril berupa terapi psikososial sehingga mereka bisa segera pulih dari trauma dan bangkit untuk melanjutkan hidup," kata Fikri.

Penanggung Jawab Program Hunian Sementara dan Layanan Psikososial Ari Alamiri mengungkapkan Ganjar Muda Padjajaran juga menyosialisasikan body movement sebagai terapi psikososial bagi korban gempa.

baca juga

Menurut dia, ada beberapa gerakan tubuh untuk mengurangi sensasi gempa setelah bencana. Hal tersebut membuat korban bisa lebih tenang dalam menghadapi trauma yang dialaminya.

"Mereka terasa masih ada gempa, padahal tidak. Nah, dengan gerakan itu bisa meredamnya," ucap Ari.

Kemudian, dia melanjutkan, ada juga beberapa pijatan agar para korban gempa tidak mudah panik.

"Itu untuk membuka jalur napas mereka. Jadi mereka tidak mudah panik dalam menghadapi gempa, napas juga enak. Lalu, dengan pijatan ini, mereka juga bisa menstabilkan emosi karena napasnya tenang," kata Ari.

Sementara itu, ada beberapa kegiatan di kota lain di Jawa Barat yang akan digelar Ganjar Muda Padjajaran. Misalnya, GMP Up Skill.

Mereka memberikan pelatihan kepada masyarakat agar bisa menjadi kreator konten. Selain itu, rencananya, GMP menggelar pengobatan alternatif gratis kepada warga di Jawa Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Kabar Kelanjutan Pembangunan Rumah Tahan Gempa Buat Korban Gempa Cianjur

Apa Kabar Kelanjutan Pembangunan Rumah Tahan Gempa Buat Korban Gempa Cianjur

Bisnis | Senin, 06 Februari 2023 | 08:27 WIB

Tak Maksimal Tangani Masalah Pascagempa, Kepala BPBD dan Kasatpol PP Cianjur Mundur

Tak Maksimal Tangani Masalah Pascagempa, Kepala BPBD dan Kasatpol PP Cianjur Mundur

News | Selasa, 31 Januari 2023 | 18:23 WIB

Parah! HP Relawan Gempa Cianjur Digasak Orang Saat di Posko, Netizen: Jahat Banget Sumpah

Parah! HP Relawan Gempa Cianjur Digasak Orang Saat di Posko, Netizen: Jahat Banget Sumpah

Cianjur | Sabtu, 28 Januari 2023 | 13:06 WIB

Terkini

4 Shio yang Makin Beruntung Setelah 29 Agustus 2026, Rencana Lebih Mudah Terwujud

4 Shio yang Makin Beruntung Setelah 29 Agustus 2026, Rencana Lebih Mudah Terwujud

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:45 WIB

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:09 WIB

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×