Tekan Angka Stunting di Tangerang Lewat Kegiatan Gebyar Kesehatan

Iwan Supriyatna

Senin, 13 Februari 2023 | 12:17 WIB
Tekan Angka Stunting di Tangerang Lewat Kegiatan Gebyar Kesehatan
Mak Ganjar Provinsi Banten terus menggalakan upaya pencegahan stunting melalui rangkaian kegiatan "Gebyar Kesehatan".

Suara.com - Mak Ganjar Provinsi Banten terus menggalakan upaya pencegahan stunting melalui rangkaian kegiatan "Gebyar Kesehatan" yang dilaksanakan di Jalan Kp Sawah, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak pada anak berusia dua tahun atau yang kerap disebut dengan 1000 hari pertama kehidupan (HPK).

Beragam dampak panjang dari stunting mulai dari penurunan kemampuan kognitif, hingga kekebalan tubuh yang rendah.

Sukarelawan Ganjar Pranowo itu pun menggandeng penyuluh kesehatan setempat untuk melakukan imunisasi, pemberian vitamin A untuk anak usia 6-11 bulan dan anak usia 12-59 bulan, obat cacing, senam bersama, serta penyuluhan ibu hamil.

Koordinator Wilayah Mak Ganjar Banten, Siti Hani menyebut sosialisasi, edukasi, dan gerakan pencegahan stunting ini semata-mata demi menurunkan angka stunting di Kabupaten Tangerang dengan prevalensi 21,1 persen berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022.

"Supaya anak-anak di wilayah Kabupaten Tangerang khususnya Lengkong Kulon dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Disertai kemampuan emosional sosial dan fisik yang kuat supaya mereka siap untuk belajar, mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global," ucap Hani.

Menurut Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang, di tahun 2022 masih ada sekitar 9 ribuan kasus stunting pada wilayah tersebut.

Diperlukan kerjasama seluruh pihak dalam memperhatikan kondisi kesehatan dan intervensi gizi ibu hamil dan anak balita.

Untuk itu, Hani mengajak kepada ibu hamil dan ibu yang memiliki balita agar rutin mengecek kondisi kesehatan, mengonsumsi makanan bergizi, memberikan asi eksklusif enam bulan, serta rajin berolahraga.

baca juga

"Imbauan untuk ibu-ibu hamil itu diharapkan untuk memeriksakan kehamilannya secara berkala dan untuk anak-anak diperiksa juga secara berkala supaya anak-anak tetap sehat dan ibu-ibu hamil juga tetap sehat," jelas Hani.

Pada kesempatan tersebut Mak Ganjar juga memberi apresiasi kepada ibu dan anak yang telah menyelesaikan asi eksklusif serta skrining penyakit tidak menular (PTM); gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Pipin Hidayati (24) salah satu ibu hamil asal Desa Lengkong Kulon mengatakan Gebyar Kesehatan yang digelar Mak Ganjar Banten ini memang diperlukan bagi masyarakat khususnya ibu hamil maupun anak-anak balita.

"Menurut aku sangat bermanfaat karena mencakup beberapa hal dari mulai imunisasi, ibu hamil, dan ada senam juga. Jadi, efektif untuk mencegah stunting," jelas Pipin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Kampanye Isi Piringku Turunkan Angka Stunting di NTB?

Bisakah Kampanye Isi Piringku Turunkan Angka Stunting di NTB?

Health | Senin, 13 Februari 2023 | 10:35 WIB

Program BAAS Ampuh Tekan Angka Stunting di Karawang, Wabup Aep Bilang Begini

Program BAAS Ampuh Tekan Angka Stunting di Karawang, Wabup Aep Bilang Begini

Purwasuka | Sabtu, 11 Februari 2023 | 11:17 WIB

Optimis, Wabup Aep Yakin Karawang Bisa Zero Stunting Tahun 2023

Optimis, Wabup Aep Yakin Karawang Bisa Zero Stunting Tahun 2023

Purwasuka | Sabtu, 11 Februari 2023 | 10:59 WIB

Terkini

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:25 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

×