Pemerintah Hadir untuk Meningkatkan Hunian bagi Masyarakat PPKS

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 31 Maret 2023 | 11:06 WIB
Pemerintah Hadir untuk Meningkatkan Hunian bagi Masyarakat PPKS
Rusun Sentra "Mulya Jaya". (Dok: PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Sosial (Kemensos) kembali berkolaborasi dengan meresmikan rumah susun (rusun) untuk Masyarakat Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dengan biaya sewa yang murah hanya Rp10.000 per bulan.

Rusun setinggi lima lantai memiliki 93 unit hunian dan dibangun di Jakarta Timur serta telah dilengkapi dengan sejumlah prasarana dan fasilitas yang lengkap sehingga menjadi hunian yang layak huni bagi para penghuninya.

"Pembangunan Rusun Sentra "Mulya Jaya" Jakarta ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian PUPR dan Kementerian Sosial untuk masyarakat PPKS," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto saat
Peresmian Rusun Sentra "Mulya Jaya" di  Jakarta, Jumat (31/3/2023).

Rumah atau papan bagi seluruh rakyat Indonesia, imbuhnya, menjadi kebutuhan utama yang masih terus berprogres agar segera tertuntaskan. Backlog akan rumah yang layak huni menjadi tugas utama pemerintah dan menjadi tantangan bagi kita semua sebagaimana diamanatkan dalam  UU No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Permukiman.

Ketersedian akan perumahan merupakan indikator utama tingkat kesejahteraan masyarakat. Adapun sasaran utama kebijakan penyediaan perumahan tentunya adalah masyarakat berpendapatan rendah (MBR).

Prosesi peresmian Rusun Sentra "Mulya Jaya" dilaksanakan oleh Menteri Sosial, Tri Rismaharini, didampingi Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto dan anggota Komisi VIII DPR RI dengan menandatangani prasasti sekaligus pemotongan pita. Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan peninjauan unit serta para penghuni yang ada di dalam Rusun tersebut.

Berdasarkan data yang ada, pembangunan rusun yang dilaksanakan oleh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR di atas lahan seluas 21.843 meter persegi ini mempunyai luas 8.367 meter. Rusun tersebut dibangun setinggi lima lantai, dengan total jumlah hunian 93 unit, yang terdiri atas 91 unit standar dan dua unit untuk difabel.

"Keseluruhan hunian merupakan tipe 24 meter persegi yang sudah  dilengkapi dengan meubelair. Sebagaimana layaknya rumah susun yang dibangun  oleh Kementerian PUPR ini juga telah dilengkapi dengan prasarana, sarana dan utilitas pendukung seperti perkerasan untuk sirkulasi, Instalasi pengolahan limbah, Instalasi air bersih beserta  lansekap taman dan komponen pendukung bangunan lainnya," katanya.

Iwan menerangkan, pembangunan rusun sewa yang ditujukan bagi PPKS ini kiranya dapat dipahami sebagai salah satu bentuk kepedulian Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan, yang tidak sekadar mencukupi kebutuhan akan hunian yang layak, namun juga hunian yang sekaligus berfungsi sebagai fasilitas bagi proses pemberdayaan masyarakat khususnya untuk saudara-saudara kita pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial.

baca juga

Pembangunan rusun juga sebagai bentuk nyata kepedulian dan bahwa pemerintah hadir untuk semua lapisan masyarakat. Selaku pihak yang diberikan tanggung jawab melaksanakan pembangunan rusun ini,  PUPR berharap agar bangunan yang didanai melalui APBN ini dapat sesegera mungkin dimanfaatkan melalui proses penghunian, sehingga segera memberikan manfaat yang sebesar-besarnya  bagi yang membutuhkan melalui pemanfaatan dan pemeliharaan bangunan yang baik.

"Kementerian PUPR juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial selaku pemohon dan  pengguna barang nantinya setelah asset diserah terimakan dan untuk mewujudkan tata Kelola administrasi negara yang baik, kami mengharapkan agar proses serah terima barang miliki negara (BMN) Rusun Sentra Mulya Jaya Jakarta ini dapat segera kita proses bersama-sama," katanya.

 Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkapkan, pembangunan rusun ini sangat diperlukan masyarakat PPKS, agar mereka tidak tinggal di kawasan kumuh maupun kolong-kolong jembatan yang tidak layak huni. Oleh karena itu, ia minta bantuan Menteri PUPR untuk dapat membangun rusun yang layak huni dan berkualitas.

Kemensos juga telah melengkapi unit hunian dengan peralatan kebersihan, kompor dan ada perpustakaan serta tempat bermain untuk anak-anak. Para penghuni juga mendapatkan pelatihan dan bantuan agar mereka bisa memiliki usaha dan meningkat kesejahteraannya.

"Rusun ini sangat bagus dan bisa menjadi tempat tinggal bagi masyarakat kurang mampu dan yang penting adalah tidak boleh dipindahtangankan, sebab biaya murah sekali sewanya, hanya Rp10.000 per bulan, sehingga bisa membantu masyarakat agar bisa meningkat perekonomiannya," katanya.

Menurut salah seorang penghuni Rusun Sentra "Mulya Jaya", Rita Sumawati, ia sebelumnya tinggal di daerah Manggarai bersama keluarganya. Dia tinggal di tempat yang kurang layak dan bekerja dengan penghasilan tidak tetap.

Dia kemudian diajak oleh petugas dari Kemensos untuk pindah ke Rusun Sentra "Mulya Jaya" dan mendapatkan pelatihan untuk membuat kerajinan tangan dari bahan koran bekas dan bahan daur ulang lainnya.

"Saya senang bisa tinggal di rusun ini karena bangunannya bagus dan juga dapat pelatihan membuat kerajinan tangan. Barang hasil kerajinan ini saya buat dan sering ikut pameran dan hasilnya bisa untuk ditabung," katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Safinah, yang berasal dari Lampung. Dia sempat hidup di tempat tinggal yang kurang layak dan hanya bekerja serabutan dan tidak punya penghasilan. Di Sentra "Mulya Jaya", ia mendapat pelatihan untuk membuat makanan dan minuman ringan.

"Alhamdulillah dan terimakasih kepada Presiden Joko Widodo, Mensos dan Menteri PUPR karena saya bisa pindah ke Rusun ini. Fasilitasnya lengkap karena sudah ada lemari pakaian, tempat tidur dan peralatan dapur. Jadi saya tidak perlu banyak membawa barang-barang dan hanya membawa pakaian dan yang penting biaya sewanya murah dan terjangkau," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penerapan Teknologi Masa Depan untuk Pengolahan Air Lindi di Indonesia

Penerapan Teknologi Masa Depan untuk Pengolahan Air Lindi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2023 | 10:14 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat, PUPR Siapkan Standar Pelayanan Publik Terpadu

Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat, PUPR Siapkan Standar Pelayanan Publik Terpadu

News | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

Jelang Mudik 2023, BPJT Kementerian PUPR Adakan Workshop Live Report Info Tol

Jelang Mudik 2023, BPJT Kementerian PUPR Adakan Workshop Live Report Info Tol

News | Rabu, 22 Maret 2023 | 20:45 WIB

Tinjau Proyek Tol Solo-Jogja, Menteri PUPR: Akan Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran 2023

Tinjau Proyek Tol Solo-Jogja, Menteri PUPR: Akan Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran 2023

Surakarta | Senin, 27 Februari 2023 | 15:52 WIB

Pecah Kepadatan Penumpang, Pemerintah Akan Bangun Stasiun Tanah Abang Baru

Pecah Kepadatan Penumpang, Pemerintah Akan Bangun Stasiun Tanah Abang Baru

Foto | Jum'at, 24 Februari 2023 | 18:39 WIB

Kementerian PUPR Sebut Lima Stadion Besar di Indonesia Rusak Berat : Begini Respon Jokowi

Kementerian PUPR Sebut Lima Stadion Besar di Indonesia Rusak Berat : Begini Respon Jokowi

Purwokerto | Jum'at, 24 Februari 2023 | 16:05 WIB

Terkini

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:51 WIB

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 17:43 WIB

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:42 WIB

×