Jelang Idul Adha, TGS Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban di Serdang Bedagai

Iwan Supriyatna

Jum'at, 19 Mei 2023 | 05:59 WIB
Jelang Idul Adha, TGS Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban di Serdang Bedagai
Sukarelawan Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) menggelar pelatihan penyembelihan hewan kurban.

Suara.com - Sukarelawan Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) menggelar pelatihan penyembelihan hewan kurban di Dusun V, Desa Kuta Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Koordinator TGS Ganjar Zulfi Andika menyatakan pihaknya menggelar pelatihan itu karena dalam waktu dekat akan ada perayaan Iduladha yang disemarakkan oleh umat Islam. Dia menilai pentingnya topik pelatihan tersebut agar makin banyak warga di daerah itu yang bisa menyembelih hewan sesuai dengan syariat Islam.

"Kami melaksanakan pelatihan penyembelihan hewan di kawasan Kuta Baru, Serdang Bedagai, karena dalam waktu dekat kita akan melaksanakan hari raya Iduladha. Kami memandang perlu ilmu-ilmu keislaman seperti ini. Maka, kami ambil topik penyembelihan hewan kurban," ujarnya ditulis Jumat (19/5/2023).

Zulfi mengatakan belakangan penyembelih hewan kurban mulai jarang ditemui. Dengan pelatihan ini, pendukung Ganjar Pranowo tersebut mengajak warga, khususnya generasi muda, di Kabupaten Serdang Bedagai untuk mempraktikkan cara menyembelih hewan kurban.

"Karena tukang sembelih yang ada sekarang sangat minim. Dengan pelatihan ini, kami mengajak generasi muda untuk lebih memahami ilmu ini," jelasnya.

Zulfi mengungkapkan urgensi digelarnya pelatihan penyembelihan hewan kurban di daerah tersebut. Menurut dia, tidak sembarangan memahami dan mempraktikkan penyembelihan hewan kurban. Diperlukan pelatihan khusus seperti ini.

"Tujuannya, pertama untuk meningkatkan semangat beragama. Kedua, masyarakat paham tentang metodologi penyembelihan hewan kurban. Artinya, kita tidak bisa sembarangan semuanya ada caranya bagaimana sih cara menyembelih hewan kurban sesuai dengan syariat dan tuntunan agama," katanya.

Zulfi berharap warga di daerah ini, khususnya generasi muda, bisa terpacu untuk memahami dan bisa menjadi penyembelih hewan kurban. Dia mengatakan kegiatan ini sekaligus menjadi stimulasi bagi mereka untuk mau lebih memperdalam ilmu-ilmu agama yang berdampak langsung bagi masyarakat umum.

"Harapannya, warga di sini dan generasi muda bisa terpacu. Kegiatan itu juga kami jadikan sebagai stimulasi atau perangsang untuk generasi muda agar memahami ilmu-ilmu penyembelihan," ujarnya.

baca juga

Zulfi juga berharap nantinya tidak hanya orang tua dan para sepuh yang maju sebagai penyembelih saat hari raya Iduladha, tetapi juga para pemuda turut ambil bagian.

"Untuk ke depan, kami berharap tidak ada lagi orang tua atau sepuh yang bisa melaksanakan penyembelihan, tetapi juga generasi muda punya kemampuan," katanya.

Zulfi mengatakan para peserta yang hadir sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut. Terbukti ada sekitar 100 warga yang berbondong-bondong menghadiri penyuluhan itu.

"Alhamdulillah di desa kuta baru ini, masyarakat berbondong-bondong hadir, ada sekitar 100 orang yang mati ikut pelatihan ini," katanya.

Dalam kesempatan ini, TGS Ganjar Sumut juga memberikan alat penyembelihan hewan seperti parang dan pisau serta buku tata cara penyembelihan hewan kurban.

Sementara itu, Mahyudi Saragih, 38, peserta pelatihan penyembelihan hewan kurban, mengatakan kegiatan yang digelar TGS Ganjar Sumut ini sangat bermanfaat bagi warga di daerah ini. Dia berharap ilmu yang disampaikan dalam pelatihan tersebut bisa diterapkan saat Iduladha nanti.

"Saya berterima kasih kepada TGS yang hadir di kampung kami. Alhamdulillah apa pun yang disampaikan pak ustaz tadi menjadi ilmu bagi kami yang tadinya awam tentang tata cara penyembelihan kurban. Pelatihan ini mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kami," ujarnya.

Mahyudi juga berharap dirinya dan peserta pelatihan ini bisa menyembelih kurban dengan baik sesuai dengan syariat Islam.

"Semoga pelatihan tadi bisa membawa berkah bagi kami. Bisa mendapatkan ilmu dan tata cara yang disampaikan dapat kami laksanakan dengan baik dan tidak ada kekeliruan," ungkapnya.

Mahyudi juga mengungkapkan terima kasih atas pemberian alat potong hewan kurban seperti parang dan pisau serta buku tata cara penyembelihan.

"Tentu saja bermanfaat, semua jemaah nanti bisa membacanya di masjid kami. Mudah-mudahan buku ini menambah ilmu bagi kami untuk disampaikan ke masyarakat," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Puasa Sebelum Idul Adha 2023? Jangan Sampai Terlewat, Ini Jadwalnya

Kapan Puasa Sebelum Idul Adha 2023? Jangan Sampai Terlewat, Ini Jadwalnya

News | Kamis, 18 Mei 2023 | 22:13 WIB

Hari Raya Idul Adha 2023 Tanggal Berapa? Cek Aturan SKB 3 Menteri

Hari Raya Idul Adha 2023 Tanggal Berapa? Cek Aturan SKB 3 Menteri

News | Kamis, 18 Mei 2023 | 21:57 WIB

Hukum Patungan Hewan Kurban, Ini Ketentuannya Menurut Islam

Hukum Patungan Hewan Kurban, Ini Ketentuannya Menurut Islam

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2023 | 18:52 WIB

Terkini

1 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:25 WIB

7 Sepatu Lari Ortuseight Terbaru Murah dan Empuk

7 Sepatu Lari Ortuseight Terbaru Murah dan Empuk

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

×