Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Pendapatan Modernland Realty Tembus Rp 1,10 Triliun di 2022

Iwan Supriyatna

Senin, 22 Mei 2023 | 07:12 WIB
Pendapatan Modernland Realty Tembus Rp 1,10 Triliun di 2022
PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menggelar acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku terakhir pada tanggal 31 Desember 2022 di Club House Jakarta Garden City, Jakarta Timur.

Suara.com - PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menggelar acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku terakhir pada tanggal 31 Desember 2022 di Club House Jakarta Garden City, Jakarta Timur. RUPST dihadiri oleh segenap jajaran Dewan Komisaris dan Dewan Direksi, serta Notaris Perseroan.

Berkaitan dengan hasil pencapaian 2022, Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk., William Honoris mengatakan, PT Modernland Realty Tbk. bersyukur mampu melewati tahun 2022 yang penuh tantangan selaras dengan kemampuan Pemerintah Indonesia melakukan sinergi kebijakan dan strategi yang berkesinambungan sehingga mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

Pada akhir tahun 2022, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,3%, lebih tinggi 2,1% dibanding dengan pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3,2%. Namun demikian proyeksi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023 masih akan terkena dampak dari kenaikan suku bunga pada 2022 yang menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi di dunia.

Dengan diberlakukannya pencabutan PPKM, maka diharapkan adanya perbaikan dalam berbagai sektor di tahun 2023 yang ditandai dengan mobilitas masyarakat yang lebih baik. Peningkatan daya beli dan kegiatan operasional dapat berjalan lebih optimal dari pelaku UMKM maupun industri besar.

Hal ini diharapkan dapat menjadi katalis positif bagi pemulihan sektor properti, baik dari permintaan akan kepemilikan rumah tapak atau susun maupun komersial dan perkantoran dimana kegiatan masyarakat yang sudah dilakukan secara WFO serta occupancy rate hotel dan tempat umum yang kembali berangsur normal.

“Manajemen telah mengambil langkah-langkah penting dan strategis untuk mendorong pendapatan dan mengukuhkan struktur keuangan demi mencapai pertumbuhan jangka panjang, antara lain dengan menyelesaikan proses restrukturisasi Global Bond dan penebusan sebagian utang obligasi USD yang berdampak positif terhadap likuiditas Perseroan, serta melakukan peluncuran proyek-proyek terbaru sesuai dengan strategi penjualan yang berkesinambungan,” ujarnya ditulis Senin (22/5/2023).

Sepanjang tahun 2022, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,10 triliun, menurun 45,29% dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp2,01 triliun. Menurut Herman, Direktur PT Modernland Realty Tbk.,

Penurunan pendapatan dikarenakan pada tahun 2021 adanya pengakuan pendapatan dari transaksi divestasi saham PT Astra Modern Land sebesar Rp1 triliun. Disisi lain, hal tersebut menyebabkan beban pokok pendapatan pada tahun 2022 mengalami penurunan 18,32%, menjadi Rp535,87 miliar dari sebelumnya Rp656,04 miliar.

RUPST juga mencatat pendapatan Laba bruto yang Perseroan di tahun 2022 mencapai sebesar Rp562,99 miliar, menurun Rp789,62 miliar atau 58,38% dibandingkan tahun sebelumnya Rp1,35 triliun. Begitu juga

baca juga

Laba usaha Perseroan di tahun 2022 tercatat sebesar Rp297,37 miliar, jumlah tersebut lebih rendah 35,12% dibandingkan dengan tahun 2021 yang mencapai Rp458,36 miliar. Hal ini seiring dengan penurunan pendapatan Perseroan.

Namun demikian hingga akhir tahun 2022 perseroan berhasil mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 148,03%, menjadi Rp20,17 miliar dari sebelumnya rugi bersih Rp41,99 miliar pada tahun 2021. Peningkatan tersebut dikontribusikan oleh turunnya beban keuangan Perseroan akibat dari selesainya proses restrukturisasi utang obligasi USD pada akhir tahun 2021, serta adanya pengakuan pendapatan dari penebusan utang obligasi USD.

Hingga akhir Desember 2022, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp13,53 triliun, atau mengalami penurunan 6,96% dari Rp14,54 triliun di tahun 2021. Hal ini terutama disebabkan adanya penebusan utang obligasi USD melalui skema reverse dutch auction.

Total aset lancar Perseroan tahun 2022 tercatat sebesar Rp2,46 triliun, mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2021 yang mencapai Rp3,40 triliun. Terdapat penurunan aset lancar sebesar 27,68% atau setara dengan Rp939,80 miliar yang terutama disebabkan oleh penurunan kas dan setara kas yang digunakan untuk penebusan utang obligasi USD melalui skema reverse dutch auction.

Pada akhir tahun 2022, Perseroan mencatat total aset tidak lancar sebesar Rp11,07 triliun, mengalami penurunan sebesar 0,64% atau setara dengan Rp71,57 miliar.

Perseroan juga mencatat total liabilitas pada akhir tahun 2022 sebesar Rp9,30 triliun diantaranya liabilitas jangka pendek sebesar Rp3,05 triliun. Total liabilitas ini mengalami penurunan sebesar 10,17% atau setara dengan Rp1,05 triliun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp10,36 triliun. Menurunnya liabilitas Perseroan disebabkan adanya penebusan utang obligasi USD melalui skema reverse dutch auction.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Omnibus Law Cipta Kerja Jadi Isu Utama PropertyGuru Indonesia CEO & Leaders Forum 2023

Omnibus Law Cipta Kerja Jadi Isu Utama PropertyGuru Indonesia CEO & Leaders Forum 2023

Press Release | Jum'at, 19 Mei 2023 | 13:46 WIB

KPR Masih Dominasi Pembelian Properti

KPR Masih Dominasi Pembelian Properti

Tantrum | Kamis, 18 Mei 2023 | 10:23 WIB

GNA Group Resmikan Show Unit Golden Gemilang @Bekasi

GNA Group Resmikan Show Unit Golden Gemilang @Bekasi

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2023 | 07:11 WIB

Terkini

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:44 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:33 WIB

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:22 WIB

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

Temukan Indikasi Bau Solar pada Minyakita, Dirut Bulog Instruksikan Penarikan Produk PT KMR

Temukan Indikasi Bau Solar pada Minyakita, Dirut Bulog Instruksikan Penarikan Produk PT KMR

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:15 WIB

IHSG Merana Anjlok Hampir 1%, Saham Perbankan Jadi Pemberat

IHSG Merana Anjlok Hampir 1%, Saham Perbankan Jadi Pemberat

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:10 WIB

Jabatan Komisaris BUMN Disorot, Gaji Ade Armando 33 Kali Lipat UMR Jakarta

Jabatan Komisaris BUMN Disorot, Gaji Ade Armando 33 Kali Lipat UMR Jakarta

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 12:55 WIB

Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK

Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:57 WIB

×