Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:05 WIB
Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen
Ilustrasi penumpukan tajam pada stok minyak mentah Amerika Serikat (AS). [Pexels]
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia turun lebih dari dua persen pada Kamis karena kekhawatiran permintaan global yang melemah.
  • Badan Energi AS melaporkan stok minyak komersial nasional melonjak signifikan sebesar 17,4 juta barel pada pekan lalu.
  • Kelompok Houthi menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan menggunakan drone yang memicu kecemasan gangguan pasokan global.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia ditutup merosot lebih dari 2 persen pada perdagangan Kamis (13/8/2026), mengakhiri reli kenaikan selama sepekan terakhir.

Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap melemahnya permintaan global serta penumpukan tajam pada stok minyak mentah Amerika Serikat (AS).

Minyak mentah berjangka jenis Brent ditutup turun 1,91 dolar AS atau 2,15 persen ke posisi 87,07 dolar AS per barel setelah sempat menguat selama enam sesi beruntun.

Sedangkan, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS merosot 2,02 dolar AS atau 2,4 persen ke level 81,25 dolar AS per barel usai mencatatkan kenaikan dalam lima hari berturut-turut.

Kedua kontrak patokan tersebut sempat terkoreksi hingga lebih dari 3,5 persen pada awal sesi perdagangan.

Namun, penurunan berhasil dipangkas setelah muncul laporan bahwa kelompok Houthi dari Yaman menyerang kilang milik Saudi Aramco di Jazan menggunakan dua drone, yang kembali memicu kecemasan atas potensi gangguan pasokan di pasar global.

Laporan Badan Informasi Energi AS (EIA) mencatat stok minyak mentah komersial AS melonjak 17,4 juta barel menjadi 424,4 juta barel pada pekan yang berakhir 7 Agustus.

Kenaikan mingguan tertinggi sejak Januari 2023 ini dipicu oleh merosotnya volume ekspor.

Dari sisi permintaan, Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global tahun 2026 menjadi 580.000 barel per hari (bpd).

baca juga

Langkah serupa diambil Badan Energi Internasional (IEA) yang memproyeksikan kontraksi konsumsi sebesar 1,6 juta bpd tahun ini, lebih dalam dari perkiraan bulan lalu sebesar 1 juta bpd, akibat tingginya harga dan pembatasan pasokan imbas konflik AS-Israel dengan Iran.

Laporan kantor berita Saba yang dikelola Houthi menyebutkan serangan terhadap kilang Aramco berkapasitas 250.000 bpd di Jazan dilakukan sebagai respons atas pelanggaran ruang udara Yaman oleh Arab Saudi.

Insiden tersebut langsung mendorong diesel margin (crack) ke rekor tertinggi. Pihak Arab Saudi belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini.

Di sisi lain, ketegangan di Selat Hormuz terus berlanjut. AS dan Iran saling klaim atas kendali navigasi di wilayah perairan vital tersebut.

Data pelayaran menunjukkan perlintasan kapal non-kontainer di Selat Hormuz merosot hingga lima kapal pada Rabu, jauh di bawah rata-rata sebelum war yang mencapai 125 hingga 140 kapal per hari.

Menteri Energi AS, Chris Wright, menyebut sekitar 9 juta bpd minyak masih melintas di selat tersebut setiap minggunya, sementara Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menegaskan militer AS dapat mempertahankan blokade di pelabuhan-pelabuhan Iran selama yang diperlukan.

Ekonom Senior Matador Economics, Tim Snyder, menilai kesimpangsiuran klaim mengenai kontrol atas Selat Hormuz dan jumlah kapal yang melintas menjadi faktor utama yang memicu volatilitas harga.

Iran memperingatkan bahwa harga minyak dunia akan mencapai 200 dolar AS per barel dalam waktu dekat akibat perang berkepanjangan dengan Amerika Serikat dengan Israel. Foto: Selat Hormuz yang berada di antara Iran, Qatar dan Uni Emirat Arab. [Google Maps]
Selat Hormuz yang berada di antara Iran, Qatar dan Uni Emirat Arab. [Google Maps]

Pengetatan pasokan global juga diperberat oleh anjloknya ekspor produk minyak jalur laut dari Rusia sepanjang Juli pascaserangan drone Ukraina yang memaksa penutupan tidak terencana pada sejumlah kilang, termasuk kilang di kota Orsk yang diperkirakan memerlukan waktu perbaikan hingga enam bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Melonjak 20 Persen Sepanjang Juli

Harga Minyak Melonjak 20 Persen Sepanjang Juli

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:18 WIB

Ini Penyebab Harga Minyak Mentah Turun di Tengah Panasnya Konflik Global

Ini Penyebab Harga Minyak Mentah Turun di Tengah Panasnya Konflik Global

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:39 WIB

Jalur Tanker Alternatif Terbuka, Harga Minyak Dunia Mulai Melandai

Jalur Tanker Alternatif Terbuka, Harga Minyak Dunia Mulai Melandai

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:51 WIB

Stok AS Menyusut, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 Dolar AS

Stok AS Menyusut, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:38 WIB

Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?

Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:34 WIB

Serangan AS Ditunda, Harga Minyak Mentah Anjlok

Serangan AS Ditunda, Harga Minyak Mentah Anjlok

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:26 WIB

Terkini

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:57 WIB

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:50 WIB

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 16:39 WIB

Wajib Pakai Kapas atau Tidak? Ini Cara Memakai Toner Wajah yang Benar Menurut Dokter

Wajib Pakai Kapas atau Tidak? Ini Cara Memakai Toner Wajah yang Benar Menurut Dokter

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 16:37 WIB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

Bogor | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:26 WIB

×