Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Cara Melakukan Pengkinian Data Bagi Nasabah Bank Mandiri

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 06 September 2023 | 10:00 WIB
Cara Melakukan Pengkinian Data Bagi Nasabah Bank Mandiri
Dok: Bank Mandiri

Suara.com - Melakukan pengkinian data merupakan hal penting yang harus dilakukan secara berkala jika terdapat perubahan data yang Anda lakukan. Tujuannya adalah untuk keamanan dan menghindari berbagai risiko pembobolan dana di rekening tabungan Anda dari pihak yang tidak bertanggungjawab.

Pengkinian data juga diberlakukan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk melindungi kepentingan nasabah. Bank Mandiri mengimbau nasabah perorangan maupun non-perorangan untuk melakukan pengkinian data guna keamanan dana yang ditempatkan di perusahaan pelat merah tersebut.

Imbauan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 8 Tahun 2023 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan. Di mana dalam Pasal 51 ayat 2 diterangkan, PJK (Perusahaan Jasa Keuangan) wajib melakukan upaya pengkinian data, informasi, dan/atau dokumen pendukung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25, Pasal 26, Pasal 27, Pasal 28, Pasal 29, dan Pasal 33 dalam hal terdapat perubahan yang diketahui dari pemantauan PJK terhadap Nasabah atau informasi lain yang dapat dipertanggungjawabkan. Data yang perlu dikinikan meliputi data kependudukan/informasi terkait nasabah, nomor identitas, serta data lainnya jika dibutuhkan.

SVP Enterprise Data Analytics Bank Mandiri, Kurnia Sofia Rosyada menyatakan, pengkinian data perorangan memiliki banyak manfaat bagi nasabah, khususnya di era digitalisasi seperti sekarang ini. Beberapa manfaat tersebut adalah keamanan dalam bertransaksi, memudahkan proses verifikasi, peningkatan layanan kepada nasabah, dan terhindar dari tindak kejahatan penyalahgunaan data.

Baru-baru ini, Bank Mandiri proaktif menghubungi nasabahnya baik nasabah perorangan dan nasabah non-perorangan yang dianggap perlu melakukan pengkinian data, jika ada ketidaksesuaian data dengan lembaga terkait, seperti data NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang tidak sesuai dengan data yang disimpan di Dukcapil.

Bank Mandiri menilai di era digital, transaksi finansial sangatlah mudah dilakukan. Salah satu standar keamanan dalam transaksi digital yang sering digunakan adalah verifikasi kode OTP (One-Time Password) melalui nomor Handphone. Jika nasabah mengganti nomor Handphone, maka nasabah harus melakukan perubahan data nomor HP demi keamanan dan kelancaran dalam bertransaksi.

Pengkinian data juga memiliki peran penting dalam verifikasi dan peningkatan layanan dari Bank. Sebagai contoh, misal nasabah merubah nomor HP dan email namun belum melakukan pengkinian data. Pada saat nasabah tersebut melakukan transaksi, maka proses verifikasi akan menjadi sulit dan transaksi tersebut menjadi tidak dapat dilakukan.

Pengkinian data juga punya peranan penting di bidang pelayanan nasabah. Jika nasabah sudah melakukan pengkinian, maka notifikasi informasi produk dan layanan yang disampaikan menjadi tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Selain itu, pengkinian data juga menjaga nasabah terhindar dari aksi penyalahgunaan data dan kejahatan digital. Salah satu tahapan dalam transaksi finansial adalah verifikasi. Jika data nasabah sudah sesuai (terbaru), verifikasi akan terpenuhi dan terlaksana dengan  baik.

baca juga

"Tahapan verifikasi ini menjaga nasabah dari aksi penyalahgunaan data dan kejahatan digital," katanya.

Terdapat akibat yang timbul jika nasabah tidak melakukan pengkinian data. Jika nasabah tidak melakukan pengkinian data, maka data nasabah menjadi tidak valid. Hal ini akan berakibat pada beberapa hal.

Sebagai contoh, nasabah yang dulunya adalah seorang pelajar dan saat ini berprofesi sebagai seorang karyawan, di sisi lain nasabah tersebut belum melakukan pengkinian data. Karena pada sistem data nasabah tersebut adalah seorang pelajar, maka produk dan channel yang ditawarkan kepada nasabah tersebut menjadi sangat terbatas.

"Hal ini menunjukkan terjadinya pembatasan penggunaan produk dan channel Bank akibat tidak melakukan pengkinian data," imbuhnya.

Selain itu, jika nasabah belum melakukan pengkinian data, Bank akan kesulitan untuk mengidentifikasi kesesuaian profil dengan transaksi yang dilakukan oleh nasabah. Hal ini akan mengakibatkan pada penurunan efektivitas pelayanan nasabah.

Transaksi finansial saat ini melalui proses verifikasi sebagai salah satu prosedur standar keamanan. Misal seorang nasabah mengganti nomor HP namun belum melakukan perubahan data, ada kemungkinan data nasabah disalahgunakan untuk melakukan suatu transaksi. Tidak melakukan pengkinian data akan membuat keamanan dalam bertransaksi menjadi menurun.

Oleh karena itu, Bank Mandiri kembali menekankan akan pentingnya pengkinian data nasabah. Lantas bagaimana cara melakukan pengkinian data nasabah Bank Mandiri?

Cara Melakukan Pengkinian Data

Nasabah dapat melakukan pengkinian data dengan mengisi formulir pengkinian data yang dapat diunduh pada link di bawah ini:

  1. Formulir Pengkinian Data – Perorangan
  2. Formulir Pengkinian Data – Non Perorangan

Formulir Pengkinian Data yang telah dilengkapi, selanjutnya dapat disampaikan kepada Bank melalui cabang Bank terdekat dengan membawa kartu identitas yang masih berlaku, sebagai berikut:

A. Nasabah Perorangan

  • e-KTP untuk WNI
  • Paspor dan KITAS/KIMS untuk WNA
  • NPWP (wajib pajak)
  • Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran (optional)
  • Slip Gaji/Penghasilan
  • Surat Keterangan Bekerja

B. Nasabah Non-Perorangan

  • Surat pengantar dari perusahaan
  • APP (Akta Pendirian Perusahaan)
  • NPWP (Wajib Pajak)
  • Akta Perubahan
  • SK Kemenkumham
  • Dokumen Izin (NIB/TDP)

Adapun tenggat pengkinian data sampai Oktober 2023, jadi tunggu apalagi? Yuk! Perbarui data Anda sekarang juga. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi website bmri.id/edudata

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

99 PLTU Batu Bara Mau Ikut Perdagangan Karbon Tahun Ini

99 PLTU Batu Bara Mau Ikut Perdagangan Karbon Tahun Ini

Bisnis | Senin, 04 September 2023 | 16:42 WIB

Sambut Harpelnas 2023, Bank Mandiri Manjakan Nasabah dengan Hadirkan Promo dan Hadiah Menarik

Sambut Harpelnas 2023, Bank Mandiri Manjakan Nasabah dengan Hadirkan Promo dan Hadiah Menarik

Bekaci | Senin, 04 September 2023 | 12:49 WIB

Manjakan Nasabah, Bank Mandiri Beberkan Promo Harpelnas 2023 Undi Hadiah Menarik di Mall Kota Kasablanka

Manjakan Nasabah, Bank Mandiri Beberkan Promo Harpelnas 2023 Undi Hadiah Menarik di Mall Kota Kasablanka

Jakarta | Senin, 04 September 2023 | 12:44 WIB

Literasi Keuangan RI Masih Rendah, Peran Perbankan Harus Dioptimalkan

Literasi Keuangan RI Masih Rendah, Peran Perbankan Harus Dioptimalkan

Bisnis | Jum'at, 01 September 2023 | 10:46 WIB

5 BUMN Penyetor Dividen Terbesar Keuangan Negara

5 BUMN Penyetor Dividen Terbesar Keuangan Negara

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2023 | 16:13 WIB

Jelang HUT-25, Bank Mandiri Gelorakan Semangat Wirausaha Melalui Entrepreneur Expo 2023

Jelang HUT-25, Bank Mandiri Gelorakan Semangat Wirausaha Melalui Entrepreneur Expo 2023

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2023 | 19:56 WIB

Terkini

Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda

Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda

Banten | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Persib Bandung Disanksi FIFA, Ferry Paulus Yakin Masalah Enteng Bakal Cepat Selesai

Persib Bandung Disanksi FIFA, Ferry Paulus Yakin Masalah Enteng Bakal Cepat Selesai

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Cushion Apa yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Flawless

Cushion Apa yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Flawless

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah

Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:21 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan Besok 12 Agustus 2026, Hoki Ada di Depan Mata

4 Shio yang Menarik Keberuntungan Besok 12 Agustus 2026, Hoki Ada di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Ulah Pemuda Perusak Bendera Merah Putih di Bantul Berbuntut Panjang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Ulah Pemuda Perusak Bendera Merah Putih di Bantul Berbuntut Panjang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Seukuran Paspor dan Bobot 201 Gram, Galaxy Z Fold8 Terasa Lebih Praktis Dibawa

Seukuran Paspor dan Bobot 201 Gram, Galaxy Z Fold8 Terasa Lebih Praktis Dibawa

Sumut | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Viral Video Lafalkan Al Quran demi Miras, Polisi Mulai Panggil Pihak Terkait

Viral Video Lafalkan Al Quran demi Miras, Polisi Mulai Panggil Pihak Terkait

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:15 WIB

BRIN Ungkap Peran Katalis dalam Mendorong Efisiensi Industri, Benarkah Bisa Hemat Energi?

BRIN Ungkap Peran Katalis dalam Mendorong Efisiensi Industri, Benarkah Bisa Hemat Energi?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:15 WIB

×