Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Jokowi Dijadwalkan Bakal Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung pada 13 September 2023

Achmad Fauzi

Sabtu, 09 September 2023 | 16:44 WIB
Jokowi Dijadwalkan Bakal Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung pada 13 September 2023
Jokowi dengan kereta cepat Jakarta-Bandung. (ANTARA Foto/Hafidz Mubarak)

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebutkan bahwa, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal kembali menjajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Kepala Negara dijadwalkan akan naik kereta cepat pertama itu pada pada 13 September 2023.

"Pak Presiden sendiri akan melaksanakan uji coba direncanakan tanggal 13 September," ujar Menhub yang dikutip, Sabtu (9/9/2023).

Budi Karya melanjutkan, operasional perdana secara komersial akan dilakukan pada 1 Oktober 2023 mendatang. Selain itu, dirinya juga memastikan izin operasional bakal keluar dalam 1-2 pekan ke depan.

agenda tersebut dijalankan setelah kepulangan Jokowi dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di India pada 9-10 September 2023. Selain itu, ia juga memastikan kereta cepat ini bakal diresmikan dan beroperasi pada 1 Oktober 2023.

"Insyaallah sebelum tanggal 1 Oktober kita keluarkan," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama PM China, HE Li Qiang mencoba naikKereta Cepat Jakarta-Bandung, Rabu (7/9) Kemarin. Keduanya, naik kereta cepat Jakarta-Bandung dari Stasiun Halim hingga Stasiun Karawang yang ditempuh dalam waktu 11 menit.

Menko Luhut mengakui banyak yang di bahas bersama PM Li Qiang selama perjalanan tersebut. Namun, Mantan Menkopolhukam itu menyebut, PM Li Qiang puas dan memuji kereta cepat yang dibangun dari perusahaan gabungan Indonesia dengan China.

"Tadi di kereta api kami banyak diskusi detail mengenai kereta ini dan merasakan bersama bahwa kualitas keretanya cukup bagus, kami merasakan kecepatan hingga 326 km/jam dan saya kira ini luar biasa," ujar Menko Luhut yang dikutip, Kamis (7/9/2023).

Setelah menunggu 15 tahun sejak digagas pada 2008 yang lalu, Indonesia akhirnya akan segera merasakan kehadiran kereta dengan kecepatan 350km/jam ini. Dengan catatan speed tersebut menjadikan KCJB sebagai kereta api cepat pertama di Asia Tenggara.

baca juga

"Kereta Cepat Jakarta Bandung saat ini sudah hampir menuju uji coba publik pertamanya. Meski banyak keraguan pada masa pembangunannya, namun saya menganggap bahwa proyek kolaborasi ini sebuah pencapaian luar biasa," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Jelaskan Kenapa Ada Opsi Pakai China Lagi Garap Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Erick Thohir Jelaskan Kenapa Ada Opsi Pakai China Lagi Garap Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Bisnis | Sabtu, 09 September 2023 | 14:29 WIB

Presiden Jokowi Hasilkan Kerja Sama Lebih Dari Rp 500 Triliun dari KTT ASEAN, Ketum Hipmi: Fantastis

Presiden Jokowi Hasilkan Kerja Sama Lebih Dari Rp 500 Triliun dari KTT ASEAN, Ketum Hipmi: Fantastis

Bisnis | Sabtu, 09 September 2023 | 08:53 WIB

Menko Luhut: China Senang Jika Terlibat Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Menko Luhut: China Senang Jika Terlibat Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Bisnis | Kamis, 07 September 2023 | 10:46 WIB

Terkini

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026

Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:48 WIB

Patriot Bond Dituding Pencucian Uang, Purbaya: Dunia Gak Hitam-Putih, Jangan Sampai Kita Rugi Banyak

Patriot Bond Dituding Pencucian Uang, Purbaya: Dunia Gak Hitam-Putih, Jangan Sampai Kita Rugi Banyak

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:40 WIB

Kemendag Beberkan Penyelamat Neraca Dagang RI Masih Surplus Secara Kumulatif

Kemendag Beberkan Penyelamat Neraca Dagang RI Masih Surplus Secara Kumulatif

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:32 WIB

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:25 WIB

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:14 WIB

Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026

Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:03 WIB

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:44 WIB

×