Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

ASN-TNI/Polri Bakal Mulai Pindah, Rusun di IKN Tengah Dibangun

Achmad Fauzi

Senin, 25 September 2023 | 10:33 WIB
ASN-TNI/Polri Bakal Mulai Pindah, Rusun di IKN Tengah Dibangun
Pembangunan Rusun untuk ASN dan TNI/Polri di IKN/Dok Kementerian PUPR

Suara.com - Kementerian PUPR mulai membangun 47 tower rumah susun (Rusun) untuk Apartur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kekinian, sejumlah peralatan berat dan pekerja konstruksi telah berada di sejumlah titik lokasi pembangunan.

"Kami (Kementerian PUPR) memastikan bahwa pembangunan Rusun untuk ASN dan petugas Hankam di IKN akan segera dimulai," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto yang dikutip, Senin (25/9/2023).

Menurut Iwan, Direktorat Jenderal Perumahan juga telah menerjunkan pegawai dari Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan II untuk mengkoordinir proses pembangunan di lapangan dan memastikan lahan Rusun siap.

Dirinya meminta semua site lokasi pembangunan Rusun ASN dan TNI/Polri di pagar proyek sehingga hanya pekerja konstruksi yang bisa masuk. Selain itu, pagar keliling nantinya dilengkapi dan ditempel informasi desain gambar bangunan Rusun dan gambar desain interior yang akan dibangun.

"Rusun ASN dan TNI/Polri yang dibangun nantinya sudah dilengkapi dengan meubelair dan didesain dengan baik. Jadi nantinya ASN dan Hankam yang pindah ke IKN tinggal datang membawa pakaian karena di dalam unit Rusun sudah lengkap dengan furnitur dan siap huni," imbuh dia.

Untuk diketahui, Kementerian PUPR telah melaksanakan Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan Pembangunan 47 Tower Rumah Susun ASN-Hankam di KIPP IKN pada hari Jumat 25 Agustus 2023 lalu.

Pada kegiatan tersebut penandatanganan kontrak 6 Paket Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan 47 tower Rumah Susun ASN dan Hankam dan 2 Paket Manajemen Konstruksi meliputi pertama Paket Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Rumah Susun Polri dan BIN oleh KSO Adhi – Nindya - Wiratman.

Kedua, Paket Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Rumah Susun Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) oleh PT Wijaya Karya Bangunan Gedung. Ketiga, Paket Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Rumah Susun ASN 1 oleh PP – Urban – Jaya Konstruksi KSO. Keempat, Paket Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Rumah Susun ASN 2 oleh PT Hutama Karya.

Kelima adalah Paket Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Rumah Susun ASN 3 oleh PT Waskita Karya dan keenam, Paket Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Rumah Susun ASN 4 oleh Abipraya – Deta, KSO.
 
Sedangkan untuk 2 Paket Manajemen Konstruksi Pembangunan 47 tower Rumah Susun ASN meliputi pertama Paket Pekerjaan Manajemen Konstruksi Pembangunan Rumah Susun ASN 1-2, oleh PT. Wiratman Cipta Manggala Kso PT. Pola Teknik Konsultan Dan PT. Bangun Sejajar Prima dan kedua Paket Pekerjaan Manajemen Konstruksi Pembangunan Rumah Susun ASN 3-4, oleh PT CEC KSO PT CCM-PT ARETAS.

baca juga

Untuk 2 Paket lainnya yaitu Paket Pekerjaan Manajemen Konstruksi Pembangunan Rumah Susun Paspampres, dan Paket Pekerjaan Manajemen Konstruksi Pembangunan Rumah Susun POLRI dan BIN akan segera menyusul di Minggu ke-4 bulan September mendatang.

"Paket pembangunan 47 tower rumah susun ASN dan Hankam ini kita semua secara langsung akan tmewujudkan impian Indonesia maju 2045 melalui pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pembangunan 47 Tower ini secara tidak langsung juga mendukung hidupnya IKN, karena tower-tower ini adalah bangunan gedung fungsi hunian yang nantinya akan digunakan oleh ASN dan Hankam yang akan bermukim dan bekerja di IKN dan diharapkan pembangunan 47 tower ini secara bertahap dapat selesai dan di operasikan mulai bulan Juli hingga bulan November 2024 mendatang," kata dia.

"Konsep pembangunan hunian vertikal di IKN adalah menyatu dengan forest city. Jadi yang paling penting adalah bagaimana mewujudkan Rusun ASN dan Hankam yang asri dan menyatu dengan alam sehingga penebangan pohon juga diminimalisir," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Proyek Infrastruktur yang Mulai Terbangun di IKN Nusantara

Deretan Proyek Infrastruktur yang Mulai Terbangun di IKN Nusantara

Bisnis | Senin, 25 September 2023 | 09:13 WIB

Desain Training Center Timnas di IKN, Dilengkapi Delapan Lapangan Teknologi Modern

Desain Training Center Timnas di IKN, Dilengkapi Delapan Lapangan Teknologi Modern

Bisnis | Jum'at, 22 September 2023 | 15:45 WIB

Desain Training Center Timnas di IKN, Dilengkapi Delapan Lapangan Teknologi Modern

Desain Training Center Timnas di IKN, Dilengkapi Delapan Lapangan Teknologi Modern

Bisnis | Jum'at, 22 September 2023 | 15:45 WIB

Terkini

OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya

OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:57 WIB

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:24 WIB

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:04 WIB

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

×