Harga Beras Mahal, Sandiaga Respon Lewat Sembako Murah Hanya Rp 5.000

Iwan Supriyatna

Kamis, 19 Oktober 2023 | 07:07 WIB
Harga Beras Mahal, Sandiaga Respon Lewat Sembako Murah Hanya Rp 5.000
Program pasar murah yang ditebus hanya lima ribu rupiah.

Suara.com - Salah seorang warga Kampung Baru Meteng, Kelurahan Prapen, Kecamatan Praya, Amnah, 46, mengaku senang dengan adanya program pasar murah yang ditebus hanya lima ribu rupiah. Pasalnya kebutuhan pangan seperti beras dan minyak goreng jauh lebih murah dari harga di pasaran.

"Alhamdulillah saya merasa sangat senang dan terbantukan, kalau bisa kegiatan ini diadakan setiap bulan. Dikarenakan harga sembako saat ini sangat mahal, harga beras per kilonya aja 15.000 rupiah, belum harga minyak, bahan pokok yang lain, dan biaya uang anak sekolah," kata Amnah ditulis Kamis (19/10/2023).

Amnah dan warga menuturkan harapannya bahwa kegiatan serupa rutin dilakukan untuk membantu meringankan beban mereka. Sehingga ia berharap Sandiaga dapat menjadi pemimpin negara selanjutnya, dikarenakan selalu sigap, tanggap, dan turun langsung memakmurkan rakyatnya.

"Pak Sandi terima kasih banyak, belum menjadi pemimpin negara aja beliau sudah membahagiakan rakyatnya, memajukan rakyatnya, dan memakmurkan rakyatnya, apalagi beliau jadi pemimpin negara di kemudian hari semakin sejahtera masyarakat Indonesia," tutur Amnah.

Menparekraf, Sandiaga Uno bersama komunitas UMKM Rumah SandiUno Indonesia (RSI) menanggapi keluhan masyarakat dengan kenaikan harga komoditas bahan pangan, seperti beras dan minyak goreng. Hal itu membuat ia turun tangan menghadirkan ratusan paket sembako murah yang dapat dijangkau para ibu-ibu rumah tangga.

"Kita harus cepat turun ke masyarakat melihat keadaan ekonominya, apalagi dengan adanya ketegangan di Timor Tengah akan berdampak pada naiknya harga-harga bahan pokok disini. Tadi saya cek langsung terasa kenaikan bukan hanya harga pangan, tapi harga-harga pokok, dan biaya hidup ini naik. Ibu-ibu juga sebagian yang ekonominya lagi susah merasa terbantukan, karena ada bazar sembako murah yang dilakukan oleh para komunitas UMKM RSI," ucap Sandiaga Uno.

Perlu diketahui, saat ini harga beras di pasaran mencapai 12.000 rupiah hingga 15.000 rupiah per kilogram. Harga ini berlaku mulai dari beberapa bulan lalu, sehingga kenaikan harga beras yang mencapai rekor tertinggi menjadi perbincangan yang cukup dominan.

Sandiaga Uno menyebut adanya tiga tantangan yang menyebabkan beras melonjak naik, pertama tantangan geopolitik Rusia - Ukraina, kedua pembatasan pasokan ekspor dari negara penghasil pangan, lalu ketiga tantangan El Nino memicu bencana kekeringan yang parah. Kabupaten Lombok merupakan salah satu daerah yang ketersediaan pangan dan inflasinya terjaga, namun Sandiaga menegaskan hal seperti ini yang harus dipertahankan.

"Beras ini ada 3 tantangan, yang pertama tantangan geopolitik ketegangan di Rusia - Ukraina dan Timor Tengah, kedua ada pembatasan ekspor pangan oleh negara-negara penghasil produk pangan, ketiga yang sekarang menjadi tantangan kita adalah El Nino cuaca yang sangat berubah," ungkap Sandi.

baca juga

"Ini perlu kita sikapi dengan kedaulatan pangan kita, ketersediaan pasokan khususnya di Lombok dan NTB ini alhamdulillah ketersediaan pangannya terjaga, inflasinya terjaga, tapi kita tidak boleh lengah. Saya langsung turun ke masyarakat saya ingin mereka merasakan bahwa kita juga hadir, pemerintah juga hadir dan memberikan bantuan kepada yang membutuhkan," tambahnya.

Lebih lanjut, dari kegiatan ini dapat memacu kreativitas anak muda di Nusa Tenggara Barat dalam meningkatkan aktivitas, seperti pelatihan-pelatihan sumber daya manusia. Sehingga generasi muda menjadi tuan rumah di negaranya.

"Kegiatan ini memacu kreativitas dari anak muda dan ada Poltekpar Lombok disini, kita ingin anak mudanya lebih bisa meningkatkan aktivitas dari kegiatan pelatihan-pelatihan SDM, khususnya SDM pariwisata Lombok karena meningkat pesat, jangan sampai kita hanya menjadi penonton tapi kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMKM Sahabat Sandi Uno Gelar Bazar Murah di Ciamis

UMKM Sahabat Sandi Uno Gelar Bazar Murah di Ciamis

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2023 | 07:02 WIB

Hati Sandiaga Teriris Dengar Mahfud Md Jadi Cawapres Ganjar: Mewakili Perasaan Teman-teman PPP

Hati Sandiaga Teriris Dengar Mahfud Md Jadi Cawapres Ganjar: Mewakili Perasaan Teman-teman PPP

Kotak Suara | Kamis, 19 Oktober 2023 | 05:53 WIB

Sandiaga Uno: Ganjar-Mahfud Pilihan Indonesia, Walau Hati Teriris

Sandiaga Uno: Ganjar-Mahfud Pilihan Indonesia, Walau Hati Teriris

Kotak Suara | Rabu, 18 Oktober 2023 | 23:19 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×