Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Perusahaan China Bidik Transaksi Rp46,6 Triliun Lewat Acara Ini di RI

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 24 November 2023 | 13:06 WIB
Perusahaan China Bidik Transaksi Rp46,6 Triliun Lewat Acara Ini di RI
Ilustrasi barang-barang made in China (Instagram/@habiskerjacom)

Suara.com - Pameran Dagang B2B China Homelife Indonesia ke-5 secara resmi dibuka di JIExpo Kemayoran. Pameran yang berisi 1.018 perusahaan Negeri Tiongkok ini menargetkan dapat meraup hingga USD3 miliar atau setara Rp46,6 triliun nilai transaksi.

Pameran ini diselenggarakan oleh China Council for the Promotion of International Trade Ningbo (CCPIT Ningbo) dan Ningbo Chamber of International Commerce (NCIC), dengan dukungan dari Departemen Perdagangan Provinsi Guangdong dan Biro Perdagangan Kota Foshan.

Selain itu, Chengdu Bureau of Commerce dan CCPIT Chengdu bekerja sama dengan Meorient International Exhibition Co. Ltd sebagai penyelenggara. Acara ini mendapat dukungan dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Kamar Dagang dan Industri Indonesia Komite Tiongkok (KIKT),CEO Business Forum Indonesia, dan Perkumpulan Pengusaha Indonesia Tionghoa (PERPIT).

CEO Meorient, Galvin Fang mengatakan pameran ini merupakan pameran B2B yang sangat berpengaruh di Indonesia, menjadi salah satu acara pameran perdagangan yang signifikan dalam kerja sama ekonomi dan perdagangan antara China dan Indonesia.
"Pameran ini juga menjadi langkah penting bagi perusahaan- perusahaan China yang ingin mengembangkan bisnis di Asia Tenggara," kata Galvin Fang dilansir Jumat (24/11/2023).

Untuk memaksimalkan kesuksesan pameran lanjut Galvin penyelenggara pameran telah melakukan promosi selama tiga bulan sebelumnya di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara. Sebulan sebelum acara, kunjungan langsung kepada big buyers telah dilaksanakan.

"Sampai saat ini, lebih dari 100.000 buyers dari Indonesia dan negara sekitarnya telah mendaftar untuk mengunjungi pameran, dengan target pendaftaran keseluruhan sebanyak 60.000 pre-registration dengan perkiraan lebih dari 30.000 buyers yang akan hadir dengan perkiraan nilai transaksi keseluruhan mencapai lebih dari US$3 miliar," paparnya.

Pameran ini diikuti lebih dari 1.018 perusahaan dari Zhejiang, Guangdong, Sichuan, Jiangsu, dan daerah lainnya, dengan lebih dari 2.000 booth pameran dan total luas pameran mencapai lebih dari 45.000 meter persegi. Pameran ini menjadi ajang bagi beragam produk manufaktur China untuk menunjukkan keunggulan dan kualitas produk serta teknologi terkini yang dimiliki
masing-masing brand.

Melihat trend dan kebutuhan dari buyers dan exhibitors, Pameran ini mencakup 9 (sembilan) sektor industry secara bersamaan, diantaranya : Textile & Garment, Mesin & Peralatan Industri (Printing, Plastic & Packaging, Food Processing Equipment, Fastener, Logistic, Compressor, Power Transmission & Control Technology, Measuring Instruments), Peralatan Rumah Tangga, Consumer Electronics, Home & Giftware, Building & Decoration, Mom & Baby, New Energy &
Electricity, Smart Transportation.

Selain itu, Pameran ini mengadopsi inovasi berbasis digital dengan tema “Digital Exhibition” yang memanfaatkan keunggulan dan sumber daya dalam 4 (empat) aspek digital, spesial, platform, dan internasional. Hal ini bertujuan untuk membangun berbagai cara dan memberdayakan “Made in China” untuk merambah pasar internasional, menjadikan pameran
lebih efisien dan perdagangan menjadi lebih mudah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bedah Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024, Optimis Lolos dari Fase Grup?

Bedah Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024, Optimis Lolos dari Fase Grup?

Bola | Jum'at, 24 November 2023 | 12:41 WIB

Asnawi Mangkualam Kena Tegur karena Balas Komentar Warganet dengan Santai, Emang Gak Boleh Pemain Timnas Begitu?

Asnawi Mangkualam Kena Tegur karena Balas Komentar Warganet dengan Santai, Emang Gak Boleh Pemain Timnas Begitu?

Your Say | Jum'at, 24 November 2023 | 11:05 WIB

Masuk Grup Berat Piala Asia U-23 2024, Erick Thohir: Timnas Indonesia U-23 Pastinya Takkan Gentar

Masuk Grup Berat Piala Asia U-23 2024, Erick Thohir: Timnas Indonesia U-23 Pastinya Takkan Gentar

Bola | Jum'at, 24 November 2023 | 10:33 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB