Mesin Pertumbuhan Habis, Ekonomi RI Cuma Hanya Bisa Tumbuh 4,7% di 2027

Achmad Fauzi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:56 WIB
Mesin Pertumbuhan Habis, Ekonomi RI Cuma Hanya Bisa Tumbuh 4,7% di 2027
Presiden Prabowo Subianto. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/bay/wsj]
baca 10 detik
  • Ekonom Nailul Huda menyatakan target pertumbuhan ekonomi 6 persen oleh Presiden Prabowo Subianto dinilai terlalu tinggi.
  • Kajian CELIOS pada Minggu (16/8/2026) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2027 hanya mencapai 4,7 persen.
  • Faktor global dan domestik seperti tekanan konsumsi serta minimnya pengungkit fiskal menyebabkan target pemerintah sulit tercapai.

Suara.com - Ekonom Ekonom Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menilai target pertumbuhan ekonomi 6 persen yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto masih terlalu jauh. Realitanya, Indonesia hanya bisa tumbuh dikisara 4-5 persen.

Dalam Kajiannya, Huda memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 diproyeksikan hanya mencapai 4,7 persen, atau lebih rendah dari target pemerintah sebesar 6 persen.

"Target pertumbuhan ekonomi 6 persen saya nilai terlalu optimis di tengah kondisi ekonomi global dan nasional seperti saat ini," ujar Nailul dalam kajiannya seperti dikutip Minggu (16/8/2026).

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. [Ist]
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. [Ist]

Huda memaparkan, kondisi ekonomi global masih menghadapi guncangan akibat ketidakpastian geopolitik yang terus meningkat. Pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan berada di angka 2,8 persen oleh World Bank, 3,1 persen oleh OECD, dan 3,4 persen oleh IMF.

Selain itu, perlambatan pertumbuhan ekonomi sejumlah negara besar, perubahan rezim suku bunga, serta konflik di Timur Tengah berpotensi menekan perdagangan global.

Dari dalam negeri, Nailul juga melihat sejumlah risiko yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi 2027, mulai dari ancaman El-Nino, kenaikan harga barang, pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan harga minyak global hingga ancaman PHK massal.

Kondisi tersebut dinilai dapat menekan konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi salah satu mesin utama perekonomian Indonesia dengan kontribusi lebih dari 50 persen terhadap PDB.

Nailul juga menilai mesin pertumbuhan ekonomi dari sisi pengeluaran pemerintah sudah banyak digunakan pada 2025-2026.

"Mesin pertumbuhan ekonomi dari sisi pengeluaran pemerintah pun sudah habis digunakan di tahun 2025-2026. Artinya tidak ada lagi mesin pengungkit pertumbuhan ekonomi tahun depan," katanya.

baca juga

Menurutnya, pemerintah juga akan menghadapi tekanan belanja dengan adanya normalisasi sejumlah program, termasuk penyesuaian anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain itu, pembangunan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dinilai tidak lagi dapat menjadi faktor pengungkit sektor bangunan seperti sebelumnya.

Kemampuan pemerintah desa untuk memutar Dana Desa juga diperkirakan berkurang karena harus digunakan untuk membayar cicilan utang KDKMP kepada bank Himbara.

"Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2027 paling tinggi berada di angka 4,7 persen dengan berbagai kondisi seperti kenaikan PHK di tahun 2026, inflasi yang diprediksi akan meningkat dari sisi biaya produksi, sehingga dari sisi konsumsi rumah tangga bisa tertekan," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada 2027.

Target tersebut lebih tinggi dibandingkan asumsi pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan dalam APBN 2026 sebesar 5,4 persen.

“Pertumbuhan ekonomi tahun 2027 ditargetkan mencapai 6 persen. Lebih tinggi dari target APBN 2026 sebesar 5,4 persen,” kata Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis

CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Biar Naik Kelas, Prabowo Ingin Pasar Modal RI Juga Dipenuhi Startup

Biar Naik Kelas, Prabowo Ingin Pasar Modal RI Juga Dipenuhi Startup

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:52 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Terkini

Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan 2 Kursi Menteri, Aturan UU Dilanggar?

Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan 2 Kursi Menteri, Aturan UU Dilanggar?

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:53 WIB

Tancap Gas! Gubernur Sulsel Minta Tribun Selatan Stadion Sudiang Tetap Digeber

Tancap Gas! Gubernur Sulsel Minta Tribun Selatan Stadion Sudiang Tetap Digeber

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Momen Bahlil Rapihkan Dasi hingga Senyum Semringah Saksikan Sarmuji Dilantik Menperin

Momen Bahlil Rapihkan Dasi hingga Senyum Semringah Saksikan Sarmuji Dilantik Menperin

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Jam Berapa Timnas Indonesia vs Bangladesh? Cek Jadwal Lengkap di Sini

Jam Berapa Timnas Indonesia vs Bangladesh? Cek Jadwal Lengkap di Sini

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Usai Tunjukan KTA, Jokowi Tegaskan Serius Besarkan PSI

Usai Tunjukan KTA, Jokowi Tegaskan Serius Besarkan PSI

Surakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Otomatisasi Kreativitas: Apakah Seni dan Tulisan Kita Masih Berjiwa?

Otomatisasi Kreativitas: Apakah Seni dan Tulisan Kita Masih Berjiwa?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Dukung Komjen Suyudi Jadi Kapolri, PKB Taruh Harapan Pada Visi Polri Bersama Rakyat

Dukung Komjen Suyudi Jadi Kapolri, PKB Taruh Harapan Pada Visi Polri Bersama Rakyat

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Timnas Indonesia Pernah Kalah, Begini Head to Head dengan Bangladesh

Timnas Indonesia Pernah Kalah, Begini Head to Head dengan Bangladesh

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Jelang Hadapi Bangladesh, Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus dan Kerja Keras

Jelang Hadapi Bangladesh, Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus dan Kerja Keras

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Timnas Ditahan Imbang Malaysia, Erick Thohir Buka Suara Soal Suporter Gaungkan Nama Shin Tae-yong

Timnas Ditahan Imbang Malaysia, Erick Thohir Buka Suara Soal Suporter Gaungkan Nama Shin Tae-yong

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:34 WIB

×