Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Wijaya Karya (WIKA) Umumkan Gagal Bayar, Erick Thohir Hela Nafas

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 18 Desember 2023 | 19:45 WIB
Wijaya Karya (WIKA) Umumkan Gagal Bayar, Erick Thohir Hela Nafas
Ilustrasi. Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung menghentikan sementara perdagangan saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) usai perseroan mengumumkan telah gagal bayar.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung menghentikan sementara perdagangan saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) usai perseroan mengumumkan telah gagal bayar untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok Sukuk Mudharabah yang jatuh tempo pada hari ini Senin (18/12/2023).

Kondisi itu, mengindikasikan ada permasalahan pada kelangsungan usaha perseroan.

Dengan mempertimbangkan hal tersebut, pihak BEI memutuskan untuk melakukan penghentian sementara Perdagangan Efek PT Wijaya Karya (WIKA) di seluruh pasar terhitung sejak sesi I perdagangan efek pada 18 Desember 2023, hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.

”Selanjutnya, BEI meminta kepada elelem untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan,” ingat Vera Florida, Kadir Penilaian Perusahaan 2.

Pembekuan itu, berdasar pada surat Wijaya Karya (Perseroan) No. SE.01.01/A.CORSEC.02005/2023 tanggal 14 Desember 2023 perihal Informasi terkait Pembayaran Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 Seri A.

Lalu, Surat Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) No. KSEI-4860/DIR/1223 tanggal 15 Desember 2023 terkait Penundaan Pembayaran Pelunasan Pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 Seri A (SMWIKA01ACN1).

Meski demikian Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bahwa BUMN merupakan kementerian yang sehat karena memiliki modal jumbo sebesar Rp 3.200 triliun, sedangkan utangnya hanya Rp 1.600 triliun. Hal ini juga berlaku bagi Wijaya Karya.

Erick menyampaikan, apabila dilihat dari kacamata usaha dunia usaha, kebanyakan perusahaan memiliki jumlah utang yang lebih besar dibandingkan dengan modalnya. Sementara BUMN, justru mempunyai modal yang sangat besar.

"Selalu yang dilihat utang jumbo BUMN Rp 1.600 triliun, coba kita balik equity jumbo BUMN Rp 3.200 triliun. Coba kita bandingkan modalnya itu 65 persen dan utang 35 persen, jadi BUMN sehat," ujar Erick melalui keterangannya dikutip dari Antara, Jumat (1/9/2023) lalu,

baca juga

Menurut Erick, saat ini rasio utang BUMN semakin kecil, yang berarti semakin hari kondisi BUMN semakin sehat.

Lebih lanjut, performa terbaik BUMN juga dapat dilihat di lantai bursa. Bahkan, kinerja bursa mampu meningkat karena BUMN.

"Kita bisa melihat performa BUMN di bursa yang sekarang sangat menolong pada peningkatan bursa. Hampir 30 persen movement di bursa itu karena BUMN," kata Erick.

Namun demikian, Erick menyadari bahwa BUMN tidak 100 persen sempurna dan masih perlu melakukan perbaikan di berbagai sisi, khususnya jika berbicara mengenai infrastruktur.

"Infrastruktur pengembaliannya perlu waktu yang lama," ujarnya pula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Circle, Azizah Salsha Kenalkan Pratama Arhan ke Anak Erick Thohir

Satu Circle, Azizah Salsha Kenalkan Pratama Arhan ke Anak Erick Thohir

Entertainment | Senin, 18 Desember 2023 | 18:42 WIB

Cara Beli Saham BBRI, Cek Keuntungan dan Lengkap dengan Tutorialnya

Cara Beli Saham BBRI, Cek Keuntungan dan Lengkap dengan Tutorialnya

Bisnis | Senin, 18 Desember 2023 | 17:57 WIB

Sudah Ditunggu oleh Erick Thohir, Sepenting Apa sih Naturalisasi Thom Haye?

Sudah Ditunggu oleh Erick Thohir, Sepenting Apa sih Naturalisasi Thom Haye?

Your Say | Minggu, 17 Desember 2023 | 09:15 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×