Bangun Gedung di PIK 2, BNI Jadi BUMN Pertama yang Terapkan Konsep Green Building Sertifikasi LEED

Achmad Fauzi

Rabu, 21 Februari 2024 | 12:11 WIB
Bangun Gedung di PIK 2, BNI Jadi BUMN Pertama yang Terapkan Konsep Green Building Sertifikasi LEED
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melakukan groundbreaking gedung perkantoran dengan konsep "The Icon of Emerald" di kawasan bisnis dan komersial Central Business District (CBD) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tengah membangun gedung baru di kawasan kawasan bisnis dan komersial Central Business District (CBD) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten.

Gedung perkantoran ini dengan konsep "The Icon of Emerald" di bangun dengan menerapkan konsep green building bersertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design (LEED).

Dengan begitu, BNI menjadi BUMN yang pertama menggunakan konsep green building bersertifikasi LEED dalam membangun Gedung tersebut.

Pembangunan Gedung BNI yang mengusung konsep green building bertujuan untuk mendukung implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh aspek perusahaan. Hal ini mengingat BNI memiliki target Net Zero Emissions (NZE) aktivitas operasional BNI pada 2028.

Baca Juga
Segini Gaji dan Tunjangan AHY Jika Dilantik Jadi Menteri

"Kami mengajak seluruh pihak untuk turut mengawal setiap tahapan pembangunan Gedung BNI di kawasan PIK 2 agar proses pembangunan dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan menghasilkan kualitas pekerjaan sesuai dengan standar safety dan quality yang telah ditentukan," ujar Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/2/2024).

Luas bangunan Gedung BNI direncanakan mencapai 81 ribu meter persegi yang terdiri dari tiga tower, yaitu Emerald Tower, Office Tower, dan Facility Tower.

Fungsi dari gedung ini untuk melayani nasabah BNI dan sebagai office space yang dilengkapi dengan berbagai exclusive features, antara lain exclusive tenant, exclusive ballroom, fasilitas olahraga, sky lounge, dan sky garden.

Selain itu, pembangunan Gedung BNI di PIK 2 bertujuan untuk optimalisasi aset dan efisiensi biaya sewa office space yang terus meningkat, sejalan dengan implementasi pengembangan organisasi BNI "New Way of Working" yang lebih agile dan kolaboratif.

baca juga

Sementara, PT Pembangunan Perumahan (PP) menerima kepercayaan untuk membangun Gedung BNI yang memiliki nilai kontrak Rp1,4 triliun dengan masa pelaksanaan 17 bulan.

"Gedung BNI ini sebagai landmark baru di PIK 2," imbuh Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk Novel Arsyad.

Groundbreaking pembangunan Gedung BNI di Kawasan PIK 2 dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Novel Arsyad, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, dan Pemilik Agung Sedayu Grup Sugianto Kusuma alias Aguan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNI Gelontorkan Rp 1,4 Triliun untuk Bangun Gedung Megah di Kawasan PIK 2

BNI Gelontorkan Rp 1,4 Triliun untuk Bangun Gedung Megah di Kawasan PIK 2

Bisnis | Rabu, 21 Februari 2024 | 11:56 WIB

BUMN Ini Dapat Guyuran Utang Jumbo Rp7 Triliun dari China

BUMN Ini Dapat Guyuran Utang Jumbo Rp7 Triliun dari China

Bisnis | Minggu, 18 Februari 2024 | 17:31 WIB

Merger Bank BTN Syariah dan Muamalat Rampung Sebelum Pemerintahan Jokowi Kelar

Merger Bank BTN Syariah dan Muamalat Rampung Sebelum Pemerintahan Jokowi Kelar

Bisnis | Minggu, 18 Februari 2024 | 16:39 WIB

Terkini

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:27 WIB

10 Pilihan HP NFC Rp1 Jutaan Spek Terbaik, Bisa untuk QRIS dan Top Up e-Money

10 Pilihan HP NFC Rp1 Jutaan Spek Terbaik, Bisa untuk QRIS dan Top Up e-Money

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:25 WIB

HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank

HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Snapdragon X2 Series Diklaim Lebih Kencang 67 Persen, Daya Lebih Hemat 43 Persen

Snapdragon X2 Series Diklaim Lebih Kencang 67 Persen, Daya Lebih Hemat 43 Persen

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:15 WIB

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Hampir 100 Tahun Tak Terjadi, Dua Pulau Baru Tiba-Tiba Muncul di Dekat Anak Krakatau

Hampir 100 Tahun Tak Terjadi, Dua Pulau Baru Tiba-Tiba Muncul di Dekat Anak Krakatau

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:05 WIB

×