Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

483 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek Saat Libur Panjang Waisak

Achmad Fauzi

Sabtu, 25 Mei 2024 | 16:14 WIB
483 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek Saat Libur Panjang Waisak
Pintu tol Cikampek Utama di Jawa Barat pada Selasa (9/4/2024) pagi yang diselimuti kabut. [Antara]

Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 483.795 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode libur H-1 samapai H+1 Libur Panjang Hari Raya Waisak 2024 atau pada Rabu-Jumat, 22-24 Mei 2024.

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung).

"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 10,28% jika dibandingkan lalin normal," ujar Marketing & Communication Department Head Jasa Marga, Faiza Riani dalam keterangannya, Sabtu (25/5/2024).

Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 226.091 kendaraan (46,73%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 137.773 kendaraan (28,48%).

Kemudian, menuju arah Barat (Merak) dan 119.931 kendaraan (24,79%) menuju arah Selatan (Puncak). Adapun rincian distribusi lalin adalah sebagai berikut:

Arah Timur (Trans Jawa & Bandung)

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 105.407 kendaraan, naik sebesar 13,62% dari lalin normal.

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 120.684 kendaraan, naik sebesar 29,46% dari lalin normal.

Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 226.091 kendaraan, naik sebesar 21,56% dari lalin normal.

baca juga

Arah Barat (Merak)

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebanyak 137.773 kendaraan, lebih rendah sebesar 8,25% dari lalin normal.

Arah Selatan (Puncak)

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 119.931 kendaraan, naik sebesar 16.95% dari lalin normal.

"Jasa Marga memproyeksikan puncak lalu lintas kembali ke Jabotabek akan terjadi pada hari Minggu, 27 Mei 2024, yaitu sebesar 187.765 kendaraan atau naik 5,48% terhadap lalin normal," pungkas Faiza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

135.205 Kendaraan Gunakan Tol Trans Jawa Sampai Hari H Libur Waisak 2024

135.205 Kendaraan Gunakan Tol Trans Jawa Sampai Hari H Libur Waisak 2024

Bisnis | Jum'at, 24 Mei 2024 | 13:45 WIB

Libur Panjang Peringati Tri Hari Suci Waisak, Kawasan Bromo Siap Tambah Kuota Pengunjung

Libur Panjang Peringati Tri Hari Suci Waisak, Kawasan Bromo Siap Tambah Kuota Pengunjung

Bisnis | Selasa, 21 Mei 2024 | 17:58 WIB

Jangan Lewatkan! Tiket Kereta Cepat, Harga Mulai Rp150 Ribu saat Libur Panjang

Jangan Lewatkan! Tiket Kereta Cepat, Harga Mulai Rp150 Ribu saat Libur Panjang

Bisnis | Selasa, 21 Mei 2024 | 13:04 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×