Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Emiten NASI Berharap Bisa Jual Beras Hingga Rp87 Miliar di 2024

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 05 Juni 2024 | 13:20 WIB
Emiten NASI Berharap Bisa Jual Beras Hingga Rp87 Miliar di 2024
Public Expose Wahana Inti Makmur Tbk (NASI)

Suara.com - PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI), emiten produsen dan distributor beras, optimistis dapat meningkatkan laba bersih pada 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini ditopang oleh penambahan populasi yang mendongkrak permintaan beras.

Selain itu, permintaan beras khusus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya kesadaran hidup sehat masyarakat. Ini membuka peluang bagi perseroan untuk merebut pasar yang lebih besar.

Selama ini, WIM menjual beras medium dan khusus dengan porsi 50:50. Merek dagang beras WIM antara lain Dua Tani, Baroma, Hideaki, Kiyoshi, Yonggi, dan Taeyangssal. Produk perseroan dipasarkan lewat pasar modern, general trade, hotel restoran dan kace (horeka), distributor daerah dan online, serta individu.

Perseroan menargetkan penjualan tumbuh 10% menjadi Rp 87 miliar pada 2024, dibandingkan tahun lalu Rp 79 miliar, sedangkan laba bersih naik 618% menjadi Rp 2,6 miliar dari Rp 362 juta.

Direktur Utama WIM Piero Mustafa menyatakan, perseroan akan memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dan menambah fokus yang lebih besar kepada segmen pelanggan dengan margin keuntungan yang lebih besar semisal restoran untuk memacu kinerja keuangan dan operasional.

Kemudian, melakukan penetrasi yang lebih luas dan dalam ke pasar tradisional (general trade), meningkatkan efisiensi di bagian produksi dan operasional, serta meningkatkan dan memperkuat praktik good corporate governance (GCG).

Perseroan juga akan menerapkan sejumlah strategi untuk menggenjor kinerja keuangan, seperti memberikan pelayanan terbaik dengan upaya maksimal, melakukan kontrol kualitas bahan baku yang keta, memaksimalkan penggunaan mesin berteknologi tinggi, mempertahankan penggunaan teknologi pengemasan modern.

“Selanjutnya, perseroan menyediakan produk beras dengan pilihan yang bervariasi, memperluas produk private label dan customized, memastikan semua produk beras memiliki izin jual dan izin edar, memperluas area pemasaran, memperluas kerja sama pertanian plasma,” kata Piero dalam Public Expose di Jakarta dikutip Rabu (5/6/2024).

Piero menambahkan, kendala dan tantangan yang dihadapi perseroan tahun 2024 adalah kendala siklus yang berulang setiap tahunnya, yakni gejolak pasokan dan harga beras, peningkatan biaya operasional, khususnya biaya pengiriman (transportasi), serta kecukupan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) perseroan.

baca juga

Sejalan dengan itu, Piero mengungkapkan, perseroan akan memonitor secara rutin dan ketat kondisi panen di berbagai sentra produksi padi dan pasokan beras di pasaran dan secara dini dan mengatur persediaan bahan baku beras untuk mengantisipasi kemungkinan kurang baik yang dapat terjadi.

“Perseroan juga akan melakukan pengaturan rute dan jadwal pengiriman supaya lebih efisien. Perseroan akan memberikan berbagai pelatihan yang tepat akan terus diberikan kepada karyawan secara berkelanjutan,” ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kini Hidup Bergelimang Harta, Nikita Willy Malah Kangen Makan Nasi Kotak di Lokasi Syuting

Kini Hidup Bergelimang Harta, Nikita Willy Malah Kangen Makan Nasi Kotak di Lokasi Syuting

Entertainment | Selasa, 04 Juni 2024 | 15:00 WIB

Alhamdulillah, Bansos Beras Berlanjut Hingga Desember 2024

Alhamdulillah, Bansos Beras Berlanjut Hingga Desember 2024

Bisnis | Selasa, 04 Juni 2024 | 08:46 WIB

Motor Utama Penggerak Ekonomi RI Kehabisan Bensin

Motor Utama Penggerak Ekonomi RI Kehabisan Bensin

Bisnis | Senin, 03 Juni 2024 | 13:24 WIB

Terkini

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:49 WIB

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:45 WIB

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:40 WIB

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

Transformasi IT, BSI Bidik Masuk Top 5 Bank Syariah Global

Transformasi IT, BSI Bidik Masuk Top 5 Bank Syariah Global

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:35 WIB

Prudential Soroti Risiko Korupsi yang Mengintai Sektor Keuangan

Prudential Soroti Risiko Korupsi yang Mengintai Sektor Keuangan

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:25 WIB

Inflasi Juni 2026 Naik Jadi 3,34 Persen, Bank Indonesia Pastikan Masih Terkendali

Inflasi Juni 2026 Naik Jadi 3,34 Persen, Bank Indonesia Pastikan Masih Terkendali

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:22 WIB

Terungkap! Ini Alasan Penumpang Tetap Setia Naik Kereta Meski Tarif Naik

Terungkap! Ini Alasan Penumpang Tetap Setia Naik Kereta Meski Tarif Naik

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:54 WIB

BUMN Ini Sulap Limbah Jadi Paving Block, Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Sirkular

BUMN Ini Sulap Limbah Jadi Paving Block, Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Sirkular

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:44 WIB

×