Adidas Diboikot Karena Dianggap Bela Israel, Ini Sosok Pemiliknya

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 22 Juli 2024 | 18:38 WIB
Adidas Diboikot Karena Dianggap Bela Israel, Ini Sosok Pemiliknya
Bella Hadid Dicopot Jadi Model Sepatu Adidas Usai Dapat Kritik dari Kelompok Pro-Israel (Dok. Adidas)

Suara.com - Adidas merupakan salah satu merk ternama dalam industri pakaian, khususnya sepatu, yang berasal dari Jerman. Belakangan netizen ramai boikot Adidas karena bela Israel, buntut dari pencoretan nama Bella Hadid yang notabene keturunan Palestina, dari kampanye terbarunya.

Penghapusan nama Bella Hadid adalah keputusan dari Adidas setelah Israel melayangkan kritik pada Adidas. Tentu saja, untuk negara seperti Indonesia yang gencar membela Palestina, hal ini menjadi isu yang cukup signifikan, hingga berujung wacana dan aksi pemboikotan brand tersebut.

Bella Hadid, Supermodel Keturunan Palestina

Bella Hadid adalah supermodel yang ternyata memiliki keturunan Palestina. Ia gencar membela Palestina atas pendudukan yang dilakukan Israel di wilayah Gaza. Bahkan diketahui dirinya sempat menyumbangkan sejumlah dana untuk mendukung upaya bantuan perang di Gaza.

Bella lantas terlibat dalam kampanye promosi sepatu olahraga SL72, yang sempat diluncurkan pada gelaran Olimpiade 1972 lalu. Hal ini kemudian menimbulkan pro dan kontra, lantaran kaum pro Israel menilai Bella tak cocok karena merupakan setengah Palestina.

Adidas Indonesia memamerkan koleksi terbaru adidas SL72 (dOK. antara)
Adidas Indonesia memamerkan koleksi terbaru adidas SL72 (dOK. antara)

Sebagai konteks, Olimpiade 1972 mengalami tragedi dimana 11 atlet Israel meninggal dunia akibat diserang oleh penyerang berkebangsaan Palestina. Dalam tragedi tersebut, seorang polisi Jerman juga harus meregang nyawa.

Adidas secara resmi mengunggah pernyataan permintaan maaf atas hal ini, dan menyatakan tidak ada unsur kesengajaan dengan melibatkan Bella Hadid sebagai model dalam kampanyenya. Meski demikian sikap ini justru menimbulkan gerakan boikot dari netizen, karena Adidas dianggap membela Israel.

Siapa Pemegang Saham Utamanya?

Saham adidas saat ini dipegang oleh cukup banyak pihak. Salah satu dengan nilai terbesar adalah Groupe Bruxelles Lambert SA, sebuah perusahaan investasi, dengan nilai total sebesar 6,84%.

Angka ini disusul oleh Nassef Sawiris dengan 3,57%, kemudian Capital Research & Management Co. 3,16%, Adidas AG sebesar 2,67%, dan diteruskan pada perusahaan dan pihak lain yang nilai investasinya lebih kecil.

Untuk diketahui, saham Adidas memiliki nilai 62 euro pada tahun 2015, namun kini diperdagangkan pada angka lebih dari 300 euro. Dapat dikatakan perkembangan saham yang dimilikinya eksponensial, dan memiliki prospek yang bagus.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

V BTS Tuai Kecaman ARMY Imbas Unggah Foto Kentang McDonald's di Instagram

V BTS Tuai Kecaman ARMY Imbas Unggah Foto Kentang McDonald's di Instagram

Your Say | Senin, 22 Juli 2024 | 14:44 WIB

Israel Bombardir Pelabuhan Yaman Lewat Udara, Kemlu: Tak Ada WNI jadi Korban Serangan

Israel Bombardir Pelabuhan Yaman Lewat Udara, Kemlu: Tak Ada WNI jadi Korban Serangan

News | Senin, 22 Juli 2024 | 08:51 WIB

Peluncuran Kembali Sepatu Olimpiade Munich Picu Kontroversi, Bella Hadid Siap Seret Adidas ke Meja Hijau!

Peluncuran Kembali Sepatu Olimpiade Munich Picu Kontroversi, Bella Hadid Siap Seret Adidas ke Meja Hijau!

Lifestyle | Senin, 22 Juli 2024 | 09:40 WIB

Desak PBB Usir Israel dari Palestina, PKS: Segera Adili Benyamin Netanyahu Sebagai Penjahat Perang!

Desak PBB Usir Israel dari Palestina, PKS: Segera Adili Benyamin Netanyahu Sebagai Penjahat Perang!

News | Senin, 22 Juli 2024 | 08:10 WIB

Kelangkaan Pasokan Bahan Bakar dan Medis Terjadi di Rumah Sakit Kota Gaza

Kelangkaan Pasokan Bahan Bakar dan Medis Terjadi di Rumah Sakit Kota Gaza

News | Minggu, 21 Juli 2024 | 13:22 WIB

Serangan Udara Israel di Yaman Sebabkan 2 Orang Tewas dan 80 Terluka

Serangan Udara Israel di Yaman Sebabkan 2 Orang Tewas dan 80 Terluka

News | Minggu, 21 Juli 2024 | 10:28 WIB

Terkini

RAAM Catat Rugi Bersih Menyusut dan Siap Ekspansi Bioskop

RAAM Catat Rugi Bersih Menyusut dan Siap Ekspansi Bioskop

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 07:37 WIB

Gaji Pensiunan Naik Tahun 2026? Ini Kata PT Taspen

Gaji Pensiunan Naik Tahun 2026? Ini Kata PT Taspen

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 06:59 WIB

Daftar Lengkap Tarif Listrik PLN Terbaru untuk Semua Golongan

Daftar Lengkap Tarif Listrik PLN Terbaru untuk Semua Golongan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 06:51 WIB

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB