Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Boeing: Asia Tenggara Siap Memegang Peranan Kunci dalam Pertumbuhan Industri Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan

Iwan Supriyatna

Rabu, 04 September 2024 | 10:31 WIB
Boeing: Asia Tenggara Siap Memegang Peranan Kunci dalam Pertumbuhan Industri Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan
Pesawat Boeing 737. (Shutterstock)

Suara.com - Bahan baku di Asia Tenggara dapat memasok kira-kira 12% dari kebutuhan global bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel atau SAF) untuk memenuhi target emisi nol bersih pada 2050 di industri penerbangan komersial, demikian menurut laporan yang dikembangkan oleh Roundtable on Sustainable Biomaterials (RSB) dan didukung oleh Boeing (NYSE: BA).

Pengkajian atas bahan baku berkelanjutan ini, yang meliputi 11 negara di seluruh Asia Tenggara, menemukan bahwa kapasitas bahan baku berbasis hayati di wilayah ini bisa memproduksi sekitar 45,7 juta metrik ton SAF per tahun pada 2050. Di samping itu:

  • Sekitar 75% potensi bahan baku SAF bisa bersumber dari dari limbah pascakonsumen dan limbah pertanian termasuk singkong, tebu, serta limbah padat perkotaan;
  • Sekam padi dan jerami sejauh ini merupakan bahan baku SAF yang paling signifikan di wilayah ini jika dibandingkan dengan residu pertanian lainnya;
  • Nilai total ketersediaan bahan baku di Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia Filipina mencakup sekitar 90% dari kapasitas suplai SAF di wilayah tersebut.

“Penelitian ini menegaskan adanya ketersediaan bahan baku SAF yang beragam di Asia Tenggara serta besarnya potensi untuk membantu memenuhi kebutuhan global akan SAF,” kata Sharmine Tan, Kepala Divisi Keberlanjutan Regional Boeing untuk Asia Tenggara ditulis Rabu (4/9/2024).

“Dengan disertai pemerintah regional dan industri yang bekerja sama dalam hal kebijakan keberlanjutan dan investasi infrastuktur, upaya meningkatkan produksi lokal dan membangun kemampuan SAF regional akan menghadirkan kesempatan menarik bagi Asia Tenggara untuk membantu mewujudkan masa depan penerbangan yang lebih berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan dan menumbuhkan ekonomi.”

SAF yang tidak tercampur atau disebut juga “neat” SAF, yang seluruhnya bebas dari bahan bakar fosil, menawarkan potensi terbesar dalam mengurangi emisi karbon penerbangan selama 30 tahun ke dapan, karena neat SAF bisa menurunkan emisi sepanjang siklus hidup bahan bakar tersebut hingga 84%. Pada 2023, SAF hanya meliputi 0,2% saja dari penggunaan bahan bakar komersial global.

“Penelitian kami tidak hanya mempertimbangkan mengenai potensi volume bahan baku yang tersedia di Asia Tenggara, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan sosial dari segi dampak terhadap deforestasi, air, dan ketahanan pangan,” kata Arianna Baldo, Direktur Program RSB.

“Hasil penelitian ini bisa membantu memberikan panduan mengenai suplai bahan baku SAF di masa depan, termasuk eksplorasi terhadap material limbah pertanian dan industri lainnya.”

Boeing saat ini bekerja di tingkat lokal untuk menaikkan jumlah SAF secara global menggunakan roadmap wilayah maupun roadmap negara spesifik serta analisis bahan baku bersama mitra lokal dan pemerintah.

Upaya Boeing sudah menjangkau belasan negara di seluruh dunia termasuk Australia & Selandia Baru dan Jepang, serta ikut berkontribusi dalam program Pendampingan, Pembangunan Kapasitas, dan Pelatihan untuk Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan (ACT-SAF) dari ICAO, Organisasi Penerbangan Sipil Internasional.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Konten Unik, Influencer Ini Nekat Membuat Roti di Pesawat Menuju Spanyol: Ini Konyol!

Demi Konten Unik, Influencer Ini Nekat Membuat Roti di Pesawat Menuju Spanyol: Ini Konyol!

News | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 04:10 WIB

Malaysia Terbitkan Aturan Refund Tiket Jika Penerbangan Delay 5 Jam

Malaysia Terbitkan Aturan Refund Tiket Jika Penerbangan Delay 5 Jam

Bisnis | Kamis, 29 Agustus 2024 | 12:13 WIB

Gaet Thai Airways, InJourney Bidik Umat Budha di ASEAN Bisa Kunjungi Candi Borobudur

Gaet Thai Airways, InJourney Bidik Umat Budha di ASEAN Bisa Kunjungi Candi Borobudur

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2024 | 16:31 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×