Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

MDLN Optimis Pasar Properti di 2025 Tumbuh Positif

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 13 Desember 2024 | 11:30 WIB
MDLN Optimis Pasar Properti di 2025 Tumbuh Positif
Emiten properti PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) menggelar acara paparan publik tahunan 2024 (Public Expose) yang bertempat di Club House Jakarta Garden City, Jakarta.

Suara.com - Emiten properti PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) menggelar acara paparan publik tahunan 2024 (Public Expose) yang bertempat di Club House Jakarta Garden City, Jakarta. Adapun, materi public expose berisi laporan terkait kinerja keuangan dan pemasaran Perseroan sampai dengan September 2024, serta kendala-kendala yang bakal dihadapi termasuk upaya strategis untuk meningkatkan kinerja Perusahaan.

Acara yang turut dihadiri oleh jajaran Direksi, Komisaris dan Manajemen PT Modernland Realty Tbk. ini sendiri menjadi momentum penting bagi Perseroan dalam mengkomunikasikan kinerja dan strategi pertumbuhan di masa depan kepada para pemegang saham dan publik.

“Sebagai Perusahaan terbuka yang seluruh sahamnya dicatatkan dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, acara Pemaparan Publik ini wajib dilaksanakan setiap tahun dalam rangka memenuhi Peraturan Pencatatan Efek No.1E yang dituangkan dalam Lampiran Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta dan sekarang berganti menjadi PT Bursa Efek Indonesia,” ujar Direktur Utama PT Modernland Realty, Tbk. William Honoris saat membuka acara Public Expose, ditulis Jumat (13/12/2024).

William Honoris mengatakan, tujuan dari pelaksanaan pemaparan publik adalah untuk memberikan gambaran kinerja Perseroan hingga bulan September 2024, serta tantangan yang dihadapi oleh Perseroan terkait dengan kondisi makro ekonomi yang mempengaruhi perekonomian nasional khususnya pada sektor properti.

“Pada tanggal 26 November 2024, Perseroan telah menyampaikan informasi ke PT Bursa Efek Indonesia melalui SPE IDX Net tentang rencana Pemaparan Publik ini. Dan mengacu pada peraturan yang ada, materi Pemaparan Publik ini telah disampaikan kepada PT Bursa Efek Indonesia melalui SPE IDX Net pada hari Jumat, tanggal 6 Desember 2024, dimana materi tersebut dapat diakses oleh Stakeholders baik didalam maupun diluar negeri,” jelas William Honoris.

Dharma Mitra, Direktur PT Modernland Realty Tbk. menuturkan, sepanjang Sembilan bulan pertama tahun 2024 pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga baik di tengah peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan III 2024 tumbuh sebesar 4,95% (yoy), setelah pada triwulan sebelumnya tercatat 5,05% (yoy). Ke depan, pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan berada dalam kisaran 4,7-5,5% (yoy) didukung oleh permintaan domestik.

Menurut Dharma Mitra, dengan semakin jelasnya arah kebijakan pemerintah, Perseroan optimis bahwa pasar properti akan terus menunjukkan perkembangan positif. Inisiatif-inisiatif ini tidak hanya mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperluas pembangunan perumahan, tetapi juga memperkuat peran sektor properti sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional.

“Perseroan juga menunjukan komitmennya dalam meningkatkan pemasaran dengan meresmikan pembangunan Super Cluster Great Britania di Modernland Cilejit pada awal tahun 2024 yang sekaligus menandai kesuksesan penjualan tahap pertama sebanyak lebih dari 200 unit,” ujar Dharma Mitra dalam paparannya mengenai kondisi Perseroan sepanjang 2024.

Dharma Mitra menambahkan, pada tahun ini Perseroan juga mengembangkan kawasan Jakarta Garden City melalui pembangunan Club House Vastu @Garden City yang terletak di Cluster Vastu @Garden City sekaligus menjadi club house kedua yang dibangun di township Jakarta Garden City.

“Fasilitas eksklusif yang berdiri di atas lahan seluas 3.500 meter persegi ini dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas olahraga, rekreasi, dan menjadi tempat bersosialisasi bagi para penghuni Cluster Vastu @Garden City di Jakarta Garden City,” jelas Dharma Mitra.

PT Modernland Realty Tbk. melalui anak usahanya PT Mitra Sindo Sukses turut menghadirkan rumah sakit Mayapada Hospital Jakarta Timur. Proyek kolaborasi Perseroan dengan Mayapada Healthcare atau PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. ini dikembangkan di atas lahan seluas 1,5 hektar di area Boulevard Utama, Jakarta Garden City.

Menyusul pengembangan rumah sakit Mayapada Hospital Jakarta Timur, Perseroan juga memperkenalkan tipe terbaru dari Cluster Mahakam The Signature bertajuk Sapphire dan Topaz. Hunian eksklusif yang terdiri dari 48 unit rumah ini dibangun di atas lahan seluas 2,1 hektar. Cluster ini mengusung konsep desain kontemporer yang menyatu dengan alam.

Perseroan optimis, kehadiran berbagai fasilitas eksklusif tersebut dapat semakin meningkatkan daya tarik kawasan Jakarta Garden City sebagai pilihan hunian berkualitas, serta memberikan nilai lebih bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di dalamnya.

Direktur PT Modernland Realty Tbk., Herman dalam pemaparannya mengenai kinerja keuangan Perseroan menyampaikan, sampai dengan kuartal III-2024, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp712,25 miliar, mengalami penurunan 9,01% atau sebesar Rp70,51 miliar dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp782,76 miliar.

Sementara, laba usaha yang dihasilkan sebesar Rp78,32 miliar, dimana mengalami penurunan Rp78,93 miliar atau 50,19% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp157,25 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan adanya penurunan pendapatan di segmen industrial

“Sampai dengan 30 September 2024, Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp165,98 miliar, dimana mengalami peningkatan Rp102,65 miliar atau 162,08% bila dibandingkan dengan rugi bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp63,33 miliar," papar Herman.

Sempai dengan kuartal III-2024, Perseroan berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp855 miliar. Pencapaian ini merupakan 40% dari target penjualan non-bulk sales. Demikian pemaparan yang disampaikan Direktur Perseroan, Fetrizal Bobby Heryunda.

Fetrizal Bobby Heryunda mengatakan, segmen residensial berhasil membukukan Rp648 miliar atau meningkat 18% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, namun mengalami penurunan 21% jika dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu.

Kontribusi penjualan didominasi oleh Jakarta Garden City, diikuti oleh dua proyek unggulan lainnya yaitu Modernland Cilejit dan Kota Modern. Penopang marketing sales lainnya berasal dari segmen industrial yang membukukan Rp79 miliar atau tumbuh sebesar 2% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Menyusul industrial, segmen perhotelan, golf and country club serta segmentasi lainnya turut memberikan kontribusi marketing sales sebesar Rp128 miliar atau meningkat 17% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Fetrizal Bobby Heryunda menyampaikan, Perseroan memandang positif prospek dari penjualan properti residensial khususnya rumah tapak dan area komersial akan tetap menjadi tulang punggung dari industri properti dalam negeri.

Terlebih, hal ini didukung oleh kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, serta dibentuknya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas kelembagaan, membuat regulasi dan membenahi data kekurangan rumah serta menjamin program pembiayaan yang tepat bagi Masyarakat.

Di sisi lain, sebagai bagian dari strategi pengembangan yang berfokus pada inovasi dan keberlanjutan, Perseroan terus berkomitmen untuk meluncurkan produk properti yang mencakup berbagai segmen pasar.

“Kami akan menghadirkan desain dan konsep baru yang lebih segar dan sesuai dengan perkembangan minat pasar dengan tetap memperhatikan daya beli konsumen agar produk Perseroan dapat diterima dengan baik di pasar yang dinamis ini. Tidak hanya itu, Perseroan juga terus mengedepankan kualitas dan keunggulan dalam setiap proyek, sehingga setiap produk yang Perseroan tawarkan dapat memberikan nilai lebih bagi para konsumen dan investor,” ungkap Fetrizal Bobby Heryunda optimis.

Dalam setiap langkah, jelasnya, Perseroan berupaya menghadirkan solusi properti yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Perseroan yakin dapat menjaga keberlanjutan pertumbuhan dan memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan sektor properti di Indonesia, serta menciptakan ruang hidup dan bisnis yang lebih baik untuk masyarakat.

Sementara itu, Direktur Perseroan, Pascall Wilson mengatakan, dengan lokasi yang strategis, infrastruktur yang memadai, ketersediaan tenaga kerja terampil, beragam fasilitas pendukung, perhatian terhadap aspek lingkungan, serta konsep pengembangan berkelanjutan, membuat Perseroan optimis jika ModernCikande Industrial Estate akan tetap menjadi pilihan utama bagi investor dan pelaku bisnis untuk mengembangkan serta melakukan ekspansi usahanya di koridor barat Greater Jakarta.

Sebagai informasi, kawasan industri ModernCikande di Serang, Banten, telah terintegrasi secara menyeluruh dengan infrastruktur berkualitas serta berbagai fasilitas pendukung. Dari total lahan seluas 3.175 hektar, sekitar 40 persen telah dikembangkan, dengan sisa landbank mencapai sekitar 1.900 hektar.

Saat ini, ModernCikande dihuni oleh lebih dari 350 perusahaan, baik lokal maupun multinasional, dengan berbagai jenis usaha. Perusahaan yang mendominasi kawasan ini meliputi sektor makanan dan minuman, diikuti oleh sektor kimia, baja, produk logam & smelter, serta bahan bangunan & rumah tangga. Kawasan ini juga menyediakan kavling industri untuk produk makanan dan minuman, obat-obatan, serta kosmetika.

Prospek dan permintaan akan lahan industri, khususnya untuk data center, otomotif, dan logistik terus meningkat, terutama di area koridor timur Greater Jakarta. Hal ini memberikan katalis positif bagi Perseroan, mengingat lahan yang dimiliki Perseroan masih cukup luas, sementara ketersediaan lahan industri di area koridor timur Greater Jakarta semakin terbatas.

“Perseroan juga menjajaki peluang dengan berbagai investor, baik di sektor otomotif, logistik, maupun pengembangan lahan industrial khususnya di wilayah timur Jakarta, dimana Perseroan memiliki lahan potensial di kawasan tersebut yang diyakini dapat memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang,” sebut Pascall Wilson.

Menurutnya, saat ini Perseroan memiliki lahan dengan zonasi industri dan residensial di wilayah Bekasi, yang merupakan lokasi strategis dengan akses langsung ke tol JORR 2 yang sudah terkoneksi dan beroperasi. Bekasi akan menjadi salah satu fokus pengembangan Perseroan di tahun-tahun mendatang, seiring dengan peningkatan infrastruktur dan konektivitas.

“Peran aktif Pemerintah dalam mendukung pengembangan wilayah ini menjadi salah satu kunci untuk menarik minat investor potensial, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk berinvestasi dan melakukan ekspansi bisnis di koridor timur Greater Jakarta,” tutup Pascall Wilson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Ara Ingatkan Pengembang: Bangun Rumah Subsidi Jangan Sampai Banjir

Menteri Ara Ingatkan Pengembang: Bangun Rumah Subsidi Jangan Sampai Banjir

Bisnis | Jum'at, 13 Desember 2024 | 08:40 WIB

Emiten JSPT Terus Kembangkan Pusat Gaya Hidup di Wilyah Perkotaan

Emiten JSPT Terus Kembangkan Pusat Gaya Hidup di Wilyah Perkotaan

Bisnis | Jum'at, 13 Desember 2024 | 08:36 WIB

Pemerintah Cari Pembiayaan untuk Pembangunan Rumah dari Luar Negeri

Pemerintah Cari Pembiayaan untuk Pembangunan Rumah dari Luar Negeri

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 19:26 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB