Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Pemerintah Cari Pembiayaan untuk Pembangunan Rumah dari Luar Negeri

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2024 | 19:26 WIB
Pemerintah Cari Pembiayaan untuk Pembangunan Rumah dari Luar Negeri
Terobosan Pembiayaan dalam Proyek Tiga Juta Rumah.

Suara.com - Pembiayaan masih menjadi salah satu kendala utama dalam memenuhi kebutuhan rumah di dalam negeri. Wakil Menteri Perumahan dan Wilayah Permukiman Fahri Hamzah mengungkapkan, pemerintah sudah keliling ke sejumlah negara untuk mencari pembiayaan sektor perumahan.

“Negara-negara Arab banyak yang berminat untuk memberikan bantuan pembiayaan perumahan. Contohnya Qatar dan mereka sudah ada QNB di sini dan juga Emirat Arab yang berharap bisa bekerja sama untuk membangun perumahan di Indonesia. Selain itu ada juga beberapa negara lain yang berminat untuk membantu pembiayaan,” kata Fahri dalam acara Katadata Indonesia Policy Dialogue di sesi Perumahan: Terobosan Pembiayaan dalam Proyek Tiga Juta Rumah di Jakarta, Rabu (11/12/2024).

Fahri menambahkan, backlog kepemilikan rumah saat ini sekitar 9,9 juta rumah tangga. Karena itu, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berupaya untuk menyediakan 3 juta unit rumah guna mengurangi backlog kepemilikan rumah.

Namun, kata Fahri, pembiayaan bukan hanya satu-satunya masalah dalam pemenuhan kebutuhan umah. Ada dua masalah lain yang juga akan dicarikan solusinya oleh pemerintah yaitu penguasaan tanah oleh segelintir orang yang membuat harga tanah melonjak dan juga proses perizinan pembangunan rumah yang masih sulit.

Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Sid Herdi Kusuma mengungkapkan, pembiayaan perumahan selama ini dibantu oleh APBN. Selain itu, ada juga dana dari capital market yang dikelola oleh PT SMF yan merupakan Badan Usaha Milik Negara. Pembiayaan lain dilakukan oleh BP Tapera dengan basis tabungan dan mengoptimalkan dana di masyarakat.

“Jadi kami minta masyarakat menabung dan dananya dikelola BP Tapera dan nantikan akan digunakan untuk menyediakan fasilitas KPR bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), di akhir nanti tabungan dikembalikan dengan tambahan imbal hasil. Kombinasi APBN, capital market dan tabungan ini diharapkan bisa menjadi solusi pembiayaan perumahan,” kata Sid.

Sid menambahkan, BP Tapera saat ini juga melakukan kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam memenuhi kepemilikan perumahan. Salah satunya adalah dengan Pemkot Malang, Jawa Timur.

Kata dia, tanah yang dimiliki oleh Pemkot Malang dijual kepada ASN yang masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Cara ini bisa membuat harga tanah turun dan terjangkau dan proyek ini didukung oleh Tapera.

“Ini adalah contoh kolaborasi untuk bisa menurunkan harga properti tanpa menjauhkan MBR memiliki rumah yang jauh dengan pusat kota. Karena kalau MBR punya rumah yang jauh dari pusat kota mungkin cicilan murah tapi cost of livingnya yang besar,” ungkap Sid.

Wakil Ketua Umum Real Estate Indonesia Hari Ganie mengungkapkan, backlog kepemilikan rumah mayoritas ada di perkotaan yaitu 7,9 juta rumah tangga. Karena itu, REI berharap pemerintah fokus untuk menyelesaikan permasalahan backlog kepemilikan perumahan di wilayah kota.

“Apabila fokus di lima perkotaan saja, maka backlog kepemilikan rumah bisa segera diatasi. Jadi kami dari asosiasi berharap program pembangunan 3 juta unit rumah dari pemerintah bisa terealisasi,” ujar Hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejar Target, Emiten Properti Agung Podomoro Makin Agresif Tawarkan Proyek Terkini

Kejar Target, Emiten Properti Agung Podomoro Makin Agresif Tawarkan Proyek Terkini

Bisnis | Selasa, 10 Desember 2024 | 06:32 WIB

Anak Usaha MDLN Terus Kembangkan Kawasan Industri Terintegrasi, Siap Tembus Pasar Global

Anak Usaha MDLN Terus Kembangkan Kawasan Industri Terintegrasi, Siap Tembus Pasar Global

Bisnis | Jum'at, 06 Desember 2024 | 11:08 WIB

NPG Indonesia: 3 Tren Ini Pengaruhi Lanskap Properti di Bali

NPG Indonesia: 3 Tren Ini Pengaruhi Lanskap Properti di Bali

Bisnis | Kamis, 05 Desember 2024 | 10:17 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB