Masuki Usia ke-47 Tahun, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp15,3 Miliar bagi Warga Bontang

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Selasa, 17 Desember 2024 | 14:09 WIB
Masuki Usia ke-47 Tahun, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp15,3 Miliar bagi Warga Bontang
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui program PKT Proaktif, salurkan bantuan senilai Rp15,3 Miliar bagi warga Bontang. (Dok: Pupuk Kaltim)

Suara.com - Tingkatkan kontribusi dalam pembangunan berkelanjutan, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui program PKT Proaktif, salurkan bantuan senilai Rp15,3 Miliar bagi warga Bontang.

Bantuan dalam rangka menyambut HUT ke-47 tahun tersebut, diserahkan simbolis kepada para penerima program, Sabtu (7/12/2024).

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, mengungkapkan bantuan PKT Proaktif kali ini terbagi dalam 11 program, untuk memberikan dampak positif di berbagai sektor strategis. Diantaranya pembangunan jalan baru Kelurahan Guntung, pembangunan jalan pemantauan mangrove di Kelurahan Loktuan, penanaman 50.000 mangrove bersama kelompok Telok Bangko, serta penurunan 500 unit media terumbu buatan dan 67 media terumbu transplantasi di perairan Bontang.

Lalu pembangunan Puskesmas Pembantu (Pusban) Guntung, pembangunan empat rumah layak huni program prioritas Kaltim, bantuan alat produksi dan peningkatan kapasitas bagi Komunitas Petani Milenial Bontang, dan bantuan operasional bagi 10 panti asuhan di Kota Bontang.

Selain itu juga dialokasikan satu unit genset bagi Klinik Sehat Pupuk Kaltim, satu unit ambulans untuk Badan Koordinasi Lingkungan Kota Bontang, serta alat sablon bagi mitra binaan yang bergerak di bidang resablon karung pupuk.

"Seluruh bantuan ini wujud komitmen Pupuk Kaltim untuk terus berkontribusi dalam pembangunan, melalui kolaborasi dan sinergi berkelanjutan bersama Pemerintah dan masyarakat," ujar Soesilo.

Menurutnya, PKT Proaktif merupakan bentuk aksi nyata Perusahaan dalam menyikapi kondisi sosial di masyarakat, sekaligus merealisasikan langsung kebutuhan sesuai dengan skala prioritas. Salah satunya jalan baru menuju Kelurahan Guntung, yang menelan anggaran Rp7,9 Miliar. Hal ini diharap mampu memberikan dampak positif di masyarakat, sehingga seluruh alokasi bantuan yang disasar dapat dimanfaatkan optimal oleh penerima sesuai peruntukannya.

"Seiring dengan HUT Ke-47 tahun, Pupuk Kaltim senantiasa berharap dukungan seluruh elemen masyarakat, agar kedepan perusahaan makin tumbuh serta mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan di Kota Bontang," tambah Soesilo.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyampaikan PKT Proaktif merupakan bagian dari kontribusi BUMN melalui anak usahanya, untuk secara aktif mengambil peran di berbagai bidang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Realisasinya pun melalui kolaborasi multipihak, agar mampu berjalan maksimal sesuai kebijakan pemerintah, guna mencapai dampak positif secara merata.

baca juga

Gagasan ini pun diharap Rahmad, dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain di lingkungan Pupuk Indonesia Grup. Mengingat harmonisasi dan jalinan kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat, merupakan langkah strategis untuk menciptakan manfaat berkelanjutan di berbagai bidang.

"Ini salah satu contoh sikap proaktif BUMN berkolaborasi bersama Pemerintah dan masyarakat, yang kami harap dapat terus ditingkatkan oleh Pupuk Kaltim kedepannya," ucap Rahmad.

Sekretaris Kota Bontang Aji Erlynawati, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesinambungan dukungan Pupuk Kaltim terhadap pembangunan di Kota Bontang, yang secara aktif terus direalisasikan pada berbagai sektor. Kata dia, kolaborasi antara pihak swasta dengan Pemerintah dan masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan, dan PKT Proaktif menunjukkan komitmen tersebut secara optimal.

"Sejak awal PKT Proaktif terus menunjukkan komitmen untuk berperan dalam pembangunan di Kota Bontang. Hal ini sangat kami apresiasi, mengingat manfaatnya yang signifikan dan sejalan dengan upaya pemerintah memberikan pelayanan untuk kesejahteraan masyarakat," kata Aji.

Dirinya berharap di usia 47 tahun, Pupuk Kaltim terus meningkatkan peran dengan berbagai aksi nyata yang lebih signifikan, serta selaras dengan visi pembangunan Kota Bontang untuk menjadi kota yang inklusif, berkelanjutan dan berdaya saing. Terlebih optimalisasi berbagai sektor pembangunan masih membutuhkan jalinan sinergi yang kuat antar seluruh pihak, agar Kota Bontang terus tumbuh dan berkembang.

 
"Mari terus tingkatkan kolaborasi dalam menciptakan ide dan peluang baru untuk kemajuan bersama, guna mendukung pembangunan Bontang yang berkelanjutan," tutup Aji Erlynawati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Pusat-Daerah Saling Koordinasi Gali Peluang Bisnis Hingga Akses Pasar ke Eropa

Pengusaha Pusat-Daerah Saling Koordinasi Gali Peluang Bisnis Hingga Akses Pasar ke Eropa

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2024 | 11:26 WIB

SIG: Inovasi Berkelanjutan Dorong Pertumbuhan dan Daya Saing

SIG: Inovasi Berkelanjutan Dorong Pertumbuhan dan Daya Saing

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2024 | 07:08 WIB

Kisah Inspiratif Nurisman: Bangkit dari Kegagalan, Taklukkan Pasar Skincare dengan Reglow Indonesia

Kisah Inspiratif Nurisman: Bangkit dari Kegagalan, Taklukkan Pasar Skincare dengan Reglow Indonesia

Video | Selasa, 17 Desember 2024 | 08:05 WIB

4 Gurita Bisnis Billy Syahputra: Naksir Ayu Ting-Ting, Sudah Diberi Lampu Hijau Temui Ayah Ojak dan Umi Kalsum

4 Gurita Bisnis Billy Syahputra: Naksir Ayu Ting-Ting, Sudah Diberi Lampu Hijau Temui Ayah Ojak dan Umi Kalsum

Lifestyle | Senin, 16 Desember 2024 | 15:18 WIB

Nasib Baru Usaha Kuliner Raffi Ahmad dan Kaesang Pangarep, Kini Banyak Stand Kosong?

Nasib Baru Usaha Kuliner Raffi Ahmad dan Kaesang Pangarep, Kini Banyak Stand Kosong?

Lifestyle | Senin, 16 Desember 2024 | 14:03 WIB

16 Inovasi PKT di TKMPN 2024 Perkuat Budaya Mutu dan Efisiensi Perusahaan

16 Inovasi PKT di TKMPN 2024 Perkuat Budaya Mutu dan Efisiensi Perusahaan

Bisnis | Senin, 16 Desember 2024 | 08:42 WIB

Terkini

Ulasan Guru Aini: Ketika Ketekunan Menaklukkan Ketakutan pada Matematika

Ulasan Guru Aini: Ketika Ketekunan Menaklukkan Ketakutan pada Matematika

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Refly Harun Prediksi Gibran Mengundurkan Diri dalam 1-2 Hari Usai Putusan MK

Refly Harun Prediksi Gibran Mengundurkan Diri dalam 1-2 Hari Usai Putusan MK

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya

Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Health | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Lonjakan Jutaan Tablet Alprazolam di Sleman, Dinkes Catat Penebusan Dobel hingga Apoteker Diancam

Lonjakan Jutaan Tablet Alprazolam di Sleman, Dinkes Catat Penebusan Dobel hingga Apoteker Diancam

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Denny Indrayana Desak Gibran Mundur dari Wapres: Selayaknya Punya Rasa Malu!

Denny Indrayana Desak Gibran Mundur dari Wapres: Selayaknya Punya Rasa Malu!

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jebakan Overqualification: Ketika Gelar Sarjana Tertahan di Sektor Informal

Jebakan Overqualification: Ketika Gelar Sarjana Tertahan di Sektor Informal

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Warga Kotabumi Geger! Buaya Mendadak Muncul di Area Permukiman

Warga Kotabumi Geger! Buaya Mendadak Muncul di Area Permukiman

Lampung | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:57 WIB

BI dan ASEAN Soroti Penggunaan AI , Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Diperkuat

BI dan ASEAN Soroti Penggunaan AI , Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Diperkuat

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Sempat Teriak Minta Tolong, Nenek di Tulungagung Tewas Terpanggang di Ladang Sendiri

Sempat Teriak Minta Tolong, Nenek di Tulungagung Tewas Terpanggang di Ladang Sendiri

Jatim | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:52 WIB

×