Menko Pangan Apresiasi Kinerja Gula ID FOOD 2024 dan Dukung Peningkatan Industri 2025

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 20 Desember 2024 | 08:03 WIB
Menko Pangan Apresiasi Kinerja Gula ID FOOD 2024 dan Dukung Peningkatan Industri 2025
Holding BUMN Pangan ID FOOD melakukan sejumlah persiapan untuk menyambut musim giling di tahun depan.

“Diharapkan apresiasi ini semakin meningkatkan animo masyarakat petani menanam komoditas tebu. Hal ini juga menegaskan bahwa petani tebu merupakan aktor penting dalam ekosistem gula nasional,” ujar Sis Apik.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang turut hadir dalam pemberian apresiasi tersebut menyambut baik rencana dan komitmen ID FOOD meningkatkan luas lahan tebu dan produksi gula di tahun 2025.

Pihaknya mendukung berbagai persiapan dan perbaikan yang dilakukan seperti pemanfaatan teknologi, pengembangan varietas tebu, dan penguatan kemitraan dengan petani.

Ia menambahkan, langkah strategis ini dapat mendukung target pemerintah mewujudkan swasembada pangan tahun 2027. Menurutnya, saat ini kondisi industri gula nasional berjalan semakin membaik, sehingga tahun ini para petani tebu dapat tersenyum dengan peningkatan produksi dan harga jual gula yang baik.

Lebih lanjut menurutnya, dalam 2 bulan ini Kementerian Koordinator Bidang Pangan telah mengeluarkan 10 Kebijakan, diantaranya tentang gula, yaitu larangan impor gula konsumsi.

Melalui Kebijakan larangan impor gula ini swasembada pangan bisa didukung dari dalam negeri, langkah ini juga bisa menjadi kabar baik bagi para petani.

Ia juga merespon kegiatan Apresiasi Mitra Petani Tebu yang dilaksanakan ID FOOD, menurutnya kegiatan tersebut dapat menumbuhkan minat dan motivasi para petani khususnya petani milenial yang menjadi tumpuan bagi regenerasi dan keberlanjutan industri gula.

Adapun pada tahun 2025 ID FOOD menargetkan produksi gula sebanyak 350 ribu ton, jumlah tersebut dipatok lebih tinggi dibanding produksi gula tahun 2024 sebanyak 306 Ribu ton yg naik 17% dari 2023.

Selain itu, perusahaan BUMN yang saat ini memiliki 6 pabrik gula tersebut menargetkan capaian tebu digiling sebanyak 4,5 juta ton di tahun 2025, atau naik 12,5% dari tahun 2024.

Peningkatan produksi dan tebu digiling tersebut sejalan dengan target pertumbuhan luasan lahan tebu ID FOOD di tahun 2025 yang mencapai 65 ribu Ha lebih tinggi dari tahun 2024 yang berada di angka 61 ribu Ha serta perbaikan produktifitas tebu per Ha.

Peningkatan target kinerja Industri gula ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN agar BUMN Pangan menjalankan initiative strategy dan program terobosan untuk mewujudkan swasembada pangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ID FOOD Jalin Kolaborasi Bersama BGN untuk Program Makan Sehat Bergizi

ID FOOD Jalin Kolaborasi Bersama BGN untuk Program Makan Sehat Bergizi

Bisnis | Sabtu, 16 November 2024 | 13:40 WIB

Aset ID FOOD Tembus Rp 30 Triliun Hingga Semester 1-2024

Aset ID FOOD Tembus Rp 30 Triliun Hingga Semester 1-2024

Bisnis | Sabtu, 28 September 2024 | 09:14 WIB

ID FOOD Gandeng BTN Jalin Kerja Sama Penanganan Stunting

ID FOOD Gandeng BTN Jalin Kerja Sama Penanganan Stunting

Bisnis | Rabu, 24 Juli 2024 | 21:51 WIB

Terkini

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:36 WIB

Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas

Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun

Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:42 WIB

Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam

Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:17 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:52 WIB

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:42 WIB

Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS

Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:27 WIB

Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?

Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:01 WIB

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 10:07 WIB

Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025

Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:29 WIB