Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Kebakaran LA: Kerugian Capai Rp2.200 T, Lampaui Anggaran Infrastruktur Prabowo!

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 12 Januari 2025 | 20:10 WIB
Kebakaran LA: Kerugian Capai Rp2.200 T, Lampaui Anggaran Infrastruktur Prabowo!
Kebakaran Los Angeles (X)

Suara.com - Kebakaran hebat yang melandai Los Angeles, California, telah menyebabkan kerugian yang sangat besar. Diperkirakan, total kerugian mencapai hampir Rp 1.000 triliun, yang hampir tiga kali lipat dari bantuan Amerika Serikat (AS) untuk operasi militer Israel yang telah menghabiskan lebih dari 22 miliar dolar AS atau sekitar Rp 356,8 triliun sejak 7 Oktober 2023 lalu.

Penyebab kebakaran ini diduga kuat karena kondisi kekeringan dan angin kencang yang terjadi sejak awal tahun yang punya peran terhadap banyaknya kebakaran hutan di wilayah selatan negara bagian California.

Ken Clark dari AccuWeather menyampaikan bahwa perkiraan awal AccuWeather mengenai total kerusakan dan kerugian ekonomi akibat kebakaran hutan dahsyat di California Selatan sekitar 52 miliar dolar AS hingga 57 miliar dolar AS (sekitar Rp 843 triliun hingga Rp 923 triliun).

Sementara, melansir BBC, kerugian kebakaran besar di LA ini diperkirakan melebihi US$135 miliar atau sekitar Rp2.200 Triliun. Nilai ini lebih besar dari nilai investasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur. Sebagai informasi, proyek ini diperkiarakan memakan biaya sebesar Rp700 triliun. Kementerian PUPR menargetkan Rp 700 triliun itu tercapai selama satu periode pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Jonathan Porter, Kepala Meteorologi AccuWeather, menyebut bahwa peristiwa ini menjadi salah satu kebakaran hutan terburuk dalam sejarah California.

Porter juga menyampaikan bahwa kebakaran terburuk terjadi di area tersebut, yang berdampak pada beberapa real estat termahal di negara ini dengan nilai rumah rata-rata lebih dari dua juta dolar AS atau sekitar Rp 32 miliar.

Porter menyebut terdapat risiko besar terhadap aspek pariwisata dan kesehatan karena menghirup asap dan kerusakan akibat asap pada bangunan yang tidak hancur di masa mendatang. Porter menyebut perkiraan ini masih awal, karena kobaran api terus menyebar dan dampak terus terjadi, dan beberapa area belum melaporkan informasi tentang kerusakan, cedera, dan dampak lainnya.[3]

Banyak penduduk di Pacific Palisades melaporkan bahwa mereka tidak memiliki asuransi properti karena perusahaan asuransi tidak lagi memberikan perlindungan untuk real estate di area yang sangat mahal dan berisiko tinggi. "Yang penting, jika kebakaran terus menyebar dengan cepat ke lingkungan yang padat penduduk, ribuan bangunan tambahan yang sangat mahal akan berisiko terbakar," ucap Porter.[3]

Respon Darurat dan Prospek Pemulihan

Porter menyampaikan cobaran api yang bergerak cepat dan didorong angin akan mengancam nyawa dan menyebabkan kerusakan dahsyat. Porter menyebut perkiraan AccuWeather untuk total kerusakan dan total kerugian ekonomi akan direvisi naik secara substansial.

Institusi pemadam kebakaran berhadapan dengan hembusan angin sekuat badai saat mereka dengan gagah berani mencoba memadamkan api dan mengendalikan kebakaran ini. Evakuasi massal terjadi di seluruh wilayah saat kebakaran terjadi Selasa malam, menyebabkan lalu lintas macet hingga orang-orang meninggalkan mobil mereka, meninggalkan kendaraan yang menyumbat jalan.

Dave Houk, Ahli Meteorologi Senior AccuWeather dan Pakar Cuaca AS Bagian Barat, seperti yang dikutip via AOL mengatakan kebakaran lain di wilayah tersebut, termasuk kebakaran Eaton, Woodley, dan Hurst, menambah kerusakan, membakar semak belukar serta bangunan komersial dan perumahan. Dilaporkan 16 orang tewas dalam peristiwa ini.

“Hembusan angin kencang telah menerbangkan bara api dari rumah ke rumah, yang memungkinkan kebakaran hutan ini meledak dengan cepat dan tak terkendali. Angin lepas pantai semakin mengeringkan tumbuhan dan mengurangi kelembapan relatif, yang meningkatkan risiko kebakaran,” ujar Dave.

“Risiko kebakaran masih bisa ekstrem. Untuk upaya pemadaman kebakaran, angin akan mereda sepanjang sisa hari Jumat. Putaran angin kencang lainnya dan peningkatan risiko kebakaran diperkirakan akan kembali terjadi di wilayah tersebut awal minggu depan,” sambung dia.

Kebakaran hebat di Los Angeles telah menyebabkan kerugian yang sangat besar dan kompleks. Dengan kondisi kekeringan dan angin kencang yang terjadi, kebakaran hutan dahsyat ini telah menciptakan salah satu bencana kebakaran hutan yang paling merugikan dalam sejarah modern AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Serang Gubernur Newsom: "Politisi Tak Kompeten" Biarkan California Terbakar!

Trump Serang Gubernur Newsom: "Politisi Tak Kompeten" Biarkan California Terbakar!

News | Minggu, 12 Januari 2025 | 19:22 WIB

Cek Fakta: Tulisan Ikonik 'Hollywood' Ludes Dilalap Api

Cek Fakta: Tulisan Ikonik 'Hollywood' Ludes Dilalap Api

News | Minggu, 12 Januari 2025 | 16:16 WIB

Tuan Tanah Manfaatkan Bencana Kebakaran LA, Harga Sewa Meroket!

Tuan Tanah Manfaatkan Bencana Kebakaran LA, Harga Sewa Meroket!

News | Minggu, 12 Januari 2025 | 15:56 WIB

Tragedi Kebakaran LA: Korban Tewas Bertambah Jadi 13, Biden Khawatir Angka Terus Naik

Tragedi Kebakaran LA: Korban Tewas Bertambah Jadi 13, Biden Khawatir Angka Terus Naik

News | Minggu, 12 Januari 2025 | 15:42 WIB

Kekayaan Paris Hilton: Rumah Tinggal Puing-puing Akibat Kebakaran di Los Angeles

Kekayaan Paris Hilton: Rumah Tinggal Puing-puing Akibat Kebakaran di Los Angeles

Lifestyle | Minggu, 12 Januari 2025 | 14:41 WIB

LKHPN Uya Kuya Sentuh Rp26 Miliar, Siap Bantu WNI Terdampak Kebakaran di Los Angeles

LKHPN Uya Kuya Sentuh Rp26 Miliar, Siap Bantu WNI Terdampak Kebakaran di Los Angeles

Entertainment | Minggu, 12 Januari 2025 | 14:23 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB