RI Raja Nikel, Tapi Sumber Dayanya Dikuasai Perusahaan China

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 18 Februari 2025 | 09:53 WIB
RI Raja Nikel, Tapi Sumber Dayanya Dikuasai Perusahaan China
Ilustrasi Pelabuhan atau Jetty untuk Hilirisasi Nikel/[Dok PTPP].

Suara.com - Indonesia, negara yang dikenal sebagai Raja Nikel dunia, kini menghadapi tantangan serius terkait kedaulatan sumber daya alamnya. Bagaimana tidak, di tengah melimpahnya cadangan nikel, sebagian besar sumber daya tersebut justru dikuasai oleh perusahaan-perusahaan asal China.

Laporan terbaru dari berbagai sumber yang dikutip Selasa (18/2/2025), termasuk lembaga riset Amerika Serikat C4ADS, menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan China memegang kendali signifikan atas industri nikel Indonesia.

Dua perusahaan raksasa, Tsingshan Holding Group dan Jiangsu Delong Nickel Industry Co Ltd, disebut-sebut menguasai lebih dari 70% kapasitas pemurnian nikel di Indonesia pada tahun 2023.

Kedua perusahaan China itu tercatat sebagai bagian dari investor awal saat Indonesia mulai getol mendorong pengolahan bijih nikel di dalam negeri.

Dominasi ini tidak hanya terbatas pada sektor pemurnian. Perusahaan-perusahaan China juga terlibat aktif dalam penambangan nikel di berbagai wilayah Indonesia. Bahkan, hampir 90% tambang nikel di Indonesia dikuasai oleh China saat ini.

Data-data Perusahaan China yang Terlibat

1. Tsingshan Holding Group: Perusahaan ini merupakan salah satu produsen baja tahan karat terbesar di dunia. Mereka memiliki investasi besar dalam industri nikel Indonesia, termasuk pabrik pemurnian dan pertambangan.

2. Jiangsu Delong Nickel Industry Co Ltd: Perusahaan ini juga merupakan pemain utama dalam industri nikel China. Mereka memiliki berbagai proyek di Indonesia, termasuk pabrik pemurnian nikel.

3. Zhongjin Lingnan: Perusahaan milik negara China ini terlibat dalam penambangan dan pengolahan nikel di Indonesia.

baca juga

4. Antam (Aneka Tambang Tbk): Meski merupakan perusahaan BUMN Indonesia, Antam juga memiliki kerjasama dengan perusahaan-perusahaan China dalam pengembangan proyek nikel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Mulai Merangkak Naik Jadi Rp1.679.000/Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Mulai Merangkak Naik Jadi Rp1.679.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 Februari 2025 | 09:09 WIB

AS Hapus Pernyataan 'Tidak Dukung Kemerdekaan Taiwan', China Marah

AS Hapus Pernyataan 'Tidak Dukung Kemerdekaan Taiwan', China Marah

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 06:19 WIB

Kapal Perang Kanada Picu Amarah China di Selat Taiwan

Kapal Perang Kanada Picu Amarah China di Selat Taiwan

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 04:10 WIB

Terkini

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Jawa Tengah | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Foto | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perbedaan Sensor Pemantau Tidur HRV vs SpO2 pada Smartwatch

Perbedaan Sensor Pemantau Tidur HRV vs SpO2 pada Smartwatch

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap

Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:50 WIB

×