Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

7 Strategi Jualan di TikTok Raih Cuan untuk Bisnis Toko Online, Tak Hanya Live Streaming

Rifan Aditya

Jum'at, 07 Maret 2025 | 13:35 WIB
7 Strategi Jualan di TikTok Raih Cuan untuk Bisnis Toko Online, Tak Hanya Live Streaming
ilustrasi tips jualan di TikTok (Freepik)

Suara.com - Saat ini, TikTok bukan hanya menjadi media sosial, tetapi juga tempat jualan. Meski begitu, Anda tetap membutuhkan strategi jualan di TikTok mengingat pesaingnya pun tidak sedikit.

Apalagi banyak penjual di TikTok juga mengandalkan fitur live streaming agar produk-produknya lebih cepat terjual. Selain dengan cara live streaming, apa lagi strategi jualan di TikTok untuk berjualan online?

Strategi Jualan di TikTok

Coba berbagai cara berikut jika Anda ingin memulai atau mengembangkan usaha jualan di TikTok.

1. Ikuti trend untuk membuat konten

Laman For Your Page (FYP) di TikTok memungkinkan orang-orang melihat video atau konten yang sedang trend. Karena itulah, penting bagi Anda untuk membuat konten mengikuti trend.

Cara paling mudah adalah dengan menggunakan sound atau musik yang sedang viral. Dengan cara ini, video Anda bisa muncul ketika seseorang akan memasang sound tersebut.

2. Gunakan hashtag

Anda tentu sudah tidak asing dengan penggunaan hashtag atau tagar, seperti #fyp #foryourpage #viral dan masih banyak lagi. Hashtag ternyata memang bisa menjadi penanda bahasan tertentu agar mudah ditentukan.

Banyak orang yang akan terbantu ketika memencet hashtag tersebut karena mereka akan menemukan barang atau suatu hal yang sedang dicari.

baca juga

3. Kolaborasi dengan influencer TikTok

Jika memungkinkan, cobalah meng-endorse atau melakukan kolaborasi dengan influencer TikTok. Namun, pastikan Anda sudah melakukan riset terlebih dahulu siapa influencer yang sesuai dengan produk dan bisnis Anda.

4. Buat deskripsi dan caption yang jelas

Strategi jualan di TikTok berikutnya adalah dengan membuat deskripsi dan caption yang jelas. Dengan deskripsi, calon pembeli bisa benar-benar mempertimbangkan apakah mereka membutuhkan produk Anda.

5. Siapkan keranjang kuning

Ketika membicarakan strategi marketing di TikTok, tentu saja Anda tidak boleh melupakan keranjang kuning. Ini adalah salah satu fitur paling memudahkan karena calon pembeli bisa langsung check out saat melihat ulasan video produk Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Cara Buka Toko Online bagi Pemula: Riset Pesaing hingga Media Sosial, Bukan Asal Modal Besar

7 Cara Buka Toko Online bagi Pemula: Riset Pesaing hingga Media Sosial, Bukan Asal Modal Besar

Bisnis | Jum'at, 07 Maret 2025 | 11:43 WIB

7 Peluang Waralaba Terbaik di Indonesia 2025, Bisnis Kuliner hingga Laundry

7 Peluang Waralaba Terbaik di Indonesia 2025, Bisnis Kuliner hingga Laundry

Bisnis | Jum'at, 07 Maret 2025 | 10:26 WIB

Analisis Tren Bisnis di Indonesia Tahun 2025, Ada yang Bisa Dijalankan dari Rumah

Analisis Tren Bisnis di Indonesia Tahun 2025, Ada yang Bisa Dijalankan dari Rumah

Bisnis | Kamis, 06 Maret 2025 | 08:30 WIB

TikTok Tanam Modal Rp132 Triliun di Thailand, Ogah Investasi di Indonesia Gegara Preman?

TikTok Tanam Modal Rp132 Triliun di Thailand, Ogah Investasi di Indonesia Gegara Preman?

Bisnis | Rabu, 05 Maret 2025 | 19:08 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×