Antam Komitmen Terhadap Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat

Iwan Supriyatna

Kamis, 20 Maret 2025 | 12:42 WIB
Antam Komitmen Terhadap Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Gedung Antam. (Dok: Antam)

Suara.com - PT Antam Tbk (ANTM) Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Nikel Kolaka secara berkelanjutan menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk komitmen dalam pemberdayaan masyarakat.

Komitmen ini diwujudkan melalui kontribusi CSR dalam setiap Program Pengembangan Masyarakat Berkelanjutan (PPMB) yang selaras dengan upaya pelestarian lingkungan, memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, serta mendorong kesejahteraan dan kemandirian di wilayah operasi ANTAM.

"Pelaksanaan CSR tidak hanya memberikan dampak positif bagi penerima manfaat atau masyarakat, tetapi juga sangat bernilai bagi perusahaan," ujar Corporate Secretary PT Antam Tbk, Syarif Faisal Alkadrie ditulis Kamis (20/3/2025).

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, Antam UBP Nikel Kolaka bekerja sama dengan Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka dalam menggagas program Konasara di Desa Pelambua, Kecamatan Pomalaa.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan sebagai lahan produktif guna mendukung ketahanan pangan keluarga.

Program Konasara mengedepankan prinsip ketahanan pangan keluarga dengan memastikan ketersediaan bahan pangan yang cukup, stabilitas pasokan, aksesibilitas yang terjangkau, serta kualitas dan keamanan pangan yang dikonsumsi.

Dari sisi ekonomi, pemanfaatan pekarangan memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi pengeluaran rumah tangga. Dari aspek kesehatan, masyarakat dapat menikmati sayuran dan buah yang benar-benar organik, bebas pestisida, serta memiliki kandungan nutrisi optimal.

Sementara itu, dari perspektif lingkungan, pekarangan produktif membantu menciptakan ekosistem yang lebih seimbang dengan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen, sekaligus menjadi habitat bagi serangga menguntungkan dan burung.

Salah satu fokus utama dalam program Konasara adalah pemberdayaan kelompok Wanita Tani untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga.

baca juga

Untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, program ini menerapkan konsep pertanian presisi dengan sistem irigasi tetes semi otomatis.

Irigasi tetes yang dipasang pada setiap tanaman memastikan bahwa dengan satu kali pembukaan kran pada tandon, seluruh tanaman mendapatkan pengairan dan nutrisi yang cukup.

Selain itu, penggunaan mulsa hitam perak diterapkan untuk mengurangi pertumbuhan gulma yang dapat mengganggu tanaman dan menjadi inang bagi hama penyakit.

Jenis tanaman yang dibudidayakan dalam program ini mencakup cabai, tomat, terong, kacang panjang, pepaya, sawi, bawang prei, dan seledri.

Program ini dijalankan di lima desa, yaitu Desa Oko-oko, Desa Pelambua, Desa Pesouha, Desa Huko-huko, dan Desa Towua, dengan masing-masing desa memiliki enam kelompok tani.

Dengan inisiatif ini, ANTAM berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan pangan, memberdayakan masyarakat, serta menciptakan ekosistem pertanian yang lebih berkelanjutan dan mandiri di wilayah operasinya.

PT Aneka Tambang Tbk (Antam), atau yang lebih dikenal dengan Antam, merupakan perusahaan pertambangan BUMN yang memiliki peran vital dalam industri pertambangan Indonesia.

Berdiri sejak tahun 1968, Antam telah menjadi pemain kunci dalam eksplorasi, penambangan, pengolahan, dan pemasaran berbagai komoditas mineral.

Fokus utama Antam adalah nikel, emas, bauksit, dan alumina. Operasi pertambangan Antam tersebar di berbagai wilayah strategis di Indonesia, seperti Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Kalimantan Barat.

Komitmen Antam terhadap praktik pertambangan berkelanjutan tercermin dalam upaya-upaya rehabilitasi lahan pasca-tambang dan penerapan teknologi yang ramah lingkungan.

Sebagai perusahaan terbuka yang sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Antam terus berupaya meningkatkan kinerja operasional dan finansialnya.

Diversifikasi produk dan pasar ekspor menjadi strategi penting untuk memperkuat posisinya di pasar global. Antam juga aktif berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah melalui program-program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki, Antam terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Nyaman Naik Terus, Hari Ini Jadi Rp1.774.000/Gram

Harga Emas Antam Nyaman Naik Terus, Hari Ini Jadi Rp1.774.000/Gram

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 09:26 WIB

Siapkan Stok Pupuk Subsidi Lebih Dari 257 Ribu Ton, Pupuk Kaltim Dukung Ketahanan Pangan

Siapkan Stok Pupuk Subsidi Lebih Dari 257 Ribu Ton, Pupuk Kaltim Dukung Ketahanan Pangan

Bisnis | Rabu, 19 Maret 2025 | 10:52 WIB

IHSG Anjlok, Harga Emas Antam Justru Naik Drastis

IHSG Anjlok, Harga Emas Antam Justru Naik Drastis

Bisnis | Rabu, 19 Maret 2025 | 10:35 WIB

Terkini

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks

SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks

Riau | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

Suhu Jakarta Panas 32C, Thom Haye Ungkap Tantangan Timnas Indonesia Lawan Malaysia Malam Ini

Suhu Jakarta Panas 32C, Thom Haye Ungkap Tantangan Timnas Indonesia Lawan Malaysia Malam Ini

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:29 WIB

Drama 0,037 Detik di Aragon! Duel Sengit Bawa Kiandra Ramadhipa Jaga Asa 3 Besar Moto3 Junior

Drama 0,037 Detik di Aragon! Duel Sengit Bawa Kiandra Ramadhipa Jaga Asa 3 Besar Moto3 Junior

Sport | Senin, 28 September 2026 | 16:28 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Tumbuh 8,37%, Tembus 2,5 Juta TEUs

Arus Peti Kemas IPC TPK Tumbuh 8,37%, Tembus 2,5 Juta TEUs

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:28 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia, Erick Thohir Kirim Pesan Penting untuk Skuad Garuda

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia, Erick Thohir Kirim Pesan Penting untuk Skuad Garuda

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:25 WIB

Geledah BPN Jatim, KPK Temukan Sejumlah Rekening Tempat Penampungan Uang Setoran

Geledah BPN Jatim, KPK Temukan Sejumlah Rekening Tempat Penampungan Uang Setoran

News | Senin, 28 September 2026 | 16:23 WIB

Indonesia Geser China, Kini Jadi Produsen Nikel Olahan Terbesar Dunia

Indonesia Geser China, Kini Jadi Produsen Nikel Olahan Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:23 WIB

×