Ganti Direksi, Bank Mega Tebar Dividen Rp 1,05 Triliun

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Rabu, 02 April 2025 | 11:03 WIB
Ganti Direksi, Bank Mega Tebar Dividen Rp 1,05 Triliun
Bank Mega [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - PT Bank Mega Tbk (“Bank Mega”) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. RUPST ini memberikan persetujuan dan perusahaan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2024.

Serta dikkuti dengan persetujuan memberikan dividen, yang jumlahnya sekitar 40% dari laba bersih, yaitu sebesar Rp1.05 triliun yang akan dibagikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Lalu, sebesar Rp1,58 Triliun akan dibukukan sebagai saldo laba, dan sisanya akan disisihkan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT.

Dalam RUPST ini juga menyetujui pengunduran diri Lay Diza Larentie sebagai Wakil Direktur Utama Perseroandan C. Guntur Triyudianto selaku Direktur Perseroansejak ditutupnya RUPS Tahunan, serta mengangkat Heriwan Gazali sebagai Direktur Perseroan.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka susunan pengurus Bank Mega setelah ditutupnya RUPS Tahunan ini adalah:

Direktur Utama : Kostaman Thayib
Wakil Direktur Utama : Indivara Erni
Direktur : Yuni Lastianto
Direktur  : Madi Darmadi Lazuardi
Direktur  : Martin Mulwanto
Direktur :  YB Hariantono
Direktur : Heriawan Gazali

Pengangkatan Heriawan Gazali tersebut akan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mata Acara lainnya adalah Laporan Direksi atas RencanaKerja (Business Plan) Perseroan Tahun 2025 dan Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan; Penunjukkan Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas laporan keuangan Perseroan Tahun Buku 2025; Penetapanhonorarium dan tunjungan lainnya bagi Dewan Komisarisdan Direksi untuk tahun 2025, serta Pembagian Tugas dan Wewenang Direksi; dan Persetujuan Pengkinian RencanaAksi Pemulihan Perseroan.

Pada tahun buku 2024, total asset pada akhir tahun 2024 menjadi sebesar Rp134,92 triliun atau tumbuh 2,17%. Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mega tahun 2024 tercatatsebesar Rp91,67 Triliun, dengan rasio CASA yang membaikyaitu sebesar 30,08% dari sebelumnya sebesar 28,83%.

baca juga

Membaiknya komposisi CASA disebabkan peningkatanpada Giro dan Tabungan, masing-masing tumbuh sebesar2,54% dan 9,74% atau tumbuh menjadi Rp10,38 Triliundan Rp17,19 Triliun.

Total kredit pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp64,65 Triliun. Bank tetap fokus menyalurkan kredit kepadasegmen Korporasi dan Joint Financing.

Rasio Kreditbermasalah (NPL Gross) tahun 2023 tetap terjaga sebesar1,69% dengan NPL Net sebesar 1,22%. Rasio NPL Gross Bank Mega ini masih berada dibawah NPL Gross Perbankan sebesar 2,08% per Desember 2024.

Atas pencapaian bisnis terseut, Bank Mega membukukanlaba bersih (PAT) Tahun 2024 sebesar Rp2,63 Triliundibanding Rp3,51 Triliun pada periode yang sama Tahun2023.

Dari sisi rasio, Bank membukukan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 25,77% dan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 70,34% yang mencerminkan bahwa Bank Mega senantiasa menjaga posisi permodalan dan likuiditas yang solid.

Rasio keuangan lainnya terjaga dengan baik, yaituROA sebesar 2,56%, ROE sebesar 13,62%, NIM 4,64%, dan BOPO sebesar 73,61%.

Bank telah menetapka rencana bisnis bank untuk tahun buku 2025, antara lain yaitu akan mencapai laba bersihRp2,8 Triliun; total Kredit akan menjadi sebesar Rp75 Triliun, Dana Pihak Ketiga akan menjadi sebesar Rp99 Triliun, dan menargetkan total aset sebesar Rp142 Triliun.

Strategi yang akan dilakukan untuk mencapai RencanaBisnis Bank tersebut, yaitu:

1.  Transformasi Kantor Cabang dengan fokus kecustomer ecosystem.
2.  Menurunkan cost of fund melalui peningkatanDana Pihak Ketiga (DPK) murah.
3.  Meningkatkan volume kredit & perbaikankualitas kredit.
4.  Mengembangkan transaction banking.
5.  Efisiensi biaya.

Sebagai informasi,Bank Mega (IDX: MEGA) adalah perusahaan Indonesia yang berbentuk perseroan terbatas dan bergerak di bidang jasa keuangan perbankan. Bank ini berbasis di Jakarta dan merupakan bagian dari CT Corp, didirikan pada tanggal 15 April 1969.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Kejahatan Transaksi Online Meningkat saat Libur Lebaran

Duh, Kejahatan Transaksi Online Meningkat saat Libur Lebaran

Bisnis | Rabu, 02 April 2025 | 07:44 WIB

Pejabat Kementerian 'Banjiri' Kursi Komisaris Bank BUMN, Erick Thohir: Arahan Prabowo

Pejabat Kementerian 'Banjiri' Kursi Komisaris Bank BUMN, Erick Thohir: Arahan Prabowo

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 15:47 WIB

Dividen BMRI vs BBNI, Cek Perbandingan Porsi Jatah untuk Pemegang Saham

Dividen BMRI vs BBNI, Cek Perbandingan Porsi Jatah untuk Pemegang Saham

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 16:26 WIB

Terkini

Tak Sekadar Turnamen, Juara ANC Dibidik Masuk Jalur Pembinaan FFI hingga U-21

Tak Sekadar Turnamen, Juara ANC Dibidik Masuk Jalur Pembinaan FFI hingga U-21

Jogja | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Paradoks Efisiensi: Menghemat Anggaran, Memperbesar Beban Sosial

Paradoks Efisiensi: Menghemat Anggaran, Memperbesar Beban Sosial

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Neptu Weton Jodoh Sendiri Tanpa Aplikasi?

Bagaimana Cara Menghitung Neptu Weton Jodoh Sendiri Tanpa Aplikasi?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Apakah Rice Cooker Bisa untuk Menggoreng? Boleh, Tapi Ada Syaratnya Biar Aman!

Apakah Rice Cooker Bisa untuk Menggoreng? Boleh, Tapi Ada Syaratnya Biar Aman!

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:15 WIB

17 ASN Lapas Cibinong Disanksi Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Eks Kalapas Dipecat

17 ASN Lapas Cibinong Disanksi Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Eks Kalapas Dipecat

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Warga Bakar Ekskavator di Lokasi Tambang Emas Ilegal di Madina, Polisi Selidiki

Warga Bakar Ekskavator di Lokasi Tambang Emas Ilegal di Madina, Polisi Selidiki

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:07 WIB

IHSG Tembus 6.100, BRPT hingga RAJA Lagi Moncer

IHSG Tembus 6.100, BRPT hingga RAJA Lagi Moncer

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:03 WIB

5 Zodiak yang Harus Hati-Hati Saat Curhat Rahasia ke Sagittarius, Kenapa?

5 Zodiak yang Harus Hati-Hati Saat Curhat Rahasia ke Sagittarius, Kenapa?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:03 WIB

Polres Pekalongan Kota Amankan 45 Motor Berknalpot Brong, Diduga untuk Balap Liar

Polres Pekalongan Kota Amankan 45 Motor Berknalpot Brong, Diduga untuk Balap Liar

Jawa Tengah | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:03 WIB

KontraS Catat 23 Kasus Kekerasan TNI di Sumut Sepanjang 2026, 27 Orang Jadi Korban

KontraS Catat 23 Kasus Kekerasan TNI di Sumut Sepanjang 2026, 27 Orang Jadi Korban

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:02 WIB

×