IHSG Trading Halt, Daftar Harga Saham yang Ambruk Pagi Ini

Achmad Fauzi

Selasa, 08 April 2025 | 09:54 WIB
IHSG Trading Halt, Daftar Harga Saham yang Ambruk Pagi Ini
Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/9/2022). . ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali alami kebakaran di pembukaan perdagangan perdana usai libur lebaran. Bahkan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau trading halt perdagangan IHSG karena telah merosot lebih dari 8 persen.

Beberapa saham dengan kapitalisasi besar juga tak luput sebagai pendorong ambrolnya IHSG pada pagi hari ini. Lantas saham-saham apa saja sebagai pendorong IHSG merosot.

Berdasarkan data RTI Bisnis pada pukul 09.39 WIB, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) jatuh 10,29 persen atau turun 875 poin menjadi Rp7.625 per lembar saham.

Kemudian, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) juga anjlok 10,37 persen atau 420 poin menjadi Rp3.630 per lembar saham.

Selanjutnya, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) juga merosot 9,42 persen menjadi Rp4.710 per lembar saham

Lalu, saham PT Petrosea Tbk. (PTRO) turun lebih dalam sebesar 13,35 persen menjadi Rp2.110 per lembar saham. Saham PT Chandra Asri Pasific Tbk. (TPIA) turun 9,03 persen menjadi Rp6.550 per lembar saham.

Serta, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) yang juga merosot 10,73 persen menjadi Rp5.825 per lembar saham.

Trading Halt

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau trading halt perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini. Hal ini setelah, perdagangan IHSG turun melebihin 8 persen.

baca juga

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, trading halt dilakukan pada pukul 09:00:00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 09:30:00 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.

"Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 09:30:00 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan. Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8 persen," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (8/4/2025).

Kautsar menambahkan, BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka jatuh sebesar 9,16 persen atau turun 596,33 poin ke level 5.914,28 pada pembukaan Selasa (8/4/2025).

Seperti dikutip dari Antara, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 92,61 poin atau 11,25 persen ke posisi 651,90.

Melemah Terbatas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun 9 Persen, BEI Bekukan Sementara Perdagangan IHSG

Turun 9 Persen, BEI Bekukan Sementara Perdagangan IHSG

Bisnis | Selasa, 08 April 2025 | 09:25 WIB

Imbas Tarif Impor Trump, IHSG Turun 9,16 Persen di Pembukaan Perdana Usai Libur Lebaran

Imbas Tarif Impor Trump, IHSG Turun 9,16 Persen di Pembukaan Perdana Usai Libur Lebaran

Bisnis | Selasa, 08 April 2025 | 09:16 WIB

Tarif Impor Trump Mengancam, Analis Ungkap Dampak Terhadap IHSG

Tarif Impor Trump Mengancam, Analis Ungkap Dampak Terhadap IHSG

Bisnis | Selasa, 08 April 2025 | 08:43 WIB

Terkini

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:12 WIB

BPDP Salurkan Beasiswa SDM Perkebunan 2026 ke 5.000 Mahasiswa, Melonjak Dibanding Tahun Lalu

BPDP Salurkan Beasiswa SDM Perkebunan 2026 ke 5.000 Mahasiswa, Melonjak Dibanding Tahun Lalu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:12 WIB

Pertamina dan PAL Jaya Jajaki Potensi FOG Jadi Bahan Baku Biofuel, Dukung Bisnis Rendah Karbon

Pertamina dan PAL Jaya Jajaki Potensi FOG Jadi Bahan Baku Biofuel, Dukung Bisnis Rendah Karbon

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:08 WIB

5 Fakta Gerakan I Am Jane Doe, dari Doxxing hingga Aksi Solidaritas

5 Fakta Gerakan I Am Jane Doe, dari Doxxing hingga Aksi Solidaritas

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Jeritan Hati Konten Kreator Malaysia ke Prabowo: Asap Karhutla Sangat Menganggu!

Jeritan Hati Konten Kreator Malaysia ke Prabowo: Asap Karhutla Sangat Menganggu!

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Polda Metro Jaya Tak Hadir, Sidang Praperadilan Aktivis Ube Ditunda Sepekan

Polda Metro Jaya Tak Hadir, Sidang Praperadilan Aktivis Ube Ditunda Sepekan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:58 WIB

5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini

5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:51 WIB

BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini

BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Embung Kebagusan Ditarget Redam Banjir Jakarta, Tampung Air dari DAS Mampang dan Krukut

Embung Kebagusan Ditarget Redam Banjir Jakarta, Tampung Air dari DAS Mampang dan Krukut

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Piala Asia 2027 Terancam Ditunda hingga 2028, Apa Dampaknya Buat Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Terancam Ditunda hingga 2028, Apa Dampaknya Buat Timnas Indonesia?

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:45 WIB

×