Beda dari Indonesia, Presiden China Bantu Carikan Pekerjaan Buat Lulusan Sarjana

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 09 April 2025 | 12:44 WIB
Beda dari Indonesia, Presiden China Bantu Carikan Pekerjaan Buat Lulusan Sarjana
Presiden Bantu Sarjana untuk mendapatkan Pekerjaan di China.

Suara.com - China telah berjanji untuk menciptakan sebuah "sistem komprehensif" untuk masyarakatnya. Salah satunya mencarikan pekerjaan bagi lulusan sarjana di semua universitas. Hal ini dilakukan negara untuk berupaya melawan guncangan ekonomi dari perang dagang yang semakin memanas dengan Amerika Serikat.

Pihak berwenang China mengatakan pada hari Selasa bahwa selama tiga hingga lima tahun ke depan, negara tersebut akan membangun sebuah sistem untuk mendukung ketenagakerjaan lulusan baru.

Sistem tersebut akan mencakup pelatihan keterampilan, bimbingan karier, bantuan pencarian kerja dan perekrutan, dukungan bagi mereka yang kurang beruntung, serta pemantauan dan evaluasi pasar kerja, menurut kantor umum Partai Komunis dan Dewan Negara.

Dilansir South China Morning Post, para pemimpin partai, negara bagian, dan universitas di semua tingkatan akan bertanggung jawab untuk membangun dan menerapkan sistem tersebut. Pengumuman tersebut menegaskan kembali keputusan yang pertama kali dibuat pada bulan November.

Selain itu, sistem layanan bagi para lulusan adalah salah satu dari beberapa langkah yang telah diperkenalkan Beijing untuk menstabilkan ekonomi domestik dan memperkuat kepercayaan pasar guna menghadapi dampak perang dagang yang meningkat.

Langkah tersebut bertujuan untuk memberikan "jaminan yang kuat untuk pekerjaan penuh dan berkualitas tinggi" bagi para lulusan universitas Tiongkok, menurut pihak berwenang.

Setelah AS memberlakukan tarif baru pada barang-barang China minggu lalu, Beijing menanggapi dengan tindakan balasan dan berjanji tidak akan mundur saat Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan bea tambahan.

Dalam panggilan telepon dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada hari Selasa, Perdana Menteri Li Qiang mengatakan China sepenuhnya siap menghadapi guncangan eksternal terhadap ekonominya.

Penciptaan lapangan kerja telah menjadi prioritas bagi China, terutama karena negara tersebut berjuang untuk menstabilkan pertumbuhan dalam menghadapi hambatan ekonomi dan rekor jumlah lulusan yang bersiap memasuki pasar.

Dalam komentar hari Minggu, corong partai People's Daily mengatakan Beijing akan fokus pada penanganan ekonomi domestik, termasuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi beban keuangan, untuk melawan dampak negatif perang dagang terhadap ekspor China.

Selain itu, dalam pengumuman hari Selasa, otoritas berjanji untuk merampingkan struktur program perguruan tinggi sesuai dengan kebutuhan pasar, memperluas pendaftaran pascasarjana, mempromosikan perencanaan karier dan magang yang beragam, dan meningkatkan rekrutmen kampus.

Pemerintah juga berjanji untuk mengoptimalkan rekrutmen dan ujian kualifikasi pekerjaan, termasuk untuk pegawai negeri, mendukung kewirausahaan dan perusahaan rintisan, mendorong kerja sukarela, memberikan subsidi kepada lulusan yang kurang mampu, dan membantu mereka meningkatkan keterampilan mereka.

Pasar kerja Tiongkok telah tertekan dalam beberapa tahun terakhir karena kesulitan menyerap jutaan lulusan baru. Pada tahun 2023, terdapat 11,58 juta lulusan universitas di seluruh negeri. Pada tahun 2024, jumlahnya meningkat menjadi 11,79 juta, dan rekor 12,22 juta lulusan baru diperkirakan akan mencari pekerjaan tahun ini, menurut Kementerian Pendidikan.

Sementara itu, pertumbuhan Tiongkok yang melambat dan perubahan struktural pada ekonomi telah menyebabkan banyak anak muda kehilangan pekerjaan, termasuk banyak yang bergelar universitas.

Tingkat pengangguran bagi mereka yang berusia 16 hingga 24 tahun mencapai rekor tertinggi sebesar 21,3 persen pada bulan Juni 2023, yang menyebabkan pihak berwenang untuk sementara menghentikan penerbitan statistik tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Drama China Dibintangi Wan Yan Luo Rong, Terbaru Ada Blazing Elegance

4 Drama China Dibintangi Wan Yan Luo Rong, Terbaru Ada Blazing Elegance

Your Say | Rabu, 09 April 2025 | 11:47 WIB

4 Upcoming Drama Arthur Chen yang Siap Bikin Baper, Ada Eat Run Love!

4 Upcoming Drama Arthur Chen yang Siap Bikin Baper, Ada Eat Run Love!

Your Say | Rabu, 09 April 2025 | 09:15 WIB

Sinopsis Reborn, Drama China Terbaru Zhang Jing Yi dan Zhou Yi Ran

Sinopsis Reborn, Drama China Terbaru Zhang Jing Yi dan Zhou Yi Ran

Your Say | Selasa, 08 April 2025 | 12:07 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB