Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Harga Emas Diramal Makin Bersinar Tahun Ini, Bakal Cetak Sejarah Dunia

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 17 April 2025 | 14:37 WIB
Harga Emas Diramal Makin Bersinar Tahun Ini, Bakal Cetak Sejarah Dunia
Model imitasi emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas dunia dapat mencapai 3.600 dolar Amerika Serikat (AS) per troy ounce pada tahun 2025.

“Outlook harga emas berubah di tahun ini, bukan 3.400 lagi. Bisa di 3.600 (dolar AS per troy ounce),” ujar Ibrahim menukil Antara, Kamis (17/4/2025).

Pada kuartal II-2025, Ia memproyeksikan harga emas dunia bisa mulai menembus level 3.400 dolar AS per troy ounce.

“Kalau (Rabu) siang ini sudah tembus di 3.300, berarti target 3.400 dolar AS per troy ounce bisa di kuartal II-2025,” ujar Ibrahim.

Ia menjelaskan saat ini sentimen yang mendorong penguatan harga emas, diantaranya masih berlangsungnya tensi perang dagang di tingkat global, utamanya antara AS dan China.

Lanjutnya, meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah, yang menyangkut negara-negara diantaranya Iran, Kuwait, AS, dan Israel.

Selain itu, meningkatnya ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan lebih banyak menurunkan suku bunga acuannya sepanjang sisa tahun 2025.

Ekspektasi sikap dovish bank sentral AS itu seiring menurunnya tingkat inflasi AS dari 2,8 persen menjadi 2,4 persen pada Maret 2025, atau mendekati target The Fed sebesar 2 persen.

Harga emas telah naik 2 persen pada Kamis, menembus angka 3.300 dolar AS per troy ounce untuk pertama kalinya dalam sejarah, menurut data perdagangan yang dirilis pada Rabu.

baca juga

Pada pukul 04.57 GMT, harga emas untuk kontrak berjangka bulan Juni di bursa New York Comex naik sebesar 61,22 dolar AS menjadi 3.301,62 dolar AS per troy ounce.

Di Indonesia sendiri harga emas lansiran Antam kembali naik pada Kamis (17/4/2025). Investor kini dapat membeli emas Antam dengan harga Rp1.975.000 per gram.

Berdasarkan informasi dari laman Unit Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas termurah dengan ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.037.500, melejit Rp29.500 dibandingkan dengan harga kemarin.

Untuk ukuran 1 gram, harga emas saat ini mencapai Rp1.975.000 atau meningkat hingga Rp59.000 dibandingkan hari sebelumnya. Harga ini menjadi yang tertinggi dalam sejarah perdagangan emas Antam.

Harga untuk ukuran 5 gram tercatat sebesar Rp9.650.000, sementara ukuran 10 gram dibanderol Rp19.245.000. Ukuran 25 gram dijual dengan harga Rp47.987.000, dan emas ukuran 50 gram dapat ditebus dengan harga Rp95.895.000.

Selanjutnya, emas Antam berukuran 100 gram ditawarkan seharga Rp191.712.000. Untuk ukuran 500 gram, harga yang ditetapkan adalah Rp957.820.000, sedangkan emas terbesar berukuran 1.000 gram dibanderol Rp1.915.600.000. Meski demikian, seluruh ukuran tersebut belum tersedia di Butik Antam Pulo Gadung hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BUMN Ini Garap Proyek Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat

BUMN Ini Garap Proyek Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat

Bisnis | Kamis, 17 April 2025 | 12:32 WIB

Harga Emas Antam Terbaru, Melonjak Lagi Jadi Rp1,975 Juta per Gram

Harga Emas Antam Terbaru, Melonjak Lagi Jadi Rp1,975 Juta per Gram

News | Kamis, 17 April 2025 | 11:09 WIB

Meroket, Harga Emas di Pegadaian Tembus Rp2 Juta per Gram

Meroket, Harga Emas di Pegadaian Tembus Rp2 Juta per Gram

News | Kamis, 17 April 2025 | 09:06 WIB

Terkini

Dari Ratusan Perusahaan, Mengapa Danantara Hanya Buka Kinerja 11 BUMN?

Dari Ratusan Perusahaan, Mengapa Danantara Hanya Buka Kinerja 11 BUMN?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:48 WIB

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24 Bisa Diborong!

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24 Bisa Diborong!

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:35 WIB

Bukan Sekadar Dipangkas, Ini Alasan 240 BUMN Dikonsolidasikan

Bukan Sekadar Dipangkas, Ini Alasan 240 BUMN Dikonsolidasikan

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:31 WIB

Minyak Dunia Stabil, Ekspor Minyak Arab Saudi Pulih: Harga BBM Bakal Turun Lagi?

Minyak Dunia Stabil, Ekspor Minyak Arab Saudi Pulih: Harga BBM Bakal Turun Lagi?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:28 WIB

CIMB Niaga Bidik Nasabah Keluarga untuk Perluas Layanan Keuangan Digital

CIMB Niaga Bidik Nasabah Keluarga untuk Perluas Layanan Keuangan Digital

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:21 WIB

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:10 WIB

Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global

Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:56 WIB

Adendum AMDAL Baru Jadi Jalan Keluar Polemik Tambang DPM

Adendum AMDAL Baru Jadi Jalan Keluar Polemik Tambang DPM

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:34 WIB

Industri Kripto Makin Tumbuh, OJK Perkuat Regulasi Keuangan Digital

Industri Kripto Makin Tumbuh, OJK Perkuat Regulasi Keuangan Digital

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:30 WIB

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:27 WIB

×