Danantara Suka Perusahaan Rugi?

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 01 Juli 2025 | 17:23 WIB
Danantara Suka Perusahaan Rugi?
Ilustrasi. Sejak awal kemunculannya sebagai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), publik punya ekspektasi tinggi.

Suara.com - Sejak awal kemunculannya sebagai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), publik punya ekspektasi tinggi. Lembaga besutan Presiden Prabowo Subianto ini digadang-gadang jadi "mesin pertumbuhan" ekonomi, mendanai proyek-proyek strategis yang menguntungkan.

Namun, belakangan muncul persepsi yang bikin alis berkerut karena apakah Danantara justru "menyukai" perusahaan merugi?

Sudut pandang ini mencuat setelah keputusan Danantara untuk memberikan pinjaman pemegang saham (shareholder loan) senilai Rp6,65 triliun kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA). Dana ini merupakan bagian dari total dukungan pendanaan fantastis sekitar US$1 miliar (sekitar Rp16,3 triliun).

Selain Garuda, Danantara bersama dengan Indonesia Investment Authority (INA) juga dilaporkan telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) senilai US$800 juta dengan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), emiten Prajogo Pangestu itu.

Yang menarik jika melihat kinerja dua perusahaan itu tercatat keduanya masih mengalami kerugian. Berdasarkan laporan keuanga, GIAA masih rugi Rp1,2 triliun pada kuartal I 2025 ini, begitu juga dengan TPIA yang mencatatkan rugi US$23,6 juta dolar atau setara RpRp382 miliar di periode yang sama.

Tak hanya dua emiten itu, catatan Suara.com menunjukkan nama-nama seperti PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang rugi Rp4,6 triliun, PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dengan kerugian Rp2,8 triliun, dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang merugi Rp1,7 triliun, masuk dalam daftar potensial penerima investasi.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara pernah mengatakan kepada Suara.com bahwa suntikan dana investasi kesejumlah perusahaan yang merugi bisa berpotensi besar menjadi jebakan "moral hazard" di kemudian hari.

"Alih-alih mengalokasikan dana setoran dividen BUMN untuk investasi dan menguntungkan, lembaga besutan Presiden Prabowo Subianto itu justru sibuk membantu perusahaan pelat merah yang sedang kesulitan," kata Bhima.

Bhima khawatir, ekspektasi investor swasta baik domestik maupun asing yang berharap Danantara mendanai proyek-proyek bankable untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, bisa jadi sirna.

baca juga

"Jadi resource atau sumber dayanya kalau sebagian hanya digunakan untuk melakukan konsolidasi BUMN itu, itu bisa terkuras, bisa kurang efektif dan kurang efisien dalam mendorong tujuan Danantara untuk menjadi engine of growth," tegasnya.

Menurut Bhima, menyuntik Garuda dengan dana dividen BUMN adalah keputusan yang sangat berisiko. Maskapai nasional itu, katanya, sudah punya segudang masalah keuangan sejak lama.

"Kenapa? Karena kalau menyuntik Garuda ini kan dari dulu sudah punya masalah banyak dari segi keuangan. Jadi dana dari dividen yang diputar kepada perusahaan-perusahaan seperti Garuda, ya tentu moral hazard-nya juga akan tinggi," jelas Bhima.

Ia mempertanyakan perhitungan Return on Investment (ROI) jika dana tersebut hanya digunakan untuk restrukturisasi keuangan BUMN bermasalah. Padahal, Danantara diharapkan mendanai proyek-proyek yang punya kelayakan finansial dan potensi keuntungan jelas.

"Itu yang menjadi [masalah] ketika masuknya lebih ke arah restrukturisasi ataupun dari keuangan dari BUMN," imbuh Bhima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diam-diam Danantara Guyur Dana Buat Bursa Bangkit

Diam-diam Danantara Guyur Dana Buat Bursa Bangkit

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 13:23 WIB

Danantara Bakal Tampung Dana Ratusan Triliun Dari Bank Asing

Danantara Bakal Tampung Dana Ratusan Triliun Dari Bank Asing

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 12:23 WIB

Timses Prabowo Kembali Masuk Jajaran Komisaris Garuda

Timses Prabowo Kembali Masuk Jajaran Komisaris Garuda

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 10:08 WIB

Terkini

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Sektor Akomodasi dan Mamin Tumbuh 13,14 Persen, Industri MICE Jadi Motor Ekonomi

Sektor Akomodasi dan Mamin Tumbuh 13,14 Persen, Industri MICE Jadi Motor Ekonomi

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar

Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Aturan Baru Ojol Hingga Kurir Makanan Resmi Dirilis, Apa Saja Untungnya Bagi Mitra?

Aturan Baru Ojol Hingga Kurir Makanan Resmi Dirilis, Apa Saja Untungnya Bagi Mitra?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Kairul Anwar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PSSI Jawa Tengah 2026-2030

Kairul Anwar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PSSI Jawa Tengah 2026-2030

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Rantai Dugaan Pidana Suket Gibran Bisa Panjang, dari Pembuat hingga Pengguna

Rantai Dugaan Pidana Suket Gibran Bisa Panjang, dari Pembuat hingga Pengguna

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Perpres Ojol Terbit, Tiga Kementerian Bentuk Satgas agar Aturan Tak Tumpang Tindih

Perpres Ojol Terbit, Tiga Kementerian Bentuk Satgas agar Aturan Tak Tumpang Tindih

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:04 WIB

×