Tak Hanya Sumber Listrik Hijau, Energi Panas Bumi Juga Bisa untuk Ketahanan Pangan

Achmad Fauzi

Kamis, 18 September 2025 | 19:55 WIB
Tak Hanya Sumber Listrik Hijau, Energi Panas Bumi Juga Bisa untuk Ketahanan Pangan
Produksi panas bumi
Baca 10 detik
  • Panas bumi hasilkan listrik hijau sekaligus tingkatkan ketahanan pangan masyarakat
  • PGE kembangkan booster tanaman berbasis silika geotermal bernama Katrili
  • Inovasi PGE gunakan limbah geotermal dan kopi untuk pupuk efisien cepat

Suara.com - Pemanfaatan energi panas bumi tidak hanya menghasilkan listrik hijau, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi sektor pertanian. Salah satunya, energi panas bumi ternyatan bisa meningkatkan ketahanan pangan.

Misalnya, Katrili, booster tanaman cair berbasis silika geotermal yang dikembangkan di PGE Area Lahendong bersama Fakultas Teknik UGM. Inovasi ini hadir sebagai solusi kelangkaan pupuk sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Sulawesi Utara.

"Kami ingin menunjukkan bahwa panas bumi bukan hanya menghadirkan listrik hijau, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi masyarakat sekitar," ujar Direktur Utama PGE, Julfi Hadi seperti dikutip, Kamis (18/9/2025).

Ilustrasi panas bumi.
Ilustrasi panas bumi.

Selain itu, PGE Area Ulubelu mengembangkan program Andan Jejama, yang mencakup pupuk organik berbasis limbah kopi, pemanfaatan limbah cooling tower untuk rumah produksi ramah lingkungan, budidaya ikan Minageo Lestari, hingga pertanian presisi melon geothermal dengan pemanfaatan brine water.

Seluruh inisiatif ini terintegrasi dalam gerakan Kemassari, ruang kolektif bagi gizi, ekonomi keluarga, dan ketahanan pangan berbasis komunitas.

Sementara di Area Kamojang, inovasi Geovert memanfaatkan limbah kulit kopi Canaya untuk menghasilkan pupuk organik. Proses pengeringan pupuk menggunakan uap geotermal sehingga jauh lebih efisien dari 10-14 hari menjadi kurang dari 6 jam.

Inovasi ini tak hanya mengurangi limbah, tapi juga meningkatkan nilai tambah bagi petani.

Atas inovasi itu, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX PGEO) yang meraih penghargaan Inovasi Khusus kategori Ketahanan Pangan dalam ajang Environmental & Social Innovation Awards (ENSIA) 2025.

ENSIA sendiri merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan PT Sucofindo dengan apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), untuk menilai inovasi perusahaan di bidang lingkungan dan sosial.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Harta Karun Energi RI, FUTR Kebut Proyek Panas Bumi di Baturaden

Jadi Harta Karun Energi RI, FUTR Kebut Proyek Panas Bumi di Baturaden

Bisnis | Kamis, 18 September 2025 | 19:48 WIB

Pertamina Dorong Ketahanan Pangan, Energi Bersih Aliri 25 Ha Lahan Pertanian Warga Kalijaran

Pertamina Dorong Ketahanan Pangan, Energi Bersih Aliri 25 Ha Lahan Pertanian Warga Kalijaran

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 11:39 WIB

Bos BUMN: Ketahanan Pangan Bukan Hanya Soal Ketersediaan Pupuk

Bos BUMN: Ketahanan Pangan Bukan Hanya Soal Ketersediaan Pupuk

Bisnis | Rabu, 27 Agustus 2025 | 12:43 WIB

Terkini

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 09:25 WIB

5 Cara Merawat Smartwatch Setelah Dipakai Berenang di Laut agar Tidak Korosi

5 Cara Merawat Smartwatch Setelah Dipakai Berenang di Laut agar Tidak Korosi

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 09:15 WIB

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 09:02 WIB

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 09:00 WIB

Bitcoin Dijual Massal Investor,  JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bitcoin Dijual Massal Investor, JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:50 WIB

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 08:34 WIB

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 08:25 WIB

×