Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Bos BUMN: Ketahanan Pangan Bukan Hanya Soal Ketersediaan Pupuk

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 27 Agustus 2025 | 12:43 WIB
Bos BUMN: Ketahanan Pangan Bukan Hanya Soal Ketersediaan Pupuk
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, dengan tegas menyatakan bahwa ketahanan pangan tidak bisa hanya dilihat dari ketersediaan pupuk semata. Foto Ist.

Suara.com - Di tengah gejolak ekonomi, isu ketahanan pangan menjadi prioritas utama di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, dengan tegas menyatakan bahwa ketahanan pangan tidak bisa hanya dilihat dari ketersediaan pupuk semata.

"Ketahanan pangan tidak sekadar menyediakan pupuk kepada sektor pertanian, tetapi juga menjaga ekosistem pertanian dan pangan secara keseluruhan," ujar Rahmad dalam acara Svarna Bhumi Award 2025 beberapa waktu lalu.

Ia menekankan, kemandirian bangsa hanya bisa tercapai jika negara mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.

Rahmad Pribadi menyoroti pentingnya para pahlawan pangan yang selama ini berinovasi tanpa pamrih. Mereka adalah bagian vital dari ekosistem, yang tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga kesejahteraan masyarakat luas.

Dalam ajang Svarna Bhumi Award 2025 sendiri, produsen pupuk plat merah ini berharap bisa memotivasi lebih banyak petani dan pegiat pangan untuk menciptakan terobosan yang dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing.

Apresiasi ini juga merupakan respons atas tantangan serius di sektor pertanian, seperti lambatnya regenerasi petani dan belum optimalnya adopsi teknologi. Dengan mengangkat cerita-cerita sukses, Pupuk Indonesia berharap bisa menginspirasi anak muda untuk terjun ke dunia pertanian dan mendorong adopsi teknologi modern.

"Kita ingin mengangkat cerita-cerita pahlawan-pahlawan pangan yang sudah bekerja dengan tulus," kata Rahmad.

Dia menambahkan bahwa dengan memperkuat sektor pertanian, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor pangan dan menghemat devisa.

"Peningkatan produktivitas pertanian juga akan menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan roda perekonomian di pedesaan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Beras Mahal Justru Tak Buat Petani Sejahtera

Harga Beras Mahal Justru Tak Buat Petani Sejahtera

Bisnis | Rabu, 27 Agustus 2025 | 08:45 WIB

Babak Baru Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Pengacara Ungkap Kliennya Disuruh Jemput dan Buang Jasad

Babak Baru Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Pengacara Ungkap Kliennya Disuruh Jemput dan Buang Jasad

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 22:33 WIB

Gejog Lesung Bangkit, Klaten Gelar Festival Spektakuler Warisan Petani

Gejog Lesung Bangkit, Klaten Gelar Festival Spektakuler Warisan Petani

Video | Rabu, 27 Agustus 2025 | 07:05 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB