IHSG Bangkit di Rabu Pagi, Tapi Diproyeksi Melemah

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 01 Oktober 2025 | 09:16 WIB
IHSG Bangkit di Rabu Pagi, Tapi Diproyeksi Melemah
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
  •   IHSG bangkit menguat ke level 8.086 pada awal perdagangan Rabu

  •   IHSG diproyeksikan melemah, menunggu rilis data ekonomi domestik hari ini

  •   Bursa Wall Street menguat karena antisipasi penurunan suku bunga The Fed

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit menguat pada pembukaan perdagangan Rabu, 1 Oktober 2025. IHSG menghijau ke level 8.069.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.04 WIB, IHSG berada di zona hijau dengan menguat 0,32 persen ke level 8.086.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,79 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,55 triliun, serta frekuensi sebanyak 166.300 kali.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 310 saham bergerak naik, sedangkan 165 saham mengalami penurunan, dan 482 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ANJT, BTPN, COIN, DCI, DNET, DSSA, FISH, ICBP, LIFE, MAPB, PANI.

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksikan cenderung melemah pada perdagangan Rabu (1/10/2025), dengan potensi menguji level support di kisaran 8.000–8.020. Investor disebut masih menunggu kepastian dari sejumlah data ekonomi domestik yang akan dirilis hari ini.

Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, perhatian utama pelaku pasar akan tertuju pada publikasi indeks manufaktur PMI September 2025, serta data neraca perdagangan dan inflasi September.

Sementara dari global, bursa Wall Street ditutup menguat pada Selasa (30/9). Indeks Dow Jones bahkan mencetak level tertinggi baru, meski pasar diwarnai potensi government shutdown di Amerika Serikat.

Kenaikan pasar saham AS masih ditopang oleh ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) tahun ini, serta antusiasme investor terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Adapun yield obligasi AS tenor 10 tahun relatif stabil di level 4,14 persen. Dari sisi komoditas, harga emas spot naik 0,3 persen ke USD 3.843 per troy ons, sementara harga minyak mentah melanjutkan pelemahan akibat kekhawatiran meningkatnya pasokan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berpotensi Rebound, Ancaman Shutdown AS Diabaikan Wall Street

IHSG Berpotensi Rebound, Ancaman Shutdown AS Diabaikan Wall Street

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 07:33 WIB

IHSG Anjlok Hari Ini Imbas ADB Turunkan Prospek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

IHSG Anjlok Hari Ini Imbas ADB Turunkan Prospek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 17:22 WIB

Target Harga Bisa Tembus Rp 4.700, Ini Kata Analis Soal Prospek Saham INCO

Target Harga Bisa Tembus Rp 4.700, Ini Kata Analis Soal Prospek Saham INCO

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 13:28 WIB

Terkini

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:36 WIB

Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas

Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun

Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:42 WIB

Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam

Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:17 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:52 WIB

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:42 WIB

Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS

Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:27 WIB

Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?

Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:01 WIB

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 10:07 WIB

Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025

Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:29 WIB