Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Apa Itu MADAS? Ormas Madura Viral Pasca Kasus Usir Lansia di Surabaya

M Nurhadi | Suara.com

Sabtu, 27 Desember 2025 | 13:18 WIB
Apa Itu MADAS? Ormas Madura Viral Pasca Kasus Usir Lansia di Surabaya
MADAS

Suara.com - Ruang digital publik tanah air tengah dihebohkan oleh sebuah video viral yang memperlihatkan aksi represif terhadap warga lanjut usia di Surabaya.

Video tersebut menampilkan detik-detik pengusiran paksa seorang nenek berusia 80 tahun bernama Elina. Mirisnya, aksi tersebut tidak hanya sebatas pengusiran, namun juga berakhir dengan pembongkaran rumah korban hingga rata dengan tanah.

Peristiwa memilukan ini memicu gelombang kemarahan netizen dan membawa nama organisasi kemasyarakatan (ormas) MADAS ke pusat perhatian nasional.

Dugaan keterlibatan oknum ormas tersebut dalam tindakan intimidatif ini kini tengah didalami secara serius oleh pihak berwajib.

Usai viral, polisi bergerak cepat merespons keresahan masyarakat. Kasus ini telah terdaftar secara resmi di Polda Jawa Timur dengan nomor laporan LP/B/1546/X/2025/SPKT/POLDA JAWA TIMUR.

Fokus utama penyelidikan saat ini adalah untuk memetakan peran setiap individu dalam pembongkaran rumah tersebut, termasuk memastikan kebenaran keterlibatan anggota ormas.

Sebelum kasus di Surabaya mencuat, MADAS sebenarnya sudah pernah menjadi buah bibir dalam konflik pertanahan lainnya.

Salah satunya adalah perselisihan antara Kiai Muhammad Imam Muslimin (Yai Mim) dengan pihak Sahara Rental di Kota Malang yang turut melibatkan massa ormas ini.

Rentetan insiden tersebut membuat citra organisasi ini kerap dikaitkan dengan kesan kekerasan dan arogan.

Profil Ormas MADAS (Madura Asli)

Secara formal, MADAS merupakan akronim dari Madura Asli. Organisasi ini diklaim dibentuk atas dasar semangat solidaritas kesukuan warga keturunan Madura yang berada di perantauan, terutama di wilayah Jawa Timur dan berbagai kota besar lainnya di Indonesia.

Berdasarkan data hukum di situs resminya, Madura Asli adalah ormas legal yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM sejak tahun 2020 dengan nomor pengesahan AHU-0011634.AH.01.07.Tahun 2020.

Organisasi ini mengusung misi untuk menjaga kedaulatan NKRI serta menjadi wadah kontrol sosial bagi masyarakat Madura.

Beberapa pilar utama pendirian MADAS meliputi:

  • Menjadi pusat komunikasi sosial dan politik warga Madura.
  • Memperkuat tali persaudaraan dan martabat suku di perantauan.
  • Menciptakan masyarakat Madura yang berpendidikan dan berakhlakul karimah.

Kisruh Dualisme MADAS

MADAS didirikan oleh tokoh sentral (Alm) H. Berlian Ismail Marzuki, yang menjabat sebagai Ketua Umum pertama. Di bawah kepemimpinannya, ia sering menekankan bahwa ormas ini harus memberikan dampak sosial yang positif dan menjauhi praktik intimidasi.

Namun, pasca-wafatnya pendiri, organisasi ini memasuki babak baru.

Saat ini, muncul fenomena dualisme kepemimpinan di tubuh MADAS yang membuat publik bingung:

Kubu Jusuf Rizal: HM. Jusuf Rizal, yang juga dikenal sebagai Presiden LSM LIRA, memimpin MADAS untuk periode 2024–2029 dengan pengembangan nama menjadi MADAS Nusantara.

Kubu H. Toha (MADAS Daerah Anak Serumpun): Di sisi lain, muncul klaim dari kepengurusan DPD MADAS Jawa Timur yang menyatakan bahwa MADAS yang sah adalah Madura Asli Daerah Anak Serumpun di bawah kepemimpinan H. Toha.

Sekretaris DPD MADAS Jatim, I Gede Ardika, menegaskan bahwa kubunya telah mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) atas nama tersebut untuk membedakan diri dari pihak lain.

Adanya dua kubu yang menggunakan nama serupa ini semakin memperkeruh situasi, terutama saat ada anggota yang terlibat masalah hukum di lapangan.

Masyarakat dihimbau untuk jeli dalam melihat legalitas entitas ormas agar tidak terjadi generalisasi terhadap suku tertentu.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Carlos Perreira Puji Kebangkitan Laskar Sape Kerrab di Kanjuruhan

Carlos Perreira Puji Kebangkitan Laskar Sape Kerrab di Kanjuruhan

Bola | Rabu, 24 Desember 2025 | 07:35 WIB

Evaluasi Total Arema FC Setelah Puasa Kemenangan 4 Laga Beruntun

Evaluasi Total Arema FC Setelah Puasa Kemenangan 4 Laga Beruntun

Bola | Rabu, 24 Desember 2025 | 07:13 WIB

Polda Jatim Ungkap Penyelundupan Bawang Bombay Berkedok Cangkang Sawit

Polda Jatim Ungkap Penyelundupan Bawang Bombay Berkedok Cangkang Sawit

Foto | Selasa, 23 Desember 2025 | 18:09 WIB

Terkini

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:10 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB