Arus Kendaraan Mudik Diproyeksi Naik 7%, Bisa Picu Potensi Macet di Pelabuhan

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:02 WIB
Arus Kendaraan Mudik Diproyeksi Naik 7%, Bisa Picu Potensi Macet di Pelabuhan
Beberapa bus sedang antri memasuki kapal dari Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Kamis (3/4/2025). Antara/HO-ASDP Indonesia Ferry
baca 10 detik
  • PT ASDP memproyeksikan kenaikan kendaraan Lebaran 2026 sebesar 7 persen, melampaui kenaikan penumpang yang diprediksi hanya 2 persen.
  • Puncak arus mudik kendaraan diperkirakan terjadi pada H-4 Lebaran, yaitu 16 Maret 2026, memerlukan peningkatan armada kapal.
  • ASDP menyiapkan antisipasi kepadatan seperti penambahan kapal menjadi maksimal 32 unit dan penerapan sistem tunda.

Suara.com - Pergerakan kendaraan pada angkutan Lebaran 2026 diproyeksikan meningkat lebih tinggi dibanding jumlah penumpang. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkirakan kenaikan kendaraan mencapai 7 persen, sementara penumpang hanya naik sekitar 2 persen.

Executive Manager Regional III PT ASDP Indonesia Ferry Lutfi Pratama Adi Subarkah menyampaikan proyeksi tersebut dalam paparan kesiapan angkutan Lebaran lintas Ketapang–Gilimanuk.

"Nah, kalau secara prediksi, semua naik semua, Baik dari penumpang maupun dari kendaraan. Nah kalau dari penumpang kami prediksi naik 2 persen, kalau dari kendaraan kami prediksi naik 7 persen," ujar Lutfi di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026).

PT Pintu Kemana Saja membantah ada karyawannya terlibat dalam kasus dugaan korupsi PT ASDP Indonesia Ferry. Foto: Kapal feri ASDP Indonesia Ferry saat berlabuh di Pelabuhan Penyeberangan Bastiong Ternate, Maluku Utara, Senin (16/6/2025). [Antara/Andri Saputra]
PT Pintu Kemana Saja membantah ada karyawannya terlibat dalam kasus dugaan korupsi PT ASDP Indonesia Ferry. Foto: Kapal feri ASDP Indonesia Ferry saat berlabuh di Pelabuhan Penyeberangan Bastiong Ternate, Maluku Utara, Senin (16/6/2025). [Antara/Andri Saputra]

Menurutnya, lonjakan kendaraan menjadi perhatian utama karena berpotensi memicu kepadatan di pelabuhan, terutama pada periode puncak arus mudik dan arus balik.

ASDP mencatat, pada kondisi normal sebanyak 28 kapal beroperasi dalam sehari dengan delapan trip atau putaran. Namun ketika memasuki fase padat, jumlah armada akan ditingkatkan menjadi 30 kapal, dan dalam kondisi sangat padat bisa mencapai 32 kapal.

"Jadi ketika kapal operasi normal itu yang beroperasi 28 kapal dalam satu hari, 8 trip atau 8 putaran. Tapi ketika Padat, kita menjadi 30 armada, dan ketika Sangat Padat menjadi 32," jelasnya.

Lonjakan arus kendaraan diperkirakan mulai terasa sejak H-7 Lebaran, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-4 atau 16 Maret 2026. ASDP menilai peningkatan volume kendaraan akan lebih signifikan dibanding penumpang pejalan kaki.

Sementara itu, dari sisi angkutan laut jarak jauh, PT PELNI juga memproyeksikan kenaikan arus mudik dan balik dalam periode H-15 hingga H+15.

Kepala Cabang PELNI Surabaya Roni Abdullah menyebut lonjakan diperkirakan terjadi pada H-3 sebelum Lebaran dan H+11 setelah Lebaran.

baca juga

"H-15 sampai H+15. Nah, di skema ini prediksi kita itu untuk terjadinya lonjakan penumpang itu terjadi di H-3 sebelum Lebaran, tanggal 18 Maret. Kemudian untuk proyeksi terjadinya arus balik itu H+11 setelah Lebaran, itu tanggal 2 April," kata Roni.

ASDP pun menyiapkan berbagai skema antisipasi, mulai dari penambahan armada, pengoperasian buffer zone, hingga penerapan sistem tunda (delaying system) untuk mencegah penumpukan kendaraan di area pelabuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudik Lebaran 2026: PELNI Tambah Jadwal Kapal ke Sapeken & Masalembo!

Mudik Lebaran 2026: PELNI Tambah Jadwal Kapal ke Sapeken & Masalembo!

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:12 WIB

Pendaftaran Resmi Program Mudik Lebaran Gratis 2026

Pendaftaran Resmi Program Mudik Lebaran Gratis 2026

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 16:08 WIB

ASDP Indonesia Ferry Siapkan 32 Kapal di Ketapang - Gilimanuk untuk Lebaran

ASDP Indonesia Ferry Siapkan 32 Kapal di Ketapang - Gilimanuk untuk Lebaran

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:03 WIB

Terkini

BRI Peduli Buka Peluang Bagi Penyandang Disabilitas di Makassar Dengan Pembekalan Kewirausahaan

BRI Peduli Buka Peluang Bagi Penyandang Disabilitas di Makassar Dengan Pembekalan Kewirausahaan

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Emana Wedari Ubud, Vila Privat untuk Menikmati Sisi Tenang Pulau Dewata

Emana Wedari Ubud, Vila Privat untuk Menikmati Sisi Tenang Pulau Dewata

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Belanja di Delipark Pakai BRI Berhadiah BMW 218i Gran Coupe

Belanja di Delipark Pakai BRI Berhadiah BMW 218i Gran Coupe

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:09 WIB

BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas  Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar

BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar

Bogor | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Indonesia Menang 9-2, Mitchell Baker Samai Rekor Dua Legenda Gareng dan Iswadi Idris

Indonesia Menang 9-2, Mitchell Baker Samai Rekor Dua Legenda Gareng dan Iswadi Idris

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06 WIB

FMLK Dukung Perampasan Aset, tapi Minta Kewenangan Negara Dibatasi dan Diawasi

FMLK Dukung Perampasan Aset, tapi Minta Kewenangan Negara Dibatasi dan Diawasi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar

Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:03 WIB

RUU Perampasan Aset Dibahas, PERMAHI Dorong Penilaian Aset Objektif dan Proporsional

RUU Perampasan Aset Dibahas, PERMAHI Dorong Penilaian Aset Objektif dan Proporsional

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:00 WIB

BRI KPR Solusi Buka Akses Hunian Terjangkau Lewat Platform Digital

BRI KPR Solusi Buka Akses Hunian Terjangkau Lewat Platform Digital

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Mahasiswa Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga yang Beritikad Baik

Mahasiswa Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga yang Beritikad Baik

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×