Pendataan Masyarakat Miskin Door to Door Sudah Tak Relevan

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 13 Februari 2026 | 18:18 WIB
Pendataan Masyarakat Miskin Door to Door Sudah Tak Relevan
Vivi Alatas dari Prospera mengatakan metode pendataan masyarakat miskin melalui skema wawancara rumah ke rumah atau door to door sudah tidak lagi relevan. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Prospera menyatakan pendataan masyarakat miskin secara wawancara rumah ke rumah tidak relevan akibat kemajuan teknologi digital.
  • Pemerintah didorong mengadopsi sistem data terintegrasi dan berbasis aplikasi seperti diterapkan oleh negara lain saat ini.
  • Akurasi data sangat penting untuk kebijakan bansos; perbaikan metode penilaian dan keamanan data perlu ditingkatkan.

Suara.com - Senior Advisor Prospera, Vivi Alatas menilai metode pendataan masyarakat miskin melalui skema wawancara rumah ke rumah atau door to door sudah tidak lagi relevan. Evaluasi sistem pendataan dinilai penting menyusul polemik penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) dalam beberapa hari terakhir.

Menurut Vivi, perkembangan teknologi dan sistem data digital membuat metode pendataan konvensional tidak lagi efektif untuk menggambarkan kondisi kesejahteraan masyarakat secara akurat. Ia menilai pemerintah perlu mulai mengandalkan sistem data yang saling terintegrasi.

"Kalau kita belajar dari negara lain, itu tidak bisa lagi menggunakan cara turun ke lapangan door to door untuk mendata siapa yang miskin dan siapa yang tidak," ucapnya di kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026).

Ia menjelaskan, banyak negara kini menggunakan sistem berbasis aplikasi dan interoperabilitas data antarinstansi. Dengan pendekatan tersebut, data sosial dapat diperbarui secara lebih cepat sekaligus meminimalkan kesalahan pendataan.

"Di negara-negara lain, itu banyak dilakukan melalui on-demand atau application system di mana menggunakan interoperabilitas data, dengan baik, dengan data spasial, maupun data utilisasi," sambung dia.

Vivi mengatakan pemerintah sebenarnya sudah mengambil langkah awal melalui pengumpulan data lewat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Namun, proses penilaian tingkat kesejahteraan masyarakat dinilai masih perlu banyak perbaikan.

Menurut dia, salah satu persoalan utama terletak pada metode penilaian atau scoring yang belum sepenuhnya mencerminkan kondisi ekonomi terkini masyarakat. Hal itu terjadi karena sebagian data masih merupakan hasil pengumpulan beberapa tahun lalu.

"PR tentang scoring-nya yang lebih tepat, itu masih merupakan PR. Karena memang data-datanya kebanyakan dikumpulkan dari beberapa tahun," urainya.

Ia menegaskan pembenahan sistem data menjadi penting agar kebijakan bantuan sosial tidak menimbulkan polemik serupa di kemudian hari. Akurasi data disebut menjadi fondasi utama dalam menentukan siapa yang berhak menerima bantuan negara.

baca juga

Selain itu, Vivi mengingatkan proses digitalisasi data harus dibarengi dengan penguatan aspek keamanan. Pemerintah diminta memastikan integrasi data tidak menimbulkan risiko kebocoran informasi masyarakat.

"Itu merupakan suatu sistem yang mudah-mudahan sedikit demi sedikit dengan, dengan apa yang sedang dilakukan sekarang ini, akan bisa terdorong," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin Soroti 12,5 Juta Warga Miskin di Desa: Jangan Hanya Andalkan Bansos!

Cak Imin Soroti 12,5 Juta Warga Miskin di Desa: Jangan Hanya Andalkan Bansos!

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:20 WIB

Semua Kalangan Bisa Akses Sekolah Garuda, Termasuk Masyarakat Miskin

Semua Kalangan Bisa Akses Sekolah Garuda, Termasuk Masyarakat Miskin

News | Selasa, 23 September 2025 | 18:27 WIB

Ratusan Triliun Hilang Percuma? Bansos Akan Difokuskan ke Lansia & ODGJ, Tapi... Sistem Bobrok Dulu Diatasi

Ratusan Triliun Hilang Percuma? Bansos Akan Difokuskan ke Lansia & ODGJ, Tapi... Sistem Bobrok Dulu Diatasi

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 14:14 WIB

1.000 Dapur MBG dan Konsesi Tambang Semakin Jauhkan NU dari Kaum Nahdiyin dan Masyarakat Miskin

1.000 Dapur MBG dan Konsesi Tambang Semakin Jauhkan NU dari Kaum Nahdiyin dan Masyarakat Miskin

News | Senin, 30 Juni 2025 | 12:25 WIB

Bos BPS Buka-bukaan Standar Miskin Orang Indonesia

Bos BPS Buka-bukaan Standar Miskin Orang Indonesia

Bisnis | Sabtu, 03 Mei 2025 | 16:41 WIB

Terkini

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

Bali | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Bitget Klaim Cadangan Aset Pengguna Tembus 131%

Bitget Klaim Cadangan Aset Pengguna Tembus 131%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Harga BBM Pertamina Oktober Tak Berubah, Ini Daftarnya

Harga BBM Pertamina Oktober Tak Berubah, Ini Daftarnya

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Susah Cari Bed Rumah Sakit di Bekasi: Kapasitas Pasien Ditambah, Kualitas Pelayanan Ditingkatkan

Susah Cari Bed Rumah Sakit di Bekasi: Kapasitas Pasien Ditambah, Kualitas Pelayanan Ditingkatkan

Health | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Optimalkan Sistem Payroll Perusahaan dengan QLola by BRI

Optimalkan Sistem Payroll Perusahaan dengan QLola by BRI

Malang | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:50 WIB

QLola by BRI Kelola Payroll Perusahaan dengan Lebih Efisien

QLola by BRI Kelola Payroll Perusahaan dengan Lebih Efisien

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Prabowo Pimpin Upacara di Lubang Buaya, Puan Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila

Prabowo Pimpin Upacara di Lubang Buaya, Puan Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:43 WIB

×