Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

BI: Ekonomi Syariah Jadi Pilar Strategis Hadapi Ketidakpastian Global

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 16 Februari 2026 | 12:01 WIB
BI: Ekonomi Syariah Jadi Pilar Strategis Hadapi Ketidakpastian Global
Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya untuk menjadikan ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) sebagai pilar strategis dalam transformasi ekonomi nasional. Foto ist.
baca 10 detik
  • BI luncurkan Blueprint Eksyar 2030 sebagai pilar transformasi ekonomi nasional.
  • Kontribusi Halal Value Chain terhadap PDB 2025 naik jadi 27%.
  • Aset perbankan syariah cetak rekor tertinggi tembus Rp1.067,73 triliun.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya untuk menjadikan ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) sebagai pilar strategis dalam transformasi ekonomi nasional. Langkah ini diambil guna memperkuat ketahanan jangka panjang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tengah dinamika global.

Melalui Blueprint Eksyar 2030, Bank Indonesia mengarahkan kebijakan untuk mempercepat integrasi Halal Value Chain (HVC) dengan sistem pembiayaan syariah yang lebih inovatif dan produktif.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti mengungkapkan, sektor eksyar terbukti memiliki daya tahan yang solid. Saat ekonomi nasional tumbuh 5,11 persen (yoy) pada 2025, sektor HVC justru melonjak lebih tinggi sebesar 6,2 persen (yoy).

"Capaian ini menunjukkan daya tahan dan kontribusi nyata sektor syariah terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Destry dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (16/2/2026).

Kinerja apik ini ditopang oleh sektor makanan-minuman halal, pariwisata ramah muslim, hingga modest fashion. Alhasil, kontribusi HVC terhadap PDB nasional meningkat signifikan dari 25,45 persen pada 2024 menjadi 27 persen pada 2025.

Di sisi perbankan, pembiayaan syariah tumbuh 9,66 persen (yoy) pada akhir 2025. Pertumbuhan ini disokong oleh instrumen Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Syariah yang mencapai Rp35 triliun. Tak hanya itu, program Bulan Pembiayaan Syariah mencatat realisasi Rp939 miliar, jauh melampaui target awal sebesar Rp589 miliar.

Senada dengan BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mencatat sejarah baru. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyebut aset perbankan syariah berhasil menembus angka tertinggi sepanjang masa (all time high).

"Total aset mencapai Rp1.067,73 triliun atau tumbuh 8,92 persen (yoy). Sisi pembiayaan juga menunjukkan kinerja baik mencapai Rp705,22 triliun, sementara DPK tumbuh 10,14 persen menjadi Rp892,99 triliun," jelas Dian.

Meski optimis tren positif akan berlanjut di tahun 2026, OJK tetap mengingatkan pentingnya mewaspadai risiko geopolitik. "Momentum ini menjadi modal penting untuk membangun industri perbankan syariah yang semakin resilient dan sustain," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Janji Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Nasional

Gibran Janji Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Nasional

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 11:32 WIB

BI Siapkan Rp 185,6 Triliun, Begini Cara Tukar Uang Lebaran

BI Siapkan Rp 185,6 Triliun, Begini Cara Tukar Uang Lebaran

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 09:49 WIB

Mulai Dibuka Hari Ini, Simak Link dan Cara Tukar Uang Baru via Aplikasi PINTAR BI

Mulai Dibuka Hari Ini, Simak Link dan Cara Tukar Uang Baru via Aplikasi PINTAR BI

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Kenaikan Harga Pertamax Dorong Inflasi 0,44 Persen pada Juni

Kenaikan Harga Pertamax Dorong Inflasi 0,44 Persen pada Juni

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:45 WIB

IHSG Akhirnya Ijo di Sesi I, BBCA dan TPIA Jadi Penopang

IHSG Akhirnya Ijo di Sesi I, BBCA dan TPIA Jadi Penopang

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:38 WIB

BBCA Jadi Bidikan Asing, Dana Rp1,19 triliun Lenyap Selama Dua Hari

BBCA Jadi Bidikan Asing, Dana Rp1,19 triliun Lenyap Selama Dua Hari

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:19 WIB

Sambut ARTJOG 2026 di Yogyakarta, BRImo Hadirkan Kemudahan Pembelian Tiket: Diskon Sampai 15%

Sambut ARTJOG 2026 di Yogyakarta, BRImo Hadirkan Kemudahan Pembelian Tiket: Diskon Sampai 15%

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:12 WIB

Tetap Berlaku Juli, Peresmian B50 Tunggu Jadwal Prabowo

Tetap Berlaku Juli, Peresmian B50 Tunggu Jadwal Prabowo

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:46 WIB

Mulai Hari Ini, Pedagang Online Wajib Punya NIB untuk Jualan di E-Commerce

Mulai Hari Ini, Pedagang Online Wajib Punya NIB untuk Jualan di E-Commerce

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:39 WIB

Tak Sampai 6.000, BBCA Diramal Hanya Bergarak Hingg level 5.900 Hari Ini

Tak Sampai 6.000, BBCA Diramal Hanya Bergarak Hingg level 5.900 Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:15 WIB

Media Lokal Kunci Percepatan Edukasi Ekonomi Sirkular di Daerah

Media Lokal Kunci Percepatan Edukasi Ekonomi Sirkular di Daerah

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:09 WIB

Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen

Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:05 WIB

Cek Harga Dolar AS di Bank Himbara dan Swasta, Ada yang Jual Rp18.050

Cek Harga Dolar AS di Bank Himbara dan Swasta, Ada yang Jual Rp18.050

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:53 WIB

×