Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gibran Janji Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Nasional

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 16 Februari 2026 | 11:32 WIB
Gibran Janji Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Nasional
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan pemerintah telah berkomitmen untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional. Foto Instagram.
  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan pemerintah telah berkomitmen untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional.
  • Gibran membahas rencana pengembangan Menara Syariah PIK2 sebagai pusat aktivitas ekonomi sekaligus pendidikan berbasis syariah.
  •  Menara Syariah PIK2 merupakan proyek kerja sama PT Fin Centerindo Dua bersama PT Bangun Kosambi Sukses.

Suara.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan pemerintah telah berkomitmen untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional. Ia ingin Indonesia semakin inklusif sekaligus mampu bersaing di tingkat global. 

Hal itu disampaikan saat menerima Komisaris Utama Menara Syariah PIK2, Harianto Solichin, dalam pertemuan di Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Gibran membahas rencana pengembangan Menara Syariah PIK2 sebagai pusat aktivitas ekonomi sekaligus pendidikan berbasis syariah. Proyek tersebut diharapkan menjadi salah satu simpul penting penguatan industri halal nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Harianto menyampaikan dukungan Wakil Presiden terhadap pengembangan proyek tersebut.

Wapres Gibran sangat mendukung berdirinya Menara Syariah PIK2 dan pengembangan ekonomi syariah di Indonesia,” ujar Harianto dalam keterangannya, dikutip Senin (16/2/2026).

Menara Syariah PIK2 merupakan proyek kerja sama PT Fin Centerindo Dua bersama PT Bangun Kosambi Sukses. Kedua perusahaan itu berada dalam ekosistem Agung Sedayu Group dan Salim Group, serta melibatkan Matrix Concepts Holding Berhad dari Malaysia.

Menurut Harianto, proyek tersebut memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah, terutama dengan memanfaatkan potensi kawasan Banten yang dinilai strategis secara ekonomi maupun geografis.

Ia pun menilai pengembangan kawasan tersebut dapat memperluas peran Indonesia dalam industri syariah global.

“Proyek ini diharapkan menjadi pusat pasar ekonomi syariah global,” katanya.

Harianto juga menilai keberadaan proyek itu selaras dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang merata dan berkelanjutan. Kawasan tersebut dipandang bisa menjadi bagian dari strategi bauran ekonomi nasional.

“Ini adalah kebijakan bauran ekonomi pemerintah untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan,” ucapnya.

Selain penguatan sektor bisnis, Gibran disebutnya turut mengarahkan penguatan sektor pendidikan ekonomi syariah. Pengelola kawasan diharapkan memandangan pengembangan SDM sebagai faktor penting dalam membangun industri halal yang kompetitif.

PT Fin Centerindo Satu sebagai pengelola tercatat telah menjalin kerja sama pendidikan dengan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia dan Brunei Darussalam. Kemitraan juga dilakukan dengan puluhan universitas di Indonesia.

Kerja sama tersebut dituangkan melalui penandatanganan nota kesepahaman yang telah dilakukan sejak April 2025. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?

Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 20:03 WIB

Wapres Gibran Dorong Percepatan RUU Perampasan Aset untuk Miskinkan Koruptor

Wapres Gibran Dorong Percepatan RUU Perampasan Aset untuk Miskinkan Koruptor

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 18:23 WIB

Sinyal Kuat Golkar: Prabowo Dijamin Maju Lagi di Pilpres 2029, Asalkan...

Sinyal Kuat Golkar: Prabowo Dijamin Maju Lagi di Pilpres 2029, Asalkan...

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 16:21 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB