Pedagang Pasar Bilang Harga MinyaKita Tak Pernah Rp 15.700/Liter

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 20 Februari 2026 | 22:34 WIB
Pedagang Pasar Bilang Harga MinyaKita Tak Pernah Rp 15.700/Liter
Penjual di Kota Makassar mematok harga Minyakita di pasaran jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
baca 10 detik
  • IKAPPI melaporkan harga MinyaKita di Jabodetabek tetap di atas HET Rp15.700, bahkan mencapai Rp17.000 menjelang Ramadan 2026.
  • Mendag mengakui harga MinyaKita rata-rata Rp16.020 (di atas HET) berdasarkan data SP2KP, meski sudah ada penurunan.
  • Persoalan distribusi dan pengawasan belum optimal menekan harga MinyaKita dan telur ayam ras di tingkat pasar tradisional.

Suara.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menyatakan harga minyak goreng subsidi MinyaKita di wilayah Jabodetabek masih berada di atas harga eceran tertinggi (HET). Bahkan hingga awal ramadan, angkanya terus naik melebihi batas yang ditetapkan.

Sekretaris Jenderal IKAPPI, Reynaldi Sarijowan, mengatakan hasil pantauan pedagang menunjukkan harga MinyaKita belum pernah menyentuh batas harga resmi yang ditetapkan pemerintah. Ia menilai kondisi ini sudah berlangsung cukup lama di pasar tradisional.

"MinyaKita yang enggak pernah menyentuh HET, di atas HET, di atas Rp 15.700 harganya. Sudah mencapai Rp 17.000 bahkan hari ini," kata Reynaldi kepada Suara.com seperti dikutip Jumat (20/2/2026).

Minyak goreng Minyakita yang dijualkan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (20/3/2025). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Minyak goreng Minyakita yang dijualkan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (20/3/2025). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Ia menjelaskan, harga di atas HET menunjukkan persoalan distribusi dan tata niaga minyak goreng subsidi masih terjadi di lapangan. Menurutnya, pengawasan yang dilakukan pemerintah belum sepenuhnya mampu menekan harga di tingkat pasar.

Reynaldi juga menyinggung upaya pemantauan pasar yang dilakukan pemerintah sejak awal tahun. Ia menyebut program pengawasan harga belum menghasilkan perubahan signifikan di tingkat pedagang.

"Ada pasar pantauan-lah per Januari oleh Kementerian Perdagangan untuk memonitoring Minyakita agar bisa di bawah HET. Faktanya ternyata masih di atas HET," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengklaim harga pangan dan kebutuhan pokok nasional masih relatif terkendali menjelang Ramadan 2026. Meski begitu, ia mengakui masih ada beberapa komoditas yang dijual di atas harga eceran tertinggi (HET), terutama minyak goreng rakyat (Minyakita) dan telur ayam.

Budi mengatakan, pemantauan harga dilakukan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) milik Kementerian Perdagangan. Dari data tersebut, ia menilai kondisi harga nasional masih dalam batas wajar.

"Ini saya cek di SP2KP, berdasarkan data yang kami punya di SP2KP, yang harganya ter-update setiap saat, kalau kita lihat harga [pangan dan kebutuhan pokok] rata-rata nasional memang bagus," ucapnya di kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).

baca juga

Namun, ia menyoroti harga Minyakita yang masih berada di atas HET. Berdasarkan data SP2KP, minyak goreng program pemerintah itu saat ini dijual sekitar Rp 16.020 per liter, sedangkan HET ditetapkan Rp 15.700.

"Ada memang yang di atas HET, misalnya MinyakKita. Hari ini harganya Rp 16.020, padahal HET-nya Rp 15.700," urainya.

Meski masih melampaui batas, Budi menekankan harga MinyaKita sebenarnya sudah turun setelah intervensi pemerintah. Sebelum aturan baru diterbitkan, harga rata-rata bahkan sempat menyentuh sekitar Rp 16.800 per liter.

"Namun, kemarin sebelum keluar peraturan menteri, rata-rata harganya Rp16.800, jadi sekarang sudah mengalami penurunan," imbuh dia.

Selain minyak goreng, telur ayam ras juga masih dijual di atas HET. Saat ini harga telur disebut berada di kisaran Rp 30.750 per kilogram, sedangkan HET ditetapkan Rp 30.000.

Di luar dua komoditas tersebut, Budi mengklaim sebagian besar harga pangan masih berada di ambang normal. Ia mencontohkan harga daging sapi yang saat ini sekitar Rp 133.618 per kilogram, masih di bawah HET sebesar Rp 140.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedagang Pasar: Harga Pangan Semuanya Naik, Cabai Rawit Tembus Rp 100 Ribu/Kg

Pedagang Pasar: Harga Pangan Semuanya Naik, Cabai Rawit Tembus Rp 100 Ribu/Kg

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 21:07 WIB

Waspada! IKAPPI Endus Tiga Fase Ledakan Harga Pangan Selama Ramadan-Lebaran

Waspada! IKAPPI Endus Tiga Fase Ledakan Harga Pangan Selama Ramadan-Lebaran

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 17:58 WIB

Mendag Akui Harga Minyakita dan Telur Naik Memasuki Ramadan

Mendag Akui Harga Minyakita dan Telur Naik Memasuki Ramadan

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 14:16 WIB

Terkini

Harga Pakan Ayam Meroket, Bulog Janji Jual Jagung Rp5 Ribu Per Kilogram

Harga Pakan Ayam Meroket, Bulog Janji Jual Jagung Rp5 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Unjuk Gigi di IMX 2026, Cat Spider Pamer Hasil Kolaborasi Modifikasi Kelas Dunia

Unjuk Gigi di IMX 2026, Cat Spider Pamer Hasil Kolaborasi Modifikasi Kelas Dunia

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Waskita Karya Jual Saham Cucu Usaha di Sektor Energi

Waskita Karya Jual Saham Cucu Usaha di Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Kemensos dan BRIN Tandatangani MoU untuk Perkuat Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

Kemensos dan BRIN Tandatangani MoU untuk Perkuat Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Sinopsis The Soulmate Rings, Drama Romantis Mook Worranit dan Euro Yotsawat

Sinopsis The Soulmate Rings, Drama Romantis Mook Worranit dan Euro Yotsawat

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Memilih Turun Level Demi Stabilitas: Apakah Downgrade Career Sebuah Kemunduran?

Memilih Turun Level Demi Stabilitas: Apakah Downgrade Career Sebuah Kemunduran?

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Ribuan Kadet dari Universitas Pertahanan Diberangkatkan ke 181 Sekolah Rakyat

Ribuan Kadet dari Universitas Pertahanan Diberangkatkan ke 181 Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:18 WIB

KPK Sita Uang Jutaan Rupiah Diduga Hasil Pungli di BPN Bogor

KPK Sita Uang Jutaan Rupiah Diduga Hasil Pungli di BPN Bogor

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:17 WIB

7 Tips Memilih Koper Hardside untuk Cegah Bagasi Rusak saat Traveling

7 Tips Memilih Koper Hardside untuk Cegah Bagasi Rusak saat Traveling

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:16 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Flek Hitam di Pipi Akibat Efek Samping Pil KB?

Bagaimana Cara Menghilangkan Flek Hitam di Pipi Akibat Efek Samping Pil KB?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:15 WIB

×