Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:01 WIB
Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Ilustrasi. Bertempat di Balai Desa Lajer, Kecamatan Ambal, sebanyak 37 pelaku UMKM sektor kerajinan digembleng dalam pelatihan intensif pembuatan produk inovatif berbahan pelepah pisang pada 16-17 Januari 2026. Foto ist.
baca 10 detik
  • Transformasi pelepah pisang menjadi produk bernilai ekonomi tinggi di Kebumen.
  • Program Desa EMAS 2026 fokus pada pelatihan, akses pasar, dan inkubasi UMKM.
  • Pemberdayaan perempuan desa sebagai motor penggerak kemandirian ekonomi lokal.

Suara.com - Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 resmi bergulir di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Inisiatif yang dimotori oleh INOTEK Foundation dan Yayasan Indonesia Setara (YIS) ini membidik akselerasi ekonomi kerakyatan melalui hilirisasi potensi lokal.

Bertempat di Balai Desa Lajer, Kecamatan Ambal, sebanyak 37 pelaku UMKM sektor kerajinan digembleng dalam pelatihan intensif pembuatan produk inovatif berbahan pelepah pisang pada 16-17 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi gong pembuka rangkaian pendampingan ekonomi selama enam bulan ke depan.

Founder Yayasan Indonesia Setara, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah menciptakan peluang pendapatan baru dengan memanfaatkan komoditas yang selama ini terabaikan.

"Harapannya dapat meningkatkan peluang pendapatan bagi masyarakat desa, khususnya Desa Lajer, Pagedangan, dan Sinungrejo," ujar Sandiaga dalam keterangannya, dikutip Sabtu (21/2/2026).

Sandiaga optimistis pengembangan produk unggulan berbasis potensi lokal akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi desa. Menurutnya, intervensi berupa pelatihan dan pembukaan akses pasar adalah kunci agar produk kerajinan Kebumen mampu bersaing di skala nasional.

"Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, program ini dapat menjadi langkah signifikan menuju kemandirian ekonomi desa," tambahnya.

Senada dengan Sandiaga, Kepala Disperindag KUKM Kabupaten Kebumen, Haryono Wahyudi menyambut positif kolaborasi ini. Ia melihat Desa EMAS sangat relevan mengingat Kebumen memiliki 449 desa dengan potensi ekonomi yang besar namun belum tergarap maksimal.

"Kami siap memberikan dukungan penuh melalui kolaborasi dengan Dekranasda dan program inkubasi bisnis untuk sinkronisasi tujuan pemberdayaan ekonomi kerakyatan," tegas Haryono.

Di sisi lain, Ketua Dekranasda Kabupaten Kebumen, Nurjannah Zaeni Miftah menyoroti aspek ekonomi kreatif dan lingkungan. Melimpahnya pohon pisang di Kebumen menjadikan pelepah pisang sebagai bahan baku yang strategis untuk diolah menjadi produk bernilai jual tinggi.

baca juga

"Program ini strategis untuk mengubah limbah menjadi produk bernilai jual. Selain menciptakan lapangan kerja baru, ini membantu ibu rumah tangga menjadi lebih berdaya secara finansial," pungkas Nurjannah.

Langkah ini diharapkan menjadi pilot project yang dapat direplikasi di desa-desa lain guna menekan angka pengangguran serta memperkuat struktur ekonomi daerah di Jawa Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berulang Tahun, Data Tunggal DTSEN Genap 1 Tahun

Berulang Tahun, Data Tunggal DTSEN Genap 1 Tahun

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:56 WIB

Gegara Intervensi BI, Rupiah Berjaya di Jumat Sore ke Level Rp 16.888/USD

Gegara Intervensi BI, Rupiah Berjaya di Jumat Sore ke Level Rp 16.888/USD

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:13 WIB

BRI Optimistis 2026: 3 Program Dorong Kredit Produktif

BRI Optimistis 2026: 3 Program Dorong Kredit Produktif

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 12:12 WIB

Terkini

KPU Jawab Putusan MK soal Pendidikan Gibran, Klaim Dokumen Penyetaraan Sah Saat Pilpres 2024

KPU Jawab Putusan MK soal Pendidikan Gibran, Klaim Dokumen Penyetaraan Sah Saat Pilpres 2024

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:34 WIB

Pramono Pasang Badan Bela ASN DKI dari Tuntutan Sumbangan Wajib ke PMI

Pramono Pasang Badan Bela ASN DKI dari Tuntutan Sumbangan Wajib ke PMI

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Sidang Perdana Febrie Adriansyah Dibuka dengan Dakwaan Rp350 Miliar

Sidang Perdana Febrie Adriansyah Dibuka dengan Dakwaan Rp350 Miliar

Foto | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Adik Prabowo Akui Dana Kampanye Politik Bersumber dari Sektor Migas

Adik Prabowo Akui Dana Kampanye Politik Bersumber dari Sektor Migas

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Bakal Ada Wajah Baru, John Herdman Bocorkan Rencana Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Bakal Ada Wajah Baru, John Herdman Bocorkan Rencana Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Ingin Otak Lebih Tenang? Coba 5 Kegiatan Jeda Unik Ini untuk Redakan Stres

Ingin Otak Lebih Tenang? Coba 5 Kegiatan Jeda Unik Ini untuk Redakan Stres

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Lenovo Lecoo N27 Pro Resmi Meluncur: PC All-in-One 27 Inci yang Tampil Modern dan Intel Core i5

Lenovo Lecoo N27 Pro Resmi Meluncur: PC All-in-One 27 Inci yang Tampil Modern dan Intel Core i5

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Wanita Penusuk Sopir Taksi Listrik di Jakut Bawa Pisau dan Buku Primbon Saat Beraksi

Wanita Penusuk Sopir Taksi Listrik di Jakut Bawa Pisau dan Buku Primbon Saat Beraksi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Jangan Cuma Stimulus Pasar, DPR Minta Skema KPR Subsidi 6% ke 'Missing Middle' Harus Tepat Sasaran

Jangan Cuma Stimulus Pasar, DPR Minta Skema KPR Subsidi 6% ke 'Missing Middle' Harus Tepat Sasaran

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Cuti Panjang Kini Bisa Diambil Setelah 5 Tahun Kerja, Tapi Durasi Dipangkas

Cuti Panjang Kini Bisa Diambil Setelah 5 Tahun Kerja, Tapi Durasi Dipangkas

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:11 WIB

×