Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 25 Februari 2026 | 21:10 WIB
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
Pengunjung berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta, Kamis (28/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BPS berencana mengungkap fenomena Rohana dan Rojali" sebagai perubahan pola aktivitas ekonomi masyarakat pada Sensus Ekonomi 2026.
  • Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan Mei hingga Juli bertujuan membaca struktur ekonomi baru pasca-COVID yang tidak terlihat fisik.
  • BPS akan menggunakan pendekatan pendataan rumah tangga guna menelusuri aktivitas ekonomi digital yang tidak tercatat pada metode lama.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menyinggung soal fenomena rombongan hanya nanya (rohana) dan rombongan jarang beli (rojali) di pusat perbelanjaan yang belakangan ramai dibicarakan. Hal ini dianggap sebagai perubahan pola aktivitas ekonomi masyarakat. 

Untuk itu, BPS berencana mengungkap fenomena ini dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan bulan Mei hingga Juli. 

Sekretaris Umum BPS, Zulkipli mengatakan sensus ekonomi kali ini diharapkan mampu membaca struktur ekonomi baru yang terbentuk dalam beberapa tahun terakhir, termasuk yang tidak terlihat secara fisik.

Ia menyebut perubahan perilaku masyarakat dan pelaku usaha menjadi salah satu fokus penting pendataan.

Pengunjung berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta, Kamis (28/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta, Kamis (28/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Kita tahu bahwa pasca-COVID banyak sekali yang terjadi dengan kegiatan ekonomi di Indonesia. Orang sering mendengar viral 'Rojali' dan 'Rohana'. Apakah itu nantinya akan bisa kita lihat di dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini," ujar Zulkipli dalam acara Kick-off Publisitas Sensus Ekonomi 2026 di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, kondisi fisik pusat perdagangan tidak selalu mencerminkan kondisi ekonomi yang sebenarnya. Ia mencontohkan banyak pusat perbelanjaan maupun ruko yang terlihat kosong, namun mobilitas masyarakat tetap tinggi.

"Mal banyak yang kosong, ruko-ruko itu juga banyak yang kosong kelihatannya. Tetapi kenapa arus ekonomi kelihatan masih berjalan," ungkapnya.

Zulkipli menilai situasi tersebut menunjukkan adanya aktivitas ekonomi lain yang belum sepenuhnya tercatat melalui metode pendataan lama.

"Tentu ada aktivitas ekonomi yang lain yang tidak kelacak, yang sampai ini nantinya mudah-mudahan di dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini akan dapat kami dapatkan datanya," katanya.

baca juga

Ia menyebut perkembangan industri digital menjadi salah satu faktor yang mendorong perubahan pola usaha. Banyak transaksi kini berlangsung secara daring sehingga tidak selalu tercermin dari keramaian pusat perdagangan.

Untuk menangkap perubahan tersebut, BPS menyiapkan pendekatan pendataan yang lebih luas dalam Sensus Ekonomi 2026. Selain mendata usaha formal yang sudah terlihat, BPS juga akan menggunakan pendekatan rumah tangga guna menelusuri aktivitas ekonomi yang tersembunyi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026, Sasar Pelaku Usaha

BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026, Sasar Pelaku Usaha

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 16:45 WIB

Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah

Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 18:27 WIB

LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!

LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:35 WIB

Terkini

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:00 WIB

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

×