LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:35 WIB
LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!
Suasana gedung-gedung bertingkat di Jakarta, Kamis (31/8/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • LPEM UI menilai angka pertumbuhan tahun lalu belum mencerminkan kualitas yang kuat apalagi berkelanjutan.
  • Struktur ekonomi saat ini dianggap masih rapuh secara fundamental.
  • LPEM UI menyoroti adanya perbedaan mencolok antara realisasi BPS (5,11%) dengan proyeksi mereka sebelumnya yang hanya di angka 5,05%. 

Suara.com - Meski Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 mencapai 5,11%, namun pujian tidak datang dari kalangan akademisi. Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB Universitas Indonesia justru memberikan catatan merah terkait kualitas pertumbuhan tersebut.

Dalam laporan Indonesia Economic Outlook Q1-2026, LPEM UI menilai angka pertumbuhan tahun lalu belum mencerminkan kualitas yang kuat apalagi berkelanjutan. Struktur ekonomi saat ini dianggap masih rapuh secara fundamental.

“Di tengah angka pertumbuhan PDB yang mengejutkan selama 2025, kami berpandangan bahwa pertumbuhan ekonomi masih belum berkualitas dan berpotensi hanya tumbuh sedikit di atas 5% untuk 2027,” tulis laporan LPEM UI, dikutip Jumat (6/2/2026).

LPEM UI menyoroti adanya perbedaan mencolok antara realisasi BPS (5,11%) dengan proyeksi mereka sebelumnya yang hanya di angka 5,05%. Menurut para peneliti UI, akselerasi di kuartal IV-2025 yang mencapai 5,39% bukan disebabkan oleh perbaikan struktural, melainkan dorongan belanja negara di akhir tahun, peningkatan konsumsi akhir tahun yang bersifat temporer.

Lembaga ini juga bersikap skeptis terhadap target ambisius Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mematok pertumbuhan ekonomi 6% untuk tahun ini. LPEM UI memprediksi ekonomi 2026 justru akan stagnan di kisaran 4,9% hingga 5,3%.

Ada beberapa alasan mendasar di balik sikap pesimistis tersebut diantaranya belum adanya perbaikan signifikan yang mampu menciptakan lapangan kerja skala besar, independensi bank sentral yang memburuk serta alokasi belanja fiskal yang tidak produktif dan pemotongan transfer ke daerah yang menghambat layanan publik di level akar rumput.

LPEM UI memperingatkan pemerintah bahwa tanpa reformasi struktural yang benar, Indonesia tidak hanya akan sulit menjaga pertumbuhan di angka 5%, tetapi juga terancam mengalami penurunan kesejahteraan secara signifikan.

“Apabila tidak dilakukan secara benar, akan memicu penurunan kesejahteraan secara signifikan dan memperlebar ketimpangan yang saat ini sudah memburuk,” tegas LPEM UI.

Sisi fiskal juga menjadi sorotan tajam. Defisit anggaran 2025 yang mencapai 2,92% dari PDB dinilai akibat pembengkakan biaya program prioritas seperti, Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

baca juga

Program-program ini dianggap menyedot ruang fiskal yang seharusnya bisa digunakan untuk belanja lebih produktif. Ironisnya, di saat belanja membengkak, penerimaan pajak justru "kebakaran jenggot" dimana PPh (Pajak Penghasilan) tumbuh negatif 13,13% (yoy), PPN (Pajak Pertambahan Nilai) terkontraksi 4,52% (yoy).

Lemahnya kinerja pajak ini menjadi sinyal kuat bahwa produktivitas dunia usaha sedang merosot dan daya beli masyarakat umum tengah terengah-engah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Tetap Dampingi Anak Buah usai OTT KPK: Nanti Orang Kemenkeu Tak Mau Kerja

Purbaya Tetap Dampingi Anak Buah usai OTT KPK: Nanti Orang Kemenkeu Tak Mau Kerja

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:54 WIB

Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit

Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:20 WIB

Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda

Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 10:37 WIB

Terkini

The Enchanted Garden 2: Petualangan Seru Menyelamatkan Kebun Ajaib!

The Enchanted Garden 2: Petualangan Seru Menyelamatkan Kebun Ajaib!

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 18:15 WIB

KAI Tertibkan 47.537 Meter Persegi Aset di Kawasan Rawan Kampung Bahari

KAI Tertibkan 47.537 Meter Persegi Aset di Kawasan Rawan Kampung Bahari

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:13 WIB

Soal Isu Ketum Partai Terlibat Sadap Presiden, Golkar Kaitkan Kasus Lama: Ujungnya Hoaks!

Soal Isu Ketum Partai Terlibat Sadap Presiden, Golkar Kaitkan Kasus Lama: Ujungnya Hoaks!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:13 WIB

Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026

Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 18:12 WIB

Pembalap Muda Astra Honda Siap Bertarung di Seri Penutup Moto4 Asia Cup Qatar

Pembalap Muda Astra Honda Siap Bertarung di Seri Penutup Moto4 Asia Cup Qatar

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 18:10 WIB

Resmi Mulai Bertugas, 11 Dubes Baru Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Prabowo

Resmi Mulai Bertugas, 11 Dubes Baru Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:05 WIB

Selamat Kevin Diks! Istri Melahirkan Anak Kedua, Pelatih Gladbach: Dia Kurang Tidur

Selamat Kevin Diks! Istri Melahirkan Anak Kedua, Pelatih Gladbach: Dia Kurang Tidur

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 18:02 WIB

Siap-siap, Harga Pangan Melonjak di Awal 2027 Karena Rupiah Semakin Tak Berharga

Siap-siap, Harga Pangan Melonjak di Awal 2027 Karena Rupiah Semakin Tak Berharga

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:59 WIB

Final Round Mandalika Racing Series 2026, Pertamina Perkuat Dukungan bagi Pembalap Muda Indonesia

Final Round Mandalika Racing Series 2026, Pertamina Perkuat Dukungan bagi Pembalap Muda Indonesia

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:54 WIB

Here We Go! Kevin Diks Kembali ke Skuad Gladbach, Peluang Jadi Starter Lawan Hamburg?

Here We Go! Kevin Diks Kembali ke Skuad Gladbach, Peluang Jadi Starter Lawan Hamburg?

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:52 WIB

×