Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dicokok KPK, Fadia Arafiq Ternyata Salah Satu Bupati Terkaya di Jawa Tengah

M Nurhadi

Selasa, 03 Maret 2026 | 12:20 WIB
Dicokok KPK, Fadia Arafiq Ternyata Salah Satu Bupati Terkaya di Jawa Tengah
Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan

Suara.com - Dunia politik Jawa Tengah digemparkan dengan kabar mengejutkan pada Selasa, 3 Maret 2026.

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dilaporkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan ini menjadi sorotan publik, mengingat Fadia adalah sosok kepala daerah yang cukup dikenal luas.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa tim penyidik melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Pekalongan dan mengamankan sejumlah pihak, termasuk sang Bupati.

Saat ini, Fadia telah dibawa ke Gedung Merah Putih di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif. Meskipun jenis perkara dan barang bukti spesifik belum diumumkan secara mendetail, publik mulai menaruh perhatian besar pada profil kekayaan pemimpin daerah tersebut.

Total Kekayaan yang Fantastis

Berdasarkan data resmi dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan per 30 Maret 2025, Fadia Arafiq tercatat memiliki kekayaan yang sangat signifikan.

Total harta kekayaan bersih yang dilaporkannya mencapai Rp85.623.500.000.

Angka ini merupakan nilai bersih setelah total aset kotor sebesar Rp88,8 miliar dikurangi dengan tanggungan utang senilai Rp3,2 miliar.

Kekayaan yang mencapai puluhan miliar ini menempatkannya sebagai salah satu kepala daerah dengan aset yang cukup mencolok.

baca juga

Fadia jadi kepala daerah terkaya nomor dua se-Jawa Tengah.

Berikut adalah beberapa bupati/walikota di Jawa Tengah yang masuk dalam jajaran terkaya berdasarkan data LHKPN, terutama dari hasil Pilkada 2024 yang dilantik pada 2025:

  1. Lilis Nuryani Fuad (Bupati Kebumen): Rp138.212.342.617 (terkaya, memimpin daerah termiskin).
  2. Fadia Arafiq (Bupati Pekalongan): Rp86.703.030.547 (terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp74,2 miliar).
  3. Sudewo (Bupati Pati): >Rp31 miliar (memiliki aset tanah, kendaraan mewah, dan tanpa hutang) [22].
  4. Haji Harno (Bupati Rembang): Rp128 miliar (latar belakang pengusaha).

Rincian Aset: Didominasi Tanah dan Bangunan

Jika membedah isi LHKPN miliknya, sebagian besar kekayaan Fadia bersumber dari aset properti. Nilai tanah dan bangunan yang dimilikinya mencapai Rp74,29 miliar, atau sekitar 86% dari total kekayaannya.

Aset ini tidak hanya terkonsentrasi di Pekalongan, tetapi tersebar luas di kota-kota besar lainnya, seperti Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Bogor, Depok, Semarang, hingga ke wilayah Badung, Bali.

Selain properti, Fadia juga memiliki aset di sektor transportasi senilai Rp1,18 miliar. Koleksinya mencakup mobil keluarga fungsional seperti Hyundai Minibus tahun 2013 dan kendaraan mewah Toyota Alphard X tahun 2018 yang ditaksir bernilai hampir satu miliar rupiah.

Simpanan Kas dan Harta Lainnya

Tak hanya aset fisik yang tidak bergerak, Fadia juga melaporkan kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp3,02 miliar. Sementara itu, likuiditas atau kesiapan dana tunai miliknya juga tergolong tinggi, di mana posisi kas dan setara kas tercatat sebesar Rp10,33 miliar.

Keterbukaan informasi mengenai harta kekayaan ini merupakan kewajiban bagi setiap penyelenggara negara untuk menjamin transparansi.

Namun, dengan adanya peristiwa OTT ini, pihak KPK tentu akan mendalami apakah ada kaitan antara aset-aset tersebut dengan perkara hukum yang sedang berjalan.

Hingga kini, status hukum Fadia Arafiq masih akan ditentukan dalam waktu 1x24 jam setelah penangkapan sesuai prosedur yang berlaku di KPK.

Publik kini menanti keterangan resmi lebih lanjut mengenai konstruksi perkara yang menjerat orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan tersebut.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Begini Respons Resmi Golkar

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Begini Respons Resmi Golkar

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:57 WIB

Gaji Bupati Pekalongan Cuma Rp2 Jutaan, Fadia Arafiq Punya Harta Rp85 Miliar Kini Kena OTT KPK!

Gaji Bupati Pekalongan Cuma Rp2 Jutaan, Fadia Arafiq Punya Harta Rp85 Miliar Kini Kena OTT KPK!

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:51 WIB

Riwayat Pendidikan Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK

Riwayat Pendidikan Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:57 WIB

Bupati Pekalongan Kena OTT KPK, Pernah Viral 'Takut Diperiksa Penegak Hukum'

Bupati Pekalongan Kena OTT KPK, Pernah Viral 'Takut Diperiksa Penegak Hukum'

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:16 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK

Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:19 WIB

Transformasi Fadia Arafiq: dari Biduan Pekalongan ke Kursi Bupati yang Kini Terjaring OTT KPK

Transformasi Fadia Arafiq: dari Biduan Pekalongan ke Kursi Bupati yang Kini Terjaring OTT KPK

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:16 WIB

Terkini

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:15 WIB

×