- Kemenhub mencatat kenaikan 8,58 persen pemudik angkutan umum pada Idulfitri 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.
- Total 10.887.584 penumpang terlayani angkutan umum, dengan moda kereta api menjadi pilihan terbanyak.
- Kemenhub mengimbau pemudik merencanakan arus balik lebih awal, diprediksi puncak pada Selasa, 24 Maret 2026.
Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat adanya kenaikan signifikan jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum pada periode Idulfitri 2026.
Berdasarkan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026, pergerakan penumpang naik 8,58 persen dibandingkan Idulfitri 2025.
“Pemudik dengan angkutan umum hingga hari Lebaran masih cukup tinggi, tetapi tetap terkendali. Moda transportasi terbanyak yang digunakan masih kereta api,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, dilansir dari laman Antara, Senin (23/3/2026).
Total Pergerakan Penumpang Meningkat
Secara kumulatif, pergerakan penumpang angkutan umum sejak H-8 hingga H Lebaran mencapai 10.887.584 orang, naik dari 10.027.482 orang pada tahun sebelumnya.
Distribusi penumpang per moda transportasi tercatat:
- Kereta api: 3.349.343 orang (+13,46 persen)
- Angkutan udara: 2.397.192 orang (+2,95 persen)
- Penyeberangan: 2.664.004 orang (+14,01 persen)
- Bus: 1.693.931 orang (+9,37 persen)
- Angkutan laut: 783.114 orang
![Para penumpang menaiki kapal ferry di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (28/4/2022). [Foto : ANTARA/Awaludin]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/04/29/78555-kapal-penyebrangan.jpg)
Pada hari H Lebaran, tercatat total 873.916 penumpang menggunakan angkutan umum. Rincian per moda:
- Kereta api: 364.649 orang (205.335 antarkota, 159.314 perkotaan/regional)
- Angkutan udara: 206.785 orang (155.675 domestik, 51.110 internasional)
- Angkutan penyeberangan: 177.564 orang
- Bus: 103.777 orang
- Angkutan laut: 21.141 orang
Arus Kendaraan Masih Tinggi
Tidak hanya transportasi umum, arus kendaraan di jalan tol dan arteri juga tercatat tinggi. Di gerbang tol Jabodetabek, kendaraan yang keluar mencapai 193.237 unit dan yang masuk 122.074 unit.
Total pergerakan di seluruh gerbang tol Jabodetabek dan non-Jabodetabek mencapai 734.299 unit.
Di ruas arteri, kendaraan keluar Jabodetabek tercatat 601.275 unit, masuk 460.089 unit, sementara arteri non-Jabodetabek mencapai 607.366 unit.
Imbauan Arus Balik
Kemenhub mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik lebih awal. Puncak arus balik diprediksi terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 (H+3 Lebaran).
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik lebih awal menghindari waktu-waktu puncak, serta mempertimbangkan alternatif jadwal perjalanan guna mengurangi kepadatan, dan memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman,” kata Ernita Titis.
Kenaikan signifikan pengguna angkutan umum ini sekaligus menjadi indikator pemulihan sektor transportasi pasca-pandemi dan meningkatnya mobilitas masyarakat di tengah momentum Lebaran 2026.