Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
Ilustrasi Saham. (Pixabay)
  • PT Mark Dynamics Indonesia Tbk membukukan penjualan bersih Rp 837,31 miliar pada 2025, turun 8,0 persen dibanding tahun sebelumnya.
  • Laba bersih perseroan tetap solid di 2025, ditandai peningkatan signifikan *net margin* menjadi 33,9 persen.
  • Struktur bisnis MARK didukung oleh dominasi ekspor dalam dolar AS serta peningkatan signifikan pangsa pasar domestik 18 persen.

Suara.com - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) mencatatkan kinerja keuangan yang menunjukkan peningkatan kualitas profitabilitas sepanjang tahun buku 2025, meski menghadapi tekanan dari normalisasi industri.

Perseroan membukukan penjualan bersih sebesar Rp 837,31 miliar, turun 8,0 persen dibandingkan Rp 909,99 miliar pada 2024. 

Adapun, laba tetap terjaga solid dengan laba bruto mencapai Rp 422,35 miliar dan laba tahun berjalan sebesar Rp 283,91 miliar, relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama MARK, Ridwan Goh, menyampaikan bahwa kinerja tersebut mencerminkan keberhasilan strategi efisiensi yang dijalankan secara konsisten oleh perseroan.

"Peningkatan net margin di tengah penurunan pendapatan menunjukkan bahwa strategi perseroan mulai memberikan hasil nyata. Kami terus fokus pada pengendalian biaya, peningkatan produktivitas, serta optimalisasi proses produksi," ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (29/3/2026).

Ilustrasi Covid-19 - (Pixabay/sweetlouise)
Ilustrasi sarung tangan - (Pixabay/sweetlouise)

Sepanjang 2025, perseroan berhasil meningkatkan margin secara signifikan. Gross margin naik menjadi 50,4 persen dari 48,5 persen. Sedangkan net margin meningkat menjadi 33,9 persen dari 31,5 persen pada tahun sebelumnya.

Capaian ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengoptimalkan biaya produksi dan operasional di tengah tekanan pendapatan.

Dari sisi neraca, kondisi keuangan MARK juga semakin solid. Kas dan setara kas meningkat 19,2 persen menjadi Rp 90,27 miliar dari Rp 75,73 miliar. Total aset tercatat sebesar Rp 1,02 triliun dengan ekuitas mencapai Rp 902,6 miliar.

Kinerja keuangan yang kuat ini turut membuka peluang bagi perseroan untuk membagikan dividen yang lebih besar kepada pemegang saham. MARK dikenal sebagai emiten yang konsisten membagikan dividen setiap tahun, sehingga menarik bagi investor yang mengincar pendapatan rutin selain potensi capital gain.

Di sisi operasional, struktur bisnis perseroan dinilai cukup defensif terhadap fluktuasi nilai tukar. Mayoritas penjualan dilakukan melalui ekspor dengan denominasi dolar AS, sehingga memberikan lindung nilai alami (natural hedge) terhadap pelemahan rupiah dan membantu menjaga stabilitas margin serta arus kas.

Selain memperkuat pasar ekspor, MARK juga mencatat peningkatan signifikan di pasar domestik. Kontribusi penjualan dalam negeri mencapai sekitar 18 persen dari total pendapatan pada 2025, melonjak dari sekitar 7 persen pada tahun sebelumnya.

Peningkatan ini didorong oleh mulai berkembangnya industri sarung tangan di dalam negeri, termasuk masuknya pemain baru yang mendorong permintaan.

Perseroan mampu memanfaatkan peluang tersebut melalui kapasitas produksi yang kuat, kualitas produk, serta kedekatan geografis dengan pelanggan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:59 WIB

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:40 WIB

IHSG Tersungkur Lagi Mendekati Level 6.900

IHSG Tersungkur Lagi Mendekati Level 6.900

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:23 WIB

Terkini

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:11 WIB

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:52 WIB

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:42 WIB

Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh

Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:41 WIB

EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:28 WIB

BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis

BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:25 WIB

Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta

Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:24 WIB

Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan

Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:17 WIB