Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Kurs Rupiah Akhirnya Tembus Rp 17.000

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53 WIB
Kurs Rupiah Akhirnya Tembus Rp 17.000
Ilustrasi uang rupiah. [Antara]
baca 10 detik
  • Rupiah mencapai level terlemah sepanjang sejarah pada penutupan perdagangan Senin, 30 Maret 2026, di Rp17.002 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah dipicu oleh sentimen kenaikan harga minyak mentah dunia berdasarkan analisis dari pasar eksternal.
  • Mayoritas mata uang Asia melemah, namun yen Jepang menjadi mata uang penguat terbesar di kawasan tersebut.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah akhirnya tembus ke level paling lemah sepanjang sejarah pada penutupan perdagangan, Senin, 30 Maret 2026.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup ke level Rp17.002 per dolar AS. Mata uang garuda ini pun melemah 0,13 persen dibanding penutupan pada Jumat (27/3/2026) yang berada di level Rp 16.979 per dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.993  per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah tertekan karena sentimen kenaikan harga minyak dunia.

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

"Rupiah melemah dan masih didikte oleh sentimen eksternal merepson perkembangan di timteng terutama harga minyak mentah dunia yang tinggi," katanya saat dihubungi Suara.com.

Lukman melanjutkan, pelemahan rupiah masih akan terus berlanjut. Sehingga, mata uang garuda masih di level Rp 17.000.

"Walau cenderung masih risk off, terkadang sentimen bisa sedikit membaik dan mendukung rupiah. Kalau melihat sentimen terakhir hingga sore ini, terlihat mulai tidak memburuk, rupiah berpotensi menguat terbatas besok," jelasnya.

Saat ini mayoritas mata uang di Asia melemah. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,5 persen. 

Selanjutnya ada ringgit Malaysia yang anjlok 0,44 persen dan peso Filipina yang ditutup terkoreksi 0,29 persen. Disusul, dolar Taiwan yang ditutup turun 0,18 persen.

baca juga

Berikutnya, dolar Singapura yang tergelincir 0,09 persen dan dolar Hong Kong turun 0,04 persen.  Kemudian yuan China terlihat melemah tipis 0,009 persen terhadap the greenback pada sore ini. 

Sedangkan, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,33 persen. Diikuti, rupee India yang terkerek 0,22 persen dan baht Thailand yang menguat tipis 0,11 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:47 WIB

BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI

BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 11:12 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:43 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:56 WIB

×