Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Senin, 30 Maret 2026 | 12:47 WIB
Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk
BI mengubah batas maksimum pembelian valas dengan menjadi 50.000 dolar AS per pelaku per bulan. Kebijakan ini berlaku mulai April mendatang di tengah ancaman krisis energi akibat konflik di Teluk Persia. [Antara]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah tipis pada pembukaan Senin (30/3/2026), dibuka di Rp16.988 per dolar AS, depresiasi 0,05%.
  • Pelemahan dipicu sentimen global memburuk akibat kenaikan harga minyak mentah dan menguatnya dolar AS.
  • Bank Indonesia diperkirakan akan melakukan intervensi pasar guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah hari itu.

Suara.com - Nilai tukar rupiah mengawali pekan ini dengan pergerakan yang kurang menggembirakan.

Pada pembukaan perdagangan Senin (30/3/2026), mata uang Garuda terpantau melemah tipis dan belum menunjukkan tanda-tanda pembalikan arah menuju penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka pada level Rp16.988 per dolar AS. Angka ini mencerminkan depresiasi sebesar 0,05 persen dibandingkan posisi penutupan pada Jumat (27/3/2026) yang berada di level Rp16.979.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia tercatat berada di posisi Rp16.957 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah saat ini sangat dipengaruhi oleh memburuknya sentimen pasar global, terutama akibat lonjakan harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik.

"Rupiah diperkirakan akan melemah di tengah sentimen yang tertekan dan harga minyak mentah dunia yang masih terus mendaki," ungkap Lukman dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).

Selain faktor energi, keperkasaan indeks dolar AS turut menjadi beban bagi mata uang domestik. Para investor kini cenderung memperkirakan bahwa Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed), akan kembali menaikkan suku bunga tahun ini alih-alih melakukan pemangkasan. Ekspektasi ini memperkuat posisi The Greenback di pasar global.

Lukman memproyeksikan pergerakan rupiah sepanjang hari ini akan berada pada rentang Rp16.950 hingga Rp17.050 per dolar AS. Posisi ini membuat rupiah semakin mendekati level psikologis krusial di angka Rp17.000.

Meski demikian, pasar meyakini Bank Indonesia tidak akan tinggal diam. "Rupiah memang mendekati level psikologis 17 ribu, namun diperkirakan Bank Indonesia akan melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar," tambah Lukman.

baca juga

Pelemahan rupiah ternyata sejalan dengan tren mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga terkoreksi terhadap dolar AS:

Peso Filipina: Menjadi yang terlemah dengan anjlok 0,36 persen.

Ringgit Malaysia: Tertekan 0,17 persen.

Baht Thailand & Won Korea Selatan: Kompak melemah 0,15 persen.

Yuan China & Dolar Taiwan: Masing-masing terdepresiasi 0,13 persen dan 0,11 persen.

Dolar Singapura & Hong Kong: Melemah tipis dalam rentang 0,05 persen hingga 0,003 persen.

Di tengah "badai" pelemahan ini, Yen Jepang menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang mampu melawan arus dengan mencatatkan penguatan sebesar 0,23 persen pada pagi tadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI

BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 11:12 WIB

Harga Minyak Tembus 116 Dolar AS, Kendaraan Listrik Bakal Makin Laris?

Harga Minyak Tembus 116 Dolar AS, Kendaraan Listrik Bakal Makin Laris?

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 08:01 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Ekonomi? Pertumbuhan Uang Beredar RI Mulai Melambat

Sinyal Ekonomi? Pertumbuhan Uang Beredar RI Mulai Melambat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:28 WIB

Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali

Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:41 WIB

Rupiah Semakin Ambles, Nyaris ke Rp 17.000/USD

Rupiah Semakin Ambles, Nyaris ke Rp 17.000/USD

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:32 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×