Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Tantangan Organisasional Menghadapi Gap Profesionalitas Bisnis

Rully Fauzi | Suara.com

Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB
Tantangan Organisasional Menghadapi Gap Profesionalitas Bisnis
Praktisi aviasi senior Dian Ediono. [dok. pribadi]
  • 2025 ungkap krisis mendalam: Penurunan status & kerugian menunjukkan masalah struktural, strategi kabur, dan kinerja komersial lemah.
  • PMN tidak menyelesaikan akar masalah: Dana hanya memperbaiki likuiditas, tapi gagal memperbaiki biaya tinggi, revenue, dan kapabilitas organisasi.
  • Akar utama ada di eksekusi & organisasi: Gap kompetensi manajemen, silo antar divisi, dan kurangnya orkestrasi membuat Garuda terjebak “stuck in the middle”.

Dalam industri dengan tingkat kompleksitas setinggi penerbangan, manajemen menengah (level Manajer hingga Vice President) adalah tulang punggung eksekusi.

Strategi secanggih apa pun akan gagal jika tim yang bertugas menerjemahkannya ke dalam operasional harian tidakmemiliki kompetensi yang memadai.

Identifikasi "Complexity Gap" dan Dinamika BUMN Manajer di industri maskapai harus menguasai orkestrasi teknis mulai dari network planning hingga dynamic pricing.

Saat ini, Garuda menghadapi "Complexity Gap" di mana pemimpin muda yang memegang kendali seringkali belum memiliki:

• Kedalaman kemampuan analitis untuk memproses data pasar yang volatil

• Disiplin eksekusi yang konsisten dalam pengambilan keputusan berbasis data.

• Kematangan dalam menavigasi dinamika Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sebagai entitas BUMN, manajemen sering kali terjepit antara ekspektasi politik (seperti konektivitas nasional dan pembukaan rute non-komersial) serta tuntutan profitabilitas.

Tanpa kompetensi yang kuat, pertimbangan non-komersial ini sering kali mengaburkan logika bisnis yang sehat.

Analisis "So What?": Risiko Penunjukan Pemimpin Tanpa Mentorship

Menempatkan pemimpin muda di posisi strategis memiliki risiko tinggi jika dilakukan tanpa sistem bimbingan (mentorship) yang terstruktur dan pengalaman spesifik industri yang mendalam.

Tanpa tata kelola yang kuat, pengambilan keputusan menjadi tidak konsisten, yang pada akhirnya memperkuat budaya kerja sektoral.

Lemahnya kapabilitas individu inilah yang menjadi akar penyebab terjadinya operasional berbasis silo (silo-driven operations), di mana setiap departemen merasa memiliki prioritasnya sendiri tanpa peduli pada dampak profitabilitas perusahaan secara keseluruhan.

Transformasi Operasional: Dari Silo Menuju Profit-Driven Orchestration

"Orkestrasi" adalah kata kunci dalam transformasi maskapai modern. Ini berarti menyelaraskan seluruh fungsi organisasi—Network, Revenue Management, Sales, dan Marketing—untuk bekerja dalam satu irama yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB

Chef Arnold Keluhkan Harga Daging Impor Naik Imbas Dollar, Disindir Buat Protes ke Gibran

Chef Arnold Keluhkan Harga Daging Impor Naik Imbas Dollar, Disindir Buat Protes ke Gibran

Entertainment | Senin, 18 Mei 2026 | 08:38 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

UMKM Wajib Tahu: Cara Naik Kelas ke Level Global dengan Modal Beasiswa

UMKM Wajib Tahu: Cara Naik Kelas ke Level Global dengan Modal Beasiswa

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:55 WIB

Lolos dari Blokir Pemerintah, Pakar Ungkap Trik Licik Judol Hayam Wuruk

Lolos dari Blokir Pemerintah, Pakar Ungkap Trik Licik Judol Hayam Wuruk

Video | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:00 WIB

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:36 WIB

Tokyo MoU 2025: BKI Pertahankan Predikat High Performance

Tokyo MoU 2025: BKI Pertahankan Predikat High Performance

Foto | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:20 WIB

BKI dan Mutuagung Lestari Jajaki Kerja Sama Layanan TICC

BKI dan Mutuagung Lestari Jajaki Kerja Sama Layanan TICC

Foto | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:39 WIB

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB