Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Achmad Fauzi

Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
Salah satu beban APBN untuk subsidi energi yaitu LPG 3 kg. [PT Pertamina Patra Niaga]
baca 10 detik
  • Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik di Timur Tengah memicu peningkatan beban subsidi energi dalam APBN Indonesia.
  • Pemerintah mengalokasikan dana subsidi energi sebesar Rp210,06 triliun dalam RAPBN 2026 demi menjaga stabilitas harga BBM dan LPG.
  • Ekonom menyarankan pemerintah mengalihkan subsidi fosil ke program elektrifikasi untuk memperkuat ketahanan energi serta mencapai target swasembada nasional.

Suara.com - Beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari sektor energi terus membengkak seiring lonjakan harga minyak dunia dan ketidakpastian geopolitik global.

Pemerintah pun didorong untuk mulai menggeser kebijakan subsidi energi berbasis fosil ke arah elektrifikasi.

Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori, menilai konflik di kawasan Timur Tengah, khususnya antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, berpotensi memperparah tekanan terhadap subsidi energi Indonesia.

"Perang di kawasan Teluk berpotensi mengganggu jalur distribusi energi global, terutama melalui Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur utama pengiriman minyak dunia. Gangguan pada jalur tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap pasokan energi Indonesia yang masih bergantung pada impor minyak dan gas," ujarnya seperti dikutip, Rabu (1/4/2026).

Warga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Jakarta, Jumat (22/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Jakarta, Jumat (22/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Lonjakan harga energi global disebut akan berdampak langsung pada kenaikan subsidi, terutama untuk BBM dan LPG yang masih bergantung pada impor. Data menunjukkan tren peningkatan signifikan subsidi energi dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2021, subsidi energi tercatat Rp131,5 triliun, naik dari Rp95,7 triliun pada 2020. Angka ini terus meningkat menjadi Rp157,6 triliun pada 2022 dan Rp159,6 triliun pada 2023.

Pada 2024, alokasi subsidi energi bahkan mencapai Rp203,4 triliun, dengan Rp114 triliun di antaranya dialokasikan untuk subsidi BBM dan LPG 3 kilogram.

Kenaikan berlanjut pada 2025, di mana total subsidi dan kompensasi energi dalam APBN mencapai Rp394,3 triliun atau naik 1,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Khusus subsidi BBM dan LPG, anggarannya meningkat menjadi Rp204,3 triliun.

"Dalam RAPBN 2026, pemerintah kembali mengalokasikan subsidi energi sebesar Rp210,06 triliun, termasuk Rp105,4 triliun untuk subsidi BBM dan LPG," imbuh Defiyan.

baca juga

Menurutnya, besarnya alokasi subsidi energi berbasis fosil tersebut perlu dievaluasi, terutama di tengah meningkatnya risiko geopolitik global yang berpotensi mengganggu pasokan dan memicu lonjakan harga minyak.

Ia menilai pemerintah dapat mulai mengalihkan sebagian subsidi tersebut ke program elektrifikasi energi, seperti kompor listrik dan kendaraan listrik, guna mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.

Selain itu, kebijakan ini juga dinilai sejalan dengan target swasembada energi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Defiyan menegaskan, perubahan pola subsidi energi penting dilakukan agar tidak hanya menjadi respons jangka pendek terhadap konflik global, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

"Selain itu, pemerintah perlu melakukan proyek percontohan di beberapa wilayah untuk mempercepat migrasi penggunaan energi dari BBM dan LPG menuju listrik. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat juga dinilai penting untuk meningkatkan penerimaan terhadap penggunaan energi listrik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elektrifikasi Bisa Jadi Senjata RI Hadapi Ancaman Kelangkaan Energi Global

Elektrifikasi Bisa Jadi Senjata RI Hadapi Ancaman Kelangkaan Energi Global

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:18 WIB

Subsidi Energi Bengkak, Program Kompor Listrik Didorong Diperkuat

Subsidi Energi Bengkak, Program Kompor Listrik Didorong Diperkuat

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:38 WIB

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:26 WIB

Terkini

Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan

Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Kirab Bendera Sang Merah Putih Dimulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-81

Kirab Bendera Sang Merah Putih Dimulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Promo Tiket Kereta Api Masih Tersedia, 16.913 Kursi Telah Terjual Hari Ini

Promo Tiket Kereta Api Masih Tersedia, 16.913 Kursi Telah Terjual Hari Ini

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:10 WIB

BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya

BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!

Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81

Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:56 WIB

BNPB Targetkan Listrik, Air, BBM, dan Komunikasi di Wilayah Gempa NTT Pulih dalam 7 Hari

BNPB Targetkan Listrik, Air, BBM, dan Komunikasi di Wilayah Gempa NTT Pulih dalam 7 Hari

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50 WIB

×